<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap Pembuang Jasad Bayi di Klinik Tangsel, Ternyata Ibunya Sendiri</title><description>Perempuan tersebut saat ini menjalani perawatan sebagai saksi. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/30/338/3233189/polisi-tangkap-pembuang-jasad-bayi-di-klinik-tangsel-ternyata-ibunya-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/30/338/3233189/polisi-tangkap-pembuang-jasad-bayi-di-klinik-tangsel-ternyata-ibunya-sendiri"/><item><title>Polisi Tangkap Pembuang Jasad Bayi di Klinik Tangsel, Ternyata Ibunya Sendiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/30/338/3233189/polisi-tangkap-pembuang-jasad-bayi-di-klinik-tangsel-ternyata-ibunya-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/30/338/3233189/polisi-tangkap-pembuang-jasad-bayi-di-klinik-tangsel-ternyata-ibunya-sendiri</guid><pubDate>Kamis 30 Juli 2026 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/30/338/3233189/ilustrasi-USHf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/30/338/3233189/ilustrasi-USHf_large.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>TANGSEL - Polisi mengungkap fakta dari kasus temuan jenazah bayi yang ditemukan di teras sebuah klinik kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Terbaru, polisi telah menangkap E (38), wanita yang diduga sebagai pelaku sekaligus ibu kandung bayi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim Reskrim bersama Unit PPA Sat Reskrim Polres melakukan penyisiran mencari terduga pelaku dan ditemukanlah terduga pelaku berada di Puskesmas Pondok Aren,&amp;rdquo; kata Kapolsek Pondok Aren Kompol Anne Rose Agrippina Putri kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).&#13;
&#13;
Anne menjelaskan, pelaku mengaku mengandung bayi di luar pernikahan dengan pacarnya, pria A. Pelaku sempat berupaya untuk menggugurkan kandungannya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaku diketahui hamil sejak bulan Desember 2025 pada saat melakukan testpack mandiri. Pada usia kandungan 2 minggu, terduga pelaku sempat mengonsumsi jamu sebanyak 5 kali untuk menggugurkan kandungannya. Tetapi tidak berhasil, sehingga akhirnya terduga pelaku melahirkan di teras klinik,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, saat ini pelaku masih menjalani perawatan medis sebagai saksi. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, jasad bayi tersebut ditemukan pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB pagi. Saat ditemukan, bayi perempuan tersebut diduga dalam keadaan baru lahir.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter forensik, terhadap jenazah bayi berjenis kelamin perempuan masih terbungkus plasenta dan memiliki berat badan 2.800 gram dan panjang 49 cm.&#13;
</description><content:encoded>TANGSEL - Polisi mengungkap fakta dari kasus temuan jenazah bayi yang ditemukan di teras sebuah klinik kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Terbaru, polisi telah menangkap E (38), wanita yang diduga sebagai pelaku sekaligus ibu kandung bayi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tim Reskrim bersama Unit PPA Sat Reskrim Polres melakukan penyisiran mencari terduga pelaku dan ditemukanlah terduga pelaku berada di Puskesmas Pondok Aren,&amp;rdquo; kata Kapolsek Pondok Aren Kompol Anne Rose Agrippina Putri kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).&#13;
&#13;
Anne menjelaskan, pelaku mengaku mengandung bayi di luar pernikahan dengan pacarnya, pria A. Pelaku sempat berupaya untuk menggugurkan kandungannya tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaku diketahui hamil sejak bulan Desember 2025 pada saat melakukan testpack mandiri. Pada usia kandungan 2 minggu, terduga pelaku sempat mengonsumsi jamu sebanyak 5 kali untuk menggugurkan kandungannya. Tetapi tidak berhasil, sehingga akhirnya terduga pelaku melahirkan di teras klinik,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, saat ini pelaku masih menjalani perawatan medis sebagai saksi. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, jasad bayi tersebut ditemukan pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB pagi. Saat ditemukan, bayi perempuan tersebut diduga dalam keadaan baru lahir.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter forensik, terhadap jenazah bayi berjenis kelamin perempuan masih terbungkus plasenta dan memiliki berat badan 2.800 gram dan panjang 49 cm.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
