<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag: Pembangunan Indonesia di Tangan Prabowo Berada di Jalur yang Tepat</title><description>Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyoroti dinamika global yang terjadi belakangan ini saat memberikan sambutan dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Ia menyampaikan pembangunan Indonesia berjalan pada jalur yang tepat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/02/337/3233676/menag-pembangunan-indonesia-di-tangan-prabowo-berada-di-jalur-yang-tepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/02/337/3233676/menag-pembangunan-indonesia-di-tangan-prabowo-berada-di-jalur-yang-tepat"/><item><title>Menag: Pembangunan Indonesia di Tangan Prabowo Berada di Jalur yang Tepat</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/02/337/3233676/menag-pembangunan-indonesia-di-tangan-prabowo-berada-di-jalur-yang-tepat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/02/337/3233676/menag-pembangunan-indonesia-di-tangan-prabowo-berada-di-jalur-yang-tepat</guid><pubDate>Minggu 02 Agustus 2026 00:03 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/01/337/3233676/menag-b4Cw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menag Nasaruddin Umar di acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Jakarta (Foto: Binti M/Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/01/337/3233676/menag-b4Cw_large.jpg</image><title>Menag Nasaruddin Umar di acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Jakarta (Foto: Binti M/Okezone) </title></images><description>JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyoroti dinamika global yang terjadi belakangan ini saat memberikan sambutan dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Ia menyampaikan pembangunan Indonesia berjalan pada jalur yang tepat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bapak-Ibu sekalian, di tengah dinamika global kita patut bersyukur karena pembangunan Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto berjalan pada jalur yang tepat,&amp;quot; kata Nasaruddin, Sabtu (1/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menyampaikan, Indonesia memiliki modal yang kuat untuk menjadi salah satu episentrum peradaban dunia pada masa mendatang. Hal itu didukung stabilitas ekonomi serta kondisi sosial dan politik nasional yang kondusif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain didukung stabilitas ekonomi, kehidupan sosial dan politik nasional juga lebih kondusif dibandingkan sejumlah kawasan yang masih diliputi konflik,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi bukti bahwa kerukunan merupakan realitas sosial yang hidup di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Ia menegaskan Indonesia merupakan anugerah yang harus dirawat bersama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia adalah lukisan Tuhan yang paling indah di muka bumi ini, maka tidak boleh ada yang mengacak-acaknya. Malam ini ribuan umat dan para tokoh lintas agama berkumpul dalam satu majelis memanjatkan doa terbaik bagi negerinya. Kita boleh berbeda keyakinan, tetapi kita dipersatukan oleh cinta yang sama kepada Indonesia,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Ia juga menyampaikan, upaya merawat kerukunan umat beragama menunjukkan hasil positif yang tercermin dari meningkatnya Indeks Kerukunan Umat Beragama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ikhtiar kita dalam merawat kerukunan juga membuahkan hasil yang membanggakan. Indeks Kerukunan Umat Beragama meningkat dari 76,47 pada tahun 2024 menjadi 77,89 pada tahun 2025, tertinggi sejak negeri ini berdiri,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyoroti dinamika global yang terjadi belakangan ini saat memberikan sambutan dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Ia menyampaikan pembangunan Indonesia berjalan pada jalur yang tepat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bapak-Ibu sekalian, di tengah dinamika global kita patut bersyukur karena pembangunan Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto berjalan pada jalur yang tepat,&amp;quot; kata Nasaruddin, Sabtu (1/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menyampaikan, Indonesia memiliki modal yang kuat untuk menjadi salah satu episentrum peradaban dunia pada masa mendatang. Hal itu didukung stabilitas ekonomi serta kondisi sosial dan politik nasional yang kondusif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain didukung stabilitas ekonomi, kehidupan sosial dan politik nasional juga lebih kondusif dibandingkan sejumlah kawasan yang masih diliputi konflik,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi bukti bahwa kerukunan merupakan realitas sosial yang hidup di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Ia menegaskan Indonesia merupakan anugerah yang harus dirawat bersama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia adalah lukisan Tuhan yang paling indah di muka bumi ini, maka tidak boleh ada yang mengacak-acaknya. Malam ini ribuan umat dan para tokoh lintas agama berkumpul dalam satu majelis memanjatkan doa terbaik bagi negerinya. Kita boleh berbeda keyakinan, tetapi kita dipersatukan oleh cinta yang sama kepada Indonesia,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Ia juga menyampaikan, upaya merawat kerukunan umat beragama menunjukkan hasil positif yang tercermin dari meningkatnya Indeks Kerukunan Umat Beragama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ikhtiar kita dalam merawat kerukunan juga membuahkan hasil yang membanggakan. Indeks Kerukunan Umat Beragama meningkat dari 76,47 pada tahun 2024 menjadi 77,89 pada tahun 2025, tertinggi sejak negeri ini berdiri,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
