<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serbu Ceuta, 49 Ribu Migran Ilegal dari Maroko Berhasil Masuki Spanyol</title><description>Setidaknya 18 orang diaporkan tewas saat berupaya menyeberang ke Ceuta dari Maroko.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/01/18/3233467/serbu-ceuta-49-ribu-migran-ilegal-dari-maroko-berhasil-masuki-spanyol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/01/18/3233467/serbu-ceuta-49-ribu-migran-ilegal-dari-maroko-berhasil-masuki-spanyol"/><item><title>Serbu Ceuta, 49 Ribu Migran Ilegal dari Maroko Berhasil Masuki Spanyol</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/01/18/3233467/serbu-ceuta-49-ribu-migran-ilegal-dari-maroko-berhasil-masuki-spanyol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/01/18/3233467/serbu-ceuta-49-ribu-migran-ilegal-dari-maroko-berhasil-masuki-spanyol</guid><pubDate>Sabtu 01 Agustus 2026 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/31/18/3233467/banyak_imigran_berusia_muda_yang_berenang_menyeberang_ke_ceuta-GcOx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banyak imigran berusia muda yang berenang menyeberang ke Ceuta. (Foto: EPA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/31/18/3233467/banyak_imigran_berusia_muda_yang_berenang_menyeberang_ke_ceuta-GcOx_large.jpg</image><title>Banyak imigran berusia muda yang berenang menyeberang ke Ceuta. (Foto: EPA)</title></images><description>MADRID - Sekitar 49.000 migran telah menyeberang ke Ceuta, wilayah kantong milik Spanyol di Afrika Utara, dari Maroko dalam 24 jam terakhir melalui jalur darat dan laut, menurut perkiraan para pejabat. Video dan gambar menunjukkan ribuan orang berenang memasuki kota pada Kamis (30/7/2026), sementara media lokal melaporkan penyeberangan terus berlanjut sepanjang malam.&#13;
&#13;
Para pejabat mengatakan setidaknya 18 orang telah meninggal saat mencoba mencapai wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.&#13;
&#13;
Hal ini terjadi setelah Mahkamah Agung Spanyol memutuskan bulan ini bahwa migran yang dihentikan di laut saat mencoba mencapai Ceuta atau Melilla, wilayah eksklave Spanyol lainnya, tidak dapat dikembalikan begitu saja ke Maroko.&#13;
&#13;
Ceuta, di pantai utara Maroko, dipisahkan dari daratan Spanyol oleh Selat Gibraltar dan telah lama menjadi pusat perhatian bagi para migran yang mencoba mencapai Eropa.&#13;
&#13;
Para pejabat setempat telah meminta bantuan kepada Madrid setelah peningkatan upaya penyeberangan baru-baru ini, tetapi terjadi kekacauan pada Kamis karena kontrol perbatasan tampaknya gagal.&#13;
&#13;
Perkiraan yang mengejutkan dari para pejabat Spanyol menunjukkan bahwa jumlah migran yang memasuki Ceuta dalam satu atau dua hari terakhir bisa lebih dari setengah populasi kota tersebut&amp;mdash;yang berjumlah sekitar 83.600 jiwa, menurut angka lokal terbaru, sebagaimana dilansir BBC.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Spanyol kemudian mengerahkan angkatan bersenjatanya untuk memperkuat keamanan di Ceuta dan kota kembarnya, Melilla, di mana antara 300 hingga 400 penyeberangan juga dilaporkan terjadi semalam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kedua kota tersebut, yang diincar oleh Maroko, telah lama menjadi titik konflik dalam hubungan diplomatik dengan Spanyol. Madrid menegaskan bahwa kedua wilayah tersebut merupakan bagian integral dari Spanyol dan memiliki status yang sama dengan wilayah semi-otonom di daratan utamanya.&#13;
