<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Papua Tengah Dilanda Kekeringan dan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem</title><description>Kondisi tersebut menyebabkan hasil panen masyarakat menurun dan persediaan bahan makanan semakin menipis.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/02/340/3233695/papua-tengah-dilanda-kekeringan-dan-krisis-pangan-akibat-cuaca-ekstrem</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/02/340/3233695/papua-tengah-dilanda-kekeringan-dan-krisis-pangan-akibat-cuaca-ekstrem"/><item><title>Papua Tengah Dilanda Kekeringan dan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/02/340/3233695/papua-tengah-dilanda-kekeringan-dan-krisis-pangan-akibat-cuaca-ekstrem</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/02/340/3233695/papua-tengah-dilanda-kekeringan-dan-krisis-pangan-akibat-cuaca-ekstrem</guid><pubDate>Minggu 02 Agustus 2026 08:36 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/02/340/3233695/tni-1VY9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: dok TNI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/02/340/3233695/tni-1VY9_large.jpg</image><title>Foto: dok TNI</title></images><description>JAKARTA - &amp;nbsp;Masyarakat Distrik Agandugume, Oneri&amp;nbsp;dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, terdampak kekeringan dan krisis pangan. Hal ini disebabkan karena cuaca ekstrem berkepanjangan.&#13;
&#13;
Kepala Distrik Lambewi, Lanius Wenda, mengatakan, warganya telah mengalami kekeringan dan kelangkaan pangan sejak Juni 2026.&#13;
&#13;
Kondisi tersebut menyebabkan hasil panen masyarakat menurun dan persediaan bahan makanan semakin menipis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejak Juni hingga sekarang kami menghadapi kekeringan dan kesulitan pangan,&amp;rdquo; ujar Lanius Wenda, Minggu (2/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan mengatakan, TNI memberikan bantuan yang disalurkan berupa beras, paket sembako, mi instan, gula, susu bergizi untuk bayi dan anak-anak, serta obat-obatan.&#13;
&#13;
Seluruh logistik diangkut menggunakan transportasi udara sebelum didistribusikan personel TNI menuju wilayah tujuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat Papua,&amp;quot; ujar Stefie Jantje Nuhujanan, dikutip Minggu (2/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Stefie menjelaskan, personel Koops TNI Habema harus menghadapi medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, kabut tebal, hingga jalur yang licin akibat hujan selama menjalankan misi tersebut.&#13;
&#13;
Keterbatasan lokasi pendaratan pesawat juga mengharuskan personel memikul bantuan melintasi lereng, lembah, dan sungai untuk menjangkau sejumlah kampung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pendistribusian bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel di lapangan serta dukungan dari pemda setempat,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Koops TNI Habema menyatakan penyaluran bantuan kemanusiaan akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak krisis pangan di wilayah pegunungan Papua.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - &amp;nbsp;Masyarakat Distrik Agandugume, Oneri&amp;nbsp;dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, terdampak kekeringan dan krisis pangan. Hal ini disebabkan karena cuaca ekstrem berkepanjangan.&#13;
&#13;
Kepala Distrik Lambewi, Lanius Wenda, mengatakan, warganya telah mengalami kekeringan dan kelangkaan pangan sejak Juni 2026.&#13;
&#13;
Kondisi tersebut menyebabkan hasil panen masyarakat menurun dan persediaan bahan makanan semakin menipis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejak Juni hingga sekarang kami menghadapi kekeringan dan kesulitan pangan,&amp;rdquo; ujar Lanius Wenda, Minggu (2/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan mengatakan, TNI memberikan bantuan yang disalurkan berupa beras, paket sembako, mi instan, gula, susu bergizi untuk bayi dan anak-anak, serta obat-obatan.&#13;
&#13;
Seluruh logistik diangkut menggunakan transportasi udara sebelum didistribusikan personel TNI menuju wilayah tujuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat Papua,&amp;quot; ujar Stefie Jantje Nuhujanan, dikutip Minggu (2/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Stefie menjelaskan, personel Koops TNI Habema harus menghadapi medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, kabut tebal, hingga jalur yang licin akibat hujan selama menjalankan misi tersebut.&#13;
&#13;
Keterbatasan lokasi pendaratan pesawat juga mengharuskan personel memikul bantuan melintasi lereng, lembah, dan sungai untuk menjangkau sejumlah kampung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pendistribusian bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel di lapangan serta dukungan dari pemda setempat,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Koops TNI Habema menyatakan penyaluran bantuan kemanusiaan akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak krisis pangan di wilayah pegunungan Papua.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
