<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M6,0 Guncang Pulau Kermadec Selandia Baru, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia</title><description>Gempa berlokasi di laut pada jarak 620 km timur laut Auckland, Selandia Baru.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/05/337/3234338/gempa-m6-0-guncang-pulau-kermadec-selandia-baru-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/05/337/3234338/gempa-m6-0-guncang-pulau-kermadec-selandia-baru-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-di-indonesia"/><item><title>Gempa M6,0 Guncang Pulau Kermadec Selandia Baru, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/05/337/3234338/gempa-m6-0-guncang-pulau-kermadec-selandia-baru-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/05/337/3234338/gempa-m6-0-guncang-pulau-kermadec-selandia-baru-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-di-indonesia</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2026 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/05/337/3234338/llustrasi-d67n_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">llustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/05/337/3234338/llustrasi-d67n_large.jpg</image><title>llustrasi.</title></images><description>JAKARTA - Gempa M6,0 mengguncang Kepulauan Kermadec, Selandia Baru, pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 14.43.31 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,&amp;rdquo; ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,0 pada kedalaman 264 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 33,79&amp;deg; LS; 179,43&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 620 km timur laut Auckland, Selandia Baru.&#13;
&#13;
Wijayanto menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Pasifik ke bawah Lempeng Australia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Wijayanto memastikan hingga pukul 15.20 WIB, hasil monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). &amp;ldquo;Imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.&amp;rdquo;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa M6,0 mengguncang Kepulauan Kermadec, Selandia Baru, pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 14.43.31 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,&amp;rdquo; ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangan tertulisnya.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,0 pada kedalaman 264 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 33,79&amp;deg; LS; 179,43&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 620 km timur laut Auckland, Selandia Baru.&#13;
&#13;
Wijayanto menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Pasifik ke bawah Lempeng Australia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Wijayanto memastikan hingga pukul 15.20 WIB, hasil monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). &amp;ldquo;Imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.&amp;rdquo;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