&#13;
Kedua wilayah tersebut membentuk satu-satunya perbatasan darat Uni Eropa dengan Afrika.&#13;
&#13;
Banyak dari mereka yang menyeberangi perbatasan dari Maroko adalah anak muda, sebagian besar laki-laki, meskipun ada juga perempuan dan anak-anak di antara kerumunan, bahkan bayi.&#13;
&#13;
Para pejabat memperkirakan setidaknya 7.000 dari mereka yang menyeberang secara ilegal ke wilayah tersebut dalam 24 jam terakhir adalah anak di bawah umur.&#13;
&#13;
Biasanya, untuk mencoba memasuki Ceuta, para migran berenang beberapa kilometer dari pantai yang lebih jauh. Kali ini mereka tampaknya dapat mendekati pagar perbatasan dengan mudah. Pada awalnya, beberapa bahkan berjalan di sepanjang bebatuan di dermaga dan di sekitar ujungnya, tetapi sebagian besar harus berenang keluar dan berputar untuk mencapai pantai di sisi lain.&#13;
&#13;
Tidak jelas di mana penjaga perbatasan Maroko berada pada saat itu dan mengapa kelompok migran tidak dibubarkan atau dihentikan.&#13;
&#13;
Masuknya orang secara tiba-tiba pada Kamis terjadi setelah beberapa hari sebelumnya terjadi peningkatan jumlah kedatangan dengan berenang ke Ceuta. Tampaknya kabar keberhasilan mereka menyebar dengan cepat.&#13;
&#13;
Terakhir kali terjadi lonjakan kedatangan&amp;mdash;meskipun tidak sebesar ini&amp;mdash;adalah pada tahun 2021. Saat itu, otoritas Maroko mengizinkan sekitar 8.000 orang untuk menyeberangi perbatasan setelah perselisihan dengan Madrid mengenai kedaulatan Sahara Barat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perselisihan diplomatik itu kembali memanas baru-baru ini, setelah Perdana Menteri Pedro S&amp;aacute;nchez melakukan perjalanan ke Aljazair yang mendukung kemerdekaan wilayah tersebut.&#13;
&#13;
Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Maroko untuk memastikan pemulangan semua orang yang menyeberang secara ilegal ke wilayahnya &amp;quot;sesegera mungkin&amp;quot;.&#13;
&#13;
S&amp;aacute;nchez dijadwalkan mengunjungi Ceuta pada Jumat (31/7/2026).&#13;
&#13;
Belum jelas apa yang memicu lonjakan penyeberangan ilegal dari Maroko ini, atau seberapa keras pihak berwenang di sana berupaya mencegahnya. Pada suatu waktu, seorang pejabat Spanyol mengatakan perbatasan tersebut benar-benar runtuh.&#13;
</description><content:encoded>MADRID - Sekitar 49.000 migran telah menyeberang ke Ceuta, wilayah kantong milik Spanyol di Afrika Utara, dari Maroko dalam 24 jam terakhir melalui jalur darat dan laut, menurut perkiraan para pejabat. Video dan gambar menunjukkan ribuan orang berenang memasuki kota pada Kamis (30/7/2026), sementara media lokal melaporkan penyeberangan terus berlanjut sepanjang malam.&#13;
&#13;
Para pejabat mengatakan setidaknya 18 orang telah meninggal saat mencoba mencapai wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.&#13;
&#13;
Hal ini terjadi setelah Mahkamah Agung Spanyol memutuskan bulan ini bahwa migran yang dihentikan di laut saat mencoba mencapai Ceuta atau Melilla, wilayah eksklave Spanyol lainnya, tidak dapat dikembalikan begitu saja ke Maroko.&#13;
&#13;
Ceuta, di pantai utara Maroko, dipisahkan dari daratan Spanyol oleh Selat Gibraltar dan telah lama menjadi pusat perhatian bagi para migran yang mencoba mencapai Eropa.&#13;
&#13;
