<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Manusia Silver Tewas Dibunuh Pengamen, Begini Kronologi Lengkapnya!</title><description>Perselisihan yang terjadi kemudian berkembang hingga berujung pada penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/02/340/3233712/manusia-silver-tewas-dibunuh-pengamen-begini-kronologi-lengkapnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/02/340/3233712/manusia-silver-tewas-dibunuh-pengamen-begini-kronologi-lengkapnya"/><item><title>Manusia Silver Tewas Dibunuh Pengamen, Begini Kronologi Lengkapnya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/02/340/3233712/manusia-silver-tewas-dibunuh-pengamen-begini-kronologi-lengkapnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/02/340/3233712/manusia-silver-tewas-dibunuh-pengamen-begini-kronologi-lengkapnya</guid><pubDate>Minggu 02 Agustus 2026 10:31 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/02/340/3233712/viral-iSEh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manusia Silver Tewas Dibunuh Pengamen/ilustrasi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/02/340/3233712/viral-iSEh_large.jpg</image><title>Manusia Silver Tewas Dibunuh Pengamen/ilustrasi </title></images><description>PROBOLINGGO -&amp;nbsp; Seorang pengamen manusia silver berinisial AWS (21) di Kota Probolinggo, Jawa Timur, tewas dibunuh. Dua pelaku berinisial NAS (28) dan AH yang diduga terlibat dalam kematian korban AWS (21).&#13;
&#13;
Keduanya ditangkap di sebuah kamar kos di Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Mereka sebelumnya diduga melarikan diri ke Banyuwangi hingga Bali.&#13;
&#13;
Sementara satu orang lainnya berinisial KA masih dalam pengejaran polisi dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. Pelaku sempat berpindah-pindah lokasi setelah diduga melakukan kekerasan terhadap AWS hingga korban meninggal dunia.&#13;
&#13;
Korban AWS merupakan warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Jasad korban ditemukan di belakang Warkop Bu Maryam, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para pelaku ini terdeteksi melarikan diri ke arah Banyuwangi dan Bali. Kita terus ikuti hingga pelarian terakhir ditemukan bahwa mereka berada di wilayah Kediri,&amp;quot; ujar AKBP Rico dikutip Minggu (2/8/2026).&#13;
&#13;
Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap NAS dan AH pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Polisi mengungkap bahwa korban dan para tersangka sebelumnya saling mengenal.&#13;
&#13;
Mereka diketahui sering beraktivitas bersama sebagai pengamen manusia silver di wilayah Kota Probolinggo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka saling mengenal selama kurang lebih empat bulan terakhir. Mereka sesama pengamen bersama-sama di Kota Probolinggo, sehingga bisa dikatakan satu kelompok,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Berdasarkan pemeriksaan sementara, aksi kekerasan diduga bermula setelah korban dan para tersangka mengonsumsi minuman keras (miras) bersama di sekitar lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Perselisihan yang terjadi kemudian berkembang hingga berujung pada penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.&#13;
&#13;
Polisi menyebut korban diduga mengalami kekerasan menggunakan tangan kosong. Setelah korban tidak berdaya, pelaku diduga kembali melakukan penganiayaan menggunakan benda di sekitar lokasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah korban tergeletak, tersangka NAS dan AH melakukan penganiayaan secara bersama-sama dengan menggunakan batu dan bongkahan aspal yang diambil di sekitar warung ke arah wajah dan kepala korban,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban yang terdapat bercak darah, bongkahan aspal, batu, serta pakaian yang diduga digunakan oleh para tersangka.&#13;
&#13;
Penyidik menjerat para tersangka dengan Pasal 458 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang tindak pidana pembunuhan.&#13;
</description><content:encoded>PROBOLINGGO -&amp;nbsp; Seorang pengamen manusia silver berinisial AWS (21) di Kota Probolinggo, Jawa Timur, tewas dibunuh. Dua pelaku berinisial NAS (28) dan AH yang diduga terlibat dalam kematian korban AWS (21).&#13;
&#13;
Keduanya ditangkap di sebuah kamar kos di Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Mereka sebelumnya diduga melarikan diri ke Banyuwangi hingga Bali.&#13;
&#13;
Sementara satu orang lainnya berinisial KA masih dalam pengejaran polisi dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. Pelaku sempat berpindah-pindah lokasi setelah diduga melakukan kekerasan terhadap AWS hingga korban meninggal dunia.&#13;
&#13;
Korban AWS merupakan warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Jasad korban ditemukan di belakang Warkop Bu Maryam, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Para pelaku ini terdeteksi melarikan diri ke arah Banyuwangi dan Bali. Kita terus ikuti hingga pelarian terakhir ditemukan bahwa mereka berada di wilayah Kediri,&amp;quot; ujar AKBP Rico dikutip Minggu (2/8/2026).&#13;
&#13;
Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap NAS dan AH pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Polisi mengungkap bahwa korban dan para tersangka sebelumnya saling mengenal.&#13;
&#13;
Mereka diketahui sering beraktivitas bersama sebagai pengamen manusia silver di wilayah Kota Probolinggo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka saling mengenal selama kurang lebih empat bulan terakhir. Mereka sesama pengamen bersama-sama di Kota Probolinggo, sehingga bisa dikatakan satu kelompok,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Berdasarkan pemeriksaan sementara, aksi kekerasan diduga bermula setelah korban dan para tersangka mengonsumsi minuman keras (miras) bersama di sekitar lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Perselisihan yang terjadi kemudian berkembang hingga berujung pada penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.&#13;
&#13;
Polisi menyebut korban diduga mengalami kekerasan menggunakan tangan kosong. Setelah korban tidak berdaya, pelaku diduga kembali melakukan penganiayaan menggunakan benda di sekitar lokasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah korban tergeletak, tersangka NAS dan AH melakukan penganiayaan secara bersama-sama dengan menggunakan batu dan bongkahan aspal yang diambil di sekitar warung ke arah wajah dan kepala korban,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban yang terdapat bercak darah, bongkahan aspal, batu, serta pakaian yang diduga digunakan oleh para tersangka.&#13;
&#13;
Penyidik menjerat para tersangka dengan Pasal 458 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang tindak pidana pembunuhan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
