<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Musim Kemarau, Pramono Tunggu Waktu Tepat Gelar Operasi Modifikasi Cuaca</title><description>Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum akan langsung melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) meski musim kemarau tengah berlangsung. Pelaksanaan OMC masih menunggu kondisi yang dinilai tepat, terutama terkait keberadaan awan sebagai sasaran penyemaian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/04/338/3234205/musim-kemarau-pramono-tunggu-waktu-tepat-gelar-operasi-modifikasi-cuaca</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/04/338/3234205/musim-kemarau-pramono-tunggu-waktu-tepat-gelar-operasi-modifikasi-cuaca"/><item><title>Musim Kemarau, Pramono Tunggu Waktu Tepat Gelar Operasi Modifikasi Cuaca</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/04/338/3234205/musim-kemarau-pramono-tunggu-waktu-tepat-gelar-operasi-modifikasi-cuaca</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/04/338/3234205/musim-kemarau-pramono-tunggu-waktu-tepat-gelar-operasi-modifikasi-cuaca</guid><pubDate>Selasa 04 Agustus 2026 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/04/338/3234205/cuaca_cerah_di_jakarta-SX9i_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cuaca cerah di Jakarta (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/04/338/3234205/cuaca_cerah_di_jakarta-SX9i_large.jpg</image><title>Cuaca cerah di Jakarta (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum akan langsung melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) meski musim kemarau tengah berlangsung. Pelaksanaan OMC masih menunggu kondisi yang dinilai tepat, terutama terkait keberadaan awan sebagai sasaran penyemaian.&#13;
&#13;
Sembari menunggu waktu yang ideal, Pemprov DKI akan memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran, termasuk di sejumlah tempat pembuangan sampah (TPS).&#13;
&#13;
Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung usai meninjau dampak kebakaran di TPS liar di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (4/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang ini kita sudah masuk pada El Nino, musim yang sangat panjang kering, maka ini kalau tidak dijaga bersama-sama kemungkinan untuk kebakaran itu tinggi sekali,&amp;quot; kata Pramono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono mengatakan, Pemprov DKI akan menggelar rapat khusus untuk membahas kemungkinan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca di tengah musim kemarau. Menurutnya, OMC tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena sangat bergantung pada kondisi atmosfer, khususnya keberadaan awan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami besok juga akan rapat secara khusus mengenai apakah modifikasi cuaca itu bisa dilakukan pada kondisi yang seperti ini, jangan sampai kemudian kita sudah memodifikasi tetapi awannya enggak ada,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Untuk menentukan waktu pelaksanaan yang tepat, BPBD DKI Jakarta akan berkoordinasi secara intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memantau perkembangan cuaca dan keberadaan awan di wilayah Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka dengan demikian BPBD, Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama Penanggulangan Bencana Pusat kami koordinasikan kapan waktu yang tepat, kalau memang ada awan pasti Jakarta akan melakukan modifikasi cuaca,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum akan langsung melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) meski musim kemarau tengah berlangsung. Pelaksanaan OMC masih menunggu kondisi yang dinilai tepat, terutama terkait keberadaan awan sebagai sasaran penyemaian.&#13;
&#13;
Sembari menunggu waktu yang ideal, Pemprov DKI akan memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran, termasuk di sejumlah tempat pembuangan sampah (TPS).&#13;
&#13;
Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung usai meninjau dampak kebakaran di TPS liar di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (4/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang ini kita sudah masuk pada El Nino, musim yang sangat panjang kering, maka ini kalau tidak dijaga bersama-sama kemungkinan untuk kebakaran itu tinggi sekali,&amp;quot; kata Pramono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono mengatakan, Pemprov DKI akan menggelar rapat khusus untuk membahas kemungkinan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca di tengah musim kemarau. Menurutnya, OMC tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena sangat bergantung pada kondisi atmosfer, khususnya keberadaan awan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami besok juga akan rapat secara khusus mengenai apakah modifikasi cuaca itu bisa dilakukan pada kondisi yang seperti ini, jangan sampai kemudian kita sudah memodifikasi tetapi awannya enggak ada,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Untuk menentukan waktu pelaksanaan yang tepat, BPBD DKI Jakarta akan berkoordinasi secara intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memantau perkembangan cuaca dan keberadaan awan di wilayah Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maka dengan demikian BPBD, Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama Penanggulangan Bencana Pusat kami koordinasikan kapan waktu yang tepat, kalau memang ada awan pasti Jakarta akan melakukan modifikasi cuaca,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
