<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh! iPhone Wartawan Dicuri saat Liput Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas</title><description>Kapolsek Gambir AKBP Agus Ady Wijaya menyebut pihaknya telah menerima laporan Damar dan korban lainnya. Dirinya berjanji akan mengusut dan mencari pelaku yang melakukan pencopet di acara tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/02/337/3233692/duh-iphone-wartawan-dicuri-saat-liput-zikir-dan-doa-kebangsaan-di-monas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/02/337/3233692/duh-iphone-wartawan-dicuri-saat-liput-zikir-dan-doa-kebangsaan-di-monas"/><item><title>Duh! iPhone Wartawan Dicuri saat Liput Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/02/337/3233692/duh-iphone-wartawan-dicuri-saat-liput-zikir-dan-doa-kebangsaan-di-monas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/02/337/3233692/duh-iphone-wartawan-dicuri-saat-liput-zikir-dan-doa-kebangsaan-di-monas</guid><pubDate>Minggu 02 Agustus 2026 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/02/337/3233692/viral-OmWi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pencopetan/AI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/02/337/3233692/viral-OmWi_large.jpg</image><title>Ilustrasi Pencopetan/AI</title></images><description>JAKARTA - Seorang jurnalis media online nasional, Aryodamar kehilangan ponsel saat meliput acara Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat . Damar diduga menjadi korban aksi pencopetan.&#13;
&#13;
Adapun, Damar awalnya berada di depan panggung acara untuk meliput jalannya kegiatan dan kemudian mengambil gambar pelaksanaan salat Magrib berjamaah. Setelah itu, ia berpindah ke tenda media guna mencari sinyal internet agar dapat mengirimkan hasil liputan.&#13;
&#13;
Namun belum sampai ke tenda media, dirinya sempat berdesakan dengan jemaah yang hadir dalam kegiatan tersebut, tepatnya di dekat toilet portable. Tak lama kemudian, Damar menyadari bahwa salah satu handphone telah hilang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sempat salah jalan, ke arah pintu masuk. Jadi disuruh ke arah pintu keluar yang benar. Nah pas lagi nyari akses yang benar itu, saya sempat merasa disenggol orang. Nggak lama dari situ, saya sadar HP (iPhone 13) saya hilang,&amp;rdquo; ucap Damar kepada wartawan dikutip Minggu, (2/8/3026).&#13;
&#13;
Selanjutnya, Damar pun melaporkan kejadian yang ia alami ke pos polisi dekat Stasiun Gambir. Di sana Damar mengaku bahwa dirinya bukanlah satu-satunya orang yang kehilangan barang akibat dicopet saat&amp;nbsp;hadir dalam acara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ternyata di sana ada tiga orang lain yang juga kehilangan. Mereka ada yang kehilangan dompet dan HP. Lalu kami dibawa satu mobil ke Polsek Gambir untuk buat laporan,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Kapolsek Gambir AKBP Agus Ady Wijaya menyebut pihaknya telah menerima laporan Damar dan korban lainnya. Dirinya berjanji akan mengusut dan mencari pelaku yang melakukan pencopet di acara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Anggota sudah melayani korban dan membuatkan laporan. Selanjutnya kami akan mengusut dan mengejar pelaku,&amp;rdquo; ujar Agus.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang jurnalis media online nasional, Aryodamar kehilangan ponsel saat meliput acara Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat . Damar diduga menjadi korban aksi pencopetan.&#13;
&#13;
Adapun, Damar awalnya berada di depan panggung acara untuk meliput jalannya kegiatan dan kemudian mengambil gambar pelaksanaan salat Magrib berjamaah. Setelah itu, ia berpindah ke tenda media guna mencari sinyal internet agar dapat mengirimkan hasil liputan.&#13;
&#13;
Namun belum sampai ke tenda media, dirinya sempat berdesakan dengan jemaah yang hadir dalam kegiatan tersebut, tepatnya di dekat toilet portable. Tak lama kemudian, Damar menyadari bahwa salah satu handphone telah hilang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sempat salah jalan, ke arah pintu masuk. Jadi disuruh ke arah pintu keluar yang benar. Nah pas lagi nyari akses yang benar itu, saya sempat merasa disenggol orang. Nggak lama dari situ, saya sadar HP (iPhone 13) saya hilang,&amp;rdquo; ucap Damar kepada wartawan dikutip Minggu, (2/8/3026).&#13;
&#13;
Selanjutnya, Damar pun melaporkan kejadian yang ia alami ke pos polisi dekat Stasiun Gambir. Di sana Damar mengaku bahwa dirinya bukanlah satu-satunya orang yang kehilangan barang akibat dicopet saat&amp;nbsp;hadir dalam acara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ternyata di sana ada tiga orang lain yang juga kehilangan. Mereka ada yang kehilangan dompet dan HP. Lalu kami dibawa satu mobil ke Polsek Gambir untuk buat laporan,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Kapolsek Gambir AKBP Agus Ady Wijaya menyebut pihaknya telah menerima laporan Damar dan korban lainnya. Dirinya berjanji akan mengusut dan mencari pelaku yang melakukan pencopet di acara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Anggota sudah melayani korban dan membuatkan laporan. Selanjutnya kami akan mengusut dan mengejar pelaku,&amp;rdquo; ujar Agus.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
