<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mulai 2027, BPK Bakal Pakai AI untuk Sistem Audit</title><description>Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bakal menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) dalam sistem audit mulai 2027. Sistem tersebut bernama Artificial Intelligence Forecast Audit (AIFOR).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/03/337/3233910/mulai-2027-bpk-bakal-pakai-ai-untuk-sistem-audit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/03/337/3233910/mulai-2027-bpk-bakal-pakai-ai-untuk-sistem-audit"/><item><title>Mulai 2027, BPK Bakal Pakai AI untuk Sistem Audit</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/03/337/3233910/mulai-2027-bpk-bakal-pakai-ai-untuk-sistem-audit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/03/337/3233910/mulai-2027-bpk-bakal-pakai-ai-untuk-sistem-audit</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2026 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/03/337/3233910/bpk-Sm8Y_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPK bakal pakai AI untuk sistem audit pada 2027 (Foto: Jonathan S/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/03/337/3233910/bpk-Sm8Y_large.jpg</image><title>BPK bakal pakai AI untuk sistem audit pada 2027 (Foto: Jonathan S/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bakal menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) dalam sistem audit mulai 2027. Sistem tersebut bernama Artificial Intelligence Forecast Audit (AIFOR).&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun depan Bapak-Ibu sekalian, kita akan mencoba sistem yang namanya AIFOR, Artificial Intelligence Forecast Audit,&amp;quot; kata Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nyoman menjelaskan, ke depan BPK tidak hanya mempertimbangkan masukan dari akademisi, tetapi juga akan memanfaatkan teknologi AI dalam proses pemeriksaan. Menurut dia, penerapan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas rekomendasi yang dihasilkan BPK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan outcome-nya, selain outcome Bapak-Ibu, kami juga akan menghasilkan outcome. Salah satu outcome-nya adalah menilai apakah rekomendasi kita kualitasnya juga semakin naik, semakin naik. Jadi, bukan hanya mengaudit Bapak-Ibu dan memberikan rekomendasi, tapi kita juga akan menilai diri kita sendiri,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Selain itu, Nyoman berharap setiap hasil pemeriksaan BPK dapat ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga. Menurutnya, tindak lanjut tersebut penting untuk mendorong perbaikan tata kelola secara menyeluruh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perbaikan ini kami harapkan menjadi perbaikan yang sistemik dan berdampak kepada kementerian dan lembaga yang Bapak-Ibu pimpin,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bakal menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) dalam sistem audit mulai 2027. Sistem tersebut bernama Artificial Intelligence Forecast Audit (AIFOR).&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun depan Bapak-Ibu sekalian, kita akan mencoba sistem yang namanya AIFOR, Artificial Intelligence Forecast Audit,&amp;quot; kata Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nyoman menjelaskan, ke depan BPK tidak hanya mempertimbangkan masukan dari akademisi, tetapi juga akan memanfaatkan teknologi AI dalam proses pemeriksaan. Menurut dia, penerapan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas rekomendasi yang dihasilkan BPK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan outcome-nya, selain outcome Bapak-Ibu, kami juga akan menghasilkan outcome. Salah satu outcome-nya adalah menilai apakah rekomendasi kita kualitasnya juga semakin naik, semakin naik. Jadi, bukan hanya mengaudit Bapak-Ibu dan memberikan rekomendasi, tapi kita juga akan menilai diri kita sendiri,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Selain itu, Nyoman berharap setiap hasil pemeriksaan BPK dapat ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga. Menurutnya, tindak lanjut tersebut penting untuk mendorong perbaikan tata kelola secara menyeluruh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perbaikan ini kami harapkan menjadi perbaikan yang sistemik dan berdampak kepada kementerian dan lembaga yang Bapak-Ibu pimpin,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