Para pejabat setempat telah meminta bantuan kepada Madrid setelah peningkatan upaya penyeberangan baru-baru ini, tetapi terjadi kekacauan pada Kamis karena kontrol perbatasan tampaknya gagal.&#13;
&#13;
Perkiraan yang mengejutkan dari para pejabat Spanyol menunjukkan bahwa jumlah migran yang memasuki Ceuta dalam satu atau dua hari terakhir bisa lebih dari setengah populasi kota tersebut&amp;mdash;yang berjumlah sekitar 83.600 jiwa, menurut angka lokal terbaru, sebagaimana dilansir BBC.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Spanyol kemudian mengerahkan angkatan bersenjatanya untuk memperkuat keamanan di Ceuta dan kota kembarnya, Melilla, di mana antara 300 hingga 400 penyeberangan juga dilaporkan terjadi semalam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kedua kota tersebut, yang diincar oleh Maroko, telah lama menjadi titik konflik dalam hubungan diplomatik dengan Spanyol. Madrid menegaskan bahwa kedua wilayah tersebut merupakan bagian integral dari Spanyol dan memiliki status yang sama dengan wilayah semi-otonom di daratan utamanya.&#13;
&#13;
Kedua wilayah tersebut membentuk satu-satunya perbatasan darat Uni Eropa dengan Afrika.&#13;
&#13;
Banyak dari mereka yang menyeberangi perbatasan dari Maroko adalah anak muda, sebagian besar laki-laki, meskipun ada juga perempuan dan anak-anak di antara kerumunan, bahkan bayi.&#13;
&#13;
Para pejabat memperkirakan setidaknya 7.000 dari mereka yang menyeberang secara ilegal ke wilayah tersebut dalam 24 jam terakhir adalah anak di bawah umur.&#13;
&#13;
Biasanya, untuk mencoba memasuki Ceuta, para migran berenang beberapa kilometer dari pantai yang lebih jauh. Kali ini mereka tampaknya dapat mendekati pagar perbatasan dengan mudah. Pada awalnya, beberapa bahkan berjalan di sepanjang bebatuan di dermaga dan di sekitar ujungnya, tetapi sebagian besar harus berenang keluar dan berputar untuk mencapai pantai di sisi lain.&#13;
&#13;
Tidak jelas di mana penjaga perbatasan Maroko berada pada saat itu dan mengapa kelompok migran tidak dibubarkan atau dihentikan.&#13;
&#13;
Masuknya orang secara tiba-tiba pada Kamis terjadi setelah beberapa hari sebelumnya terjadi peningkatan jumlah kedatangan dengan berenang ke Ceuta. Tampaknya kabar keberhasilan mereka menyebar dengan cepat.&#13;
&#13;
Terakhir kali terjadi lonjakan kedatangan&amp;mdash;meskipun tidak sebesar ini&amp;mdash;adalah pada tahun 2021. Saat itu, otoritas Maroko mengizinkan sekitar 8.000 orang untuk menyeberangi perbatasan setelah perselisihan dengan Madrid mengenai kedaulatan Sahara Barat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perselisihan diplomatik itu kembali memanas baru-baru ini, setelah Perdana Menteri Pedro S&amp;aacute;nchez melakukan perjalanan ke Aljazair yang mendukung kemerdekaan wilayah tersebut.&#13;
&#13;
Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Maroko untuk memastikan pemulangan semua orang yang menyeberang secara ilegal ke wilayahnya &amp;quot;sesegera mungkin&amp;quot;.&#13;
&#13;
S&amp;aacute;nchez dijadwalkan mengunjungi Ceuta pada Jumat (31/7/2026).&#13;
&#13;
Belum jelas apa yang memicu lonjakan penyeberangan ilegal dari Maroko ini, atau seberapa keras pihak berwenang di sana berupaya mencegahnya. Pada suatu waktu, seorang pejabat Spanyol mengatakan perbatasan tersebut benar-benar runtuh.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
