<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JK soal Isu Demo Besar Agustus: Sampaikan Pendapat Boleh, Jangan Merusak!</title><description>Menurut dia, tidak sedikit gambar yang digunakan merupakan dokumentasi aksi lama, namun seolah-olah menggambarkan kondisi saat ini.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/05/337/3234376/jk-soal-isu-demo-besar-agustus-sampaikan-pendapat-boleh-jangan-merusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/05/337/3234376/jk-soal-isu-demo-besar-agustus-sampaikan-pendapat-boleh-jangan-merusak"/><item><title>JK soal Isu Demo Besar Agustus: Sampaikan Pendapat Boleh, Jangan Merusak!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/05/337/3234376/jk-soal-isu-demo-besar-agustus-sampaikan-pendapat-boleh-jangan-merusak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/05/337/3234376/jk-soal-isu-demo-besar-agustus-sampaikan-pendapat-boleh-jangan-merusak</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2026 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/05/337/3234376/viral-E8S2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/05/337/3234376/viral-E8S2_large.jpg</image><title> Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menanggapi maraknya narasi di media sosial terkait isu kerusuhan besar yang disebut-sebut akan terjadi pada Agustus mendatang.&#13;
&#13;
Menurutnya, penyampaian pandangan dan pendapat merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan negara demokrasi. Memberikan pandangan-pendapat ya bisa saja. Asal jangan merusak, jangan nanti menakutkan masyarakat,&amp;quot; kata JK saat ditemui di kediamannya, Rabu (5/8/2026).&#13;
&#13;
JK menyoroti beredarnya unggahan di media sosial yang menampilkan foto-foto demonstrasi besar tanpa konteks yang jelas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut dia, tidak sedikit gambar yang digunakan merupakan dokumentasi aksi lama, namun seolah-olah menggambarkan kondisi saat ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang betul itu, tiap hari kita lihat di medsos itu foto seakan-akan raksasa itu demo, padahal itu demo dua tahun lalu atau demo lima tahun lalu,&amp;quot; ujar JK.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karena itu, JK mengingatkan agar penggunaan konten semacam itu tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.&#13;
&#13;
Meski demikian, ia menyatakan kebebasan berpendapat tetap harus dihormati selama tidak disertai tindakan yang merusak. &amp;quot;Tapi memberikan pandangan silakan, tapi asal jangan merusak,&amp;quot; tutup JK.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menanggapi maraknya narasi di media sosial terkait isu kerusuhan besar yang disebut-sebut akan terjadi pada Agustus mendatang.&#13;
&#13;
Menurutnya, penyampaian pandangan dan pendapat merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan negara demokrasi. Memberikan pandangan-pendapat ya bisa saja. Asal jangan merusak, jangan nanti menakutkan masyarakat,&amp;quot; kata JK saat ditemui di kediamannya, Rabu (5/8/2026).&#13;
&#13;
JK menyoroti beredarnya unggahan di media sosial yang menampilkan foto-foto demonstrasi besar tanpa konteks yang jelas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut dia, tidak sedikit gambar yang digunakan merupakan dokumentasi aksi lama, namun seolah-olah menggambarkan kondisi saat ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang betul itu, tiap hari kita lihat di medsos itu foto seakan-akan raksasa itu demo, padahal itu demo dua tahun lalu atau demo lima tahun lalu,&amp;quot; ujar JK.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karena itu, JK mengingatkan agar penggunaan konten semacam itu tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.&#13;
&#13;
Meski demikian, ia menyatakan kebebasan berpendapat tetap harus dihormati selama tidak disertai tindakan yang merusak. &amp;quot;Tapi memberikan pandangan silakan, tapi asal jangan merusak,&amp;quot; tutup JK.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
