<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! Kakek 84 Tahun Ikat Perut Pakai Tali karena Tahan Lapar saat Jualan Kangkung</title><description>Pemkab Lebak kemudian mendatangi tempat tinggal Madhalim dan memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarganya usai kisah kakek Madhalim viral&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/31/340/3233301/viral-kakek-84-tahun-ikat-perut-pakai-tali-karena-tahan-lapar-saat-jualan-kangkung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/07/31/340/3233301/viral-kakek-84-tahun-ikat-perut-pakai-tali-karena-tahan-lapar-saat-jualan-kangkung"/><item><title>Viral! Kakek 84 Tahun Ikat Perut Pakai Tali karena Tahan Lapar saat Jualan Kangkung</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/07/31/340/3233301/viral-kakek-84-tahun-ikat-perut-pakai-tali-karena-tahan-lapar-saat-jualan-kangkung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/07/31/340/3233301/viral-kakek-84-tahun-ikat-perut-pakai-tali-karena-tahan-lapar-saat-jualan-kangkung</guid><pubDate>Jum'at 31 Juli 2026 02:08 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/31/340/3233301/viral-gh0R_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakek Madhalim Ikat Perut Pakai Tali karena Tahan Lapar saat Jualan Kangkung</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/31/340/3233301/viral-gh0R_large.jpg</image><title>Kakek Madhalim Ikat Perut Pakai Tali karena Tahan Lapar saat Jualan Kangkung</title></images><description>LEBAK - &amp;nbsp;Viral di media sosial seorang kakek yang berjualan kangkung sambil mengikat perut dengan tali plastik untuk menahan lapar. &amp;nbsp;Kakek Madhalim (84) tercatat sebagai warga Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kakek Madhalim diketahui mengikat perutnya menggunakan tali plastik untuk menahan rasa lapar ketika mencari nafkah dengan berjualan kangkung. Dia akhirnya mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Lebak.&#13;
&#13;
Pemkab Lebak kemudian mendatangi tempat tinggal Madhalim dan memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarganya usai kisah kakek Madhalim viral&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Lebak Lela Gifty Cleria mengatakan, Madhalim tinggal bersama istri dan seorang putrinya di bangunan bekas pabrik kopra.&#13;
&#13;
&amp;quot;Madhalim tinggal bersama istri dan seorang putrinya di sebuah gubuk bekas pabrik kopra. Bantuan yang kami salurkan berupa sembako, peralatan rumah tangga, kasur, serta family kit,&amp;quot; ujar Lela, Kamis (30/7/2026).&#13;
&#13;
Lela menjelaskan, Madhalim telah tercatat sebagai masyarakat desil satu. Dia juga menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) melalui skema Penerima Bantuan Iuran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, istri Madhalim terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Nontunai dari pemerintah. &amp;quot;Ya, Madhalim merupakan penerima manfaat bantuan dari pemerintah,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Pemerintah daerah menilai Madhalim dan keluarganya membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman.&#13;
&#13;
Saat ini, mereka masih menempati gubuk yang sebelumnya digunakan sebagai pabrik kopra. Pemkab akan melakukan pendampingan untuk memastikan kebutuhan dasar keluarga tersebut dapat terpenuhi.&#13;
</description><content:encoded>LEBAK - &amp;nbsp;Viral di media sosial seorang kakek yang berjualan kangkung sambil mengikat perut dengan tali plastik untuk menahan lapar. &amp;nbsp;Kakek Madhalim (84) tercatat sebagai warga Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kakek Madhalim diketahui mengikat perutnya menggunakan tali plastik untuk menahan rasa lapar ketika mencari nafkah dengan berjualan kangkung. Dia akhirnya mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Lebak.&#13;
&#13;
Pemkab Lebak kemudian mendatangi tempat tinggal Madhalim dan memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarganya usai kisah kakek Madhalim viral&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Lebak Lela Gifty Cleria mengatakan, Madhalim tinggal bersama istri dan seorang putrinya di bangunan bekas pabrik kopra.&#13;
&#13;
&amp;quot;Madhalim tinggal bersama istri dan seorang putrinya di sebuah gubuk bekas pabrik kopra. Bantuan yang kami salurkan berupa sembako, peralatan rumah tangga, kasur, serta family kit,&amp;quot; ujar Lela, Kamis (30/7/2026).&#13;
&#13;
Lela menjelaskan, Madhalim telah tercatat sebagai masyarakat desil satu. Dia juga menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) melalui skema Penerima Bantuan Iuran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, istri Madhalim terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Nontunai dari pemerintah. &amp;quot;Ya, Madhalim merupakan penerima manfaat bantuan dari pemerintah,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Pemerintah daerah menilai Madhalim dan keluarganya membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman.&#13;
&#13;
Saat ini, mereka masih menempati gubuk yang sebelumnya digunakan sebagai pabrik kopra. Pemkab akan melakukan pendampingan untuk memastikan kebutuhan dasar keluarga tersebut dapat terpenuhi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
