<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buruh Said Iqbal Pastikan Tak Demo Besar-besaran di Bulan Agustus-September</title><description>Elemen buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pimpinan Said Iqbal, memastikan tidak akan menggelar demonstrasi besar-besaran, pada bulan Agustus dan September 2026. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/06/337/3234502/buruh-said-iqbal-pastikan-tak-demo-besar-besaran-di-bulan-agustus-september</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/06/337/3234502/buruh-said-iqbal-pastikan-tak-demo-besar-besaran-di-bulan-agustus-september"/><item><title>Buruh Said Iqbal Pastikan Tak Demo Besar-besaran di Bulan Agustus-September</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/06/337/3234502/buruh-said-iqbal-pastikan-tak-demo-besar-besaran-di-bulan-agustus-september</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/06/337/3234502/buruh-said-iqbal-pastikan-tak-demo-besar-besaran-di-bulan-agustus-september</guid><pubDate>Kamis 06 Agustus 2026 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/06/337/3234502/penasihat_khusus_presiden_bidang_ketenagakerjaan_dan_kesejahteraan_buruh-FjsK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/06/337/3234502/penasihat_khusus_presiden_bidang_ketenagakerjaan_dan_kesejahteraan_buruh-FjsK_large.jpg</image><title>Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Elemen buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pimpinan Said Iqbal, memastikan tidak akan menggelar demonstrasi besar-besaran, pada bulan Agustus dan September 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa buruh Indonesia setidak-tidaknya KSPI dan Partai Buruh, tidak ada rencana melakukan aksi besar-besaran di bulan Agustus dan September 2026,&amp;quot; kata Said dalam konferensi pers virtual, Kamis (6/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Said yang merupakan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh itu juga membantah munculnya informasi, atau isu elemen pekerja bakal turun ke jalan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Apalagi, kata Presiden Partai Buruh itu, sangat tidak benar apabila akan terjadi kerusuhan. &amp;quot;Atau ada isu-isu yang menyatakan ada potensi kerusuhan aksi di bulan Agustus hingga September 2026, itu juga tidak benar,&amp;quot; ujar Said.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam hal ini, Said menyebut ada beberapa isu yang memang didesak oleh kaum buruh kepada Pemerintah. Di antaranya adalah revisi Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 tentang pekerja alih daya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;KSPI dan Partai Buruh meminta dengan segala ketegasan agar revisi Permenaker tersebut sudah bisa diterbitkan pada bulan Agustus ini,&amp;quot; ucap Said.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Said, tuntutan tersebut sudah disampaikan kepada Pemerintah dalam hal ini Mensesneg dan DPR melalui Sufmi Dasco Ahmad serta Menteri Tenaga Kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal ini penting karena isu-isu potensi aksi buruh yang dikabarkan pada bulan Agustus atau September itu tidak akan terjadi kalau revisi ini segera dijawab tentunya oleh pemerintah,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Elemen buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pimpinan Said Iqbal, memastikan tidak akan menggelar demonstrasi besar-besaran, pada bulan Agustus dan September 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahwa buruh Indonesia setidak-tidaknya KSPI dan Partai Buruh, tidak ada rencana melakukan aksi besar-besaran di bulan Agustus dan September 2026,&amp;quot; kata Said dalam konferensi pers virtual, Kamis (6/8/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Said yang merupakan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh itu juga membantah munculnya informasi, atau isu elemen pekerja bakal turun ke jalan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Apalagi, kata Presiden Partai Buruh itu, sangat tidak benar apabila akan terjadi kerusuhan. &amp;quot;Atau ada isu-isu yang menyatakan ada potensi kerusuhan aksi di bulan Agustus hingga September 2026, itu juga tidak benar,&amp;quot; ujar Said.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam hal ini, Said menyebut ada beberapa isu yang memang didesak oleh kaum buruh kepada Pemerintah. Di antaranya adalah revisi Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 tentang pekerja alih daya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;KSPI dan Partai Buruh meminta dengan segala ketegasan agar revisi Permenaker tersebut sudah bisa diterbitkan pada bulan Agustus ini,&amp;quot; ucap Said.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Said, tuntutan tersebut sudah disampaikan kepada Pemerintah dalam hal ini Mensesneg dan DPR melalui Sufmi Dasco Ahmad serta Menteri Tenaga Kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal ini penting karena isu-isu potensi aksi buruh yang dikabarkan pada bulan Agustus atau September itu tidak akan terjadi kalau revisi ini segera dijawab tentunya oleh pemerintah,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
