<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Sebut Pelaku Mutilasi di Depok Diduga Tergabung dalam Komunitas Gay</title><description>Pihak kepolisian mengungkap temuan baru dalam penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi, terhadap pria berinisial K (51) di Pancoran Mas, Kota Depok. Penyidik menduga tersangka Saepul alias Saepullah (26) tergabung dalam sebuah komunitas gay.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/06/338/3234482/polisi-sebut-pelaku-mutilasi-di-depok-diduga-tergabung-dalam-komunitas-gay</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/06/338/3234482/polisi-sebut-pelaku-mutilasi-di-depok-diduga-tergabung-dalam-komunitas-gay"/><item><title>Polisi Sebut Pelaku Mutilasi di Depok Diduga Tergabung dalam Komunitas Gay</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/06/338/3234482/polisi-sebut-pelaku-mutilasi-di-depok-diduga-tergabung-dalam-komunitas-gay</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/06/338/3234482/polisi-sebut-pelaku-mutilasi-di-depok-diduga-tergabung-dalam-komunitas-gay</guid><pubDate>Kamis 06 Agustus 2026 11:27 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/06/338/3234482/saeful-8QRw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saeful, Pelaku Mutilasi di Depok (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/06/338/3234482/saeful-8QRw_large.jpg</image><title>Saeful, Pelaku Mutilasi di Depok (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pihak kepolisian mengungkap temuan baru dalam penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi, terhadap pria berinisial K (51) di Pancoran Mas, Kota Depok. Penyidik menduga tersangka Saepul alias Saepullah (26) tergabung dalam sebuah komunitas gay.&#13;
&#13;
Temuan tersebut diperoleh setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam milik tersangka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pemeriksaan dengan saksi-saksi dan pengecekan HP milik tersangka, bahwa tersangka tergabung dalam grup (komunitas gay),&amp;quot; kata Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dimitri menyampaikan hal tersebut, saat merespons beredarnya video pengakuan tersangka yang menyebut peristiwa pembunuhan bermula setelah korban diduga melakukan tindakan yang tidak diinginkan terhadap pelaku.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan bahwa dugaan keanggotaan tersangka dalam komunitas tersebut berkaitan langsung dengan motif pembunuhan. Penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut.&#13;
&#13;
Sebelumnya, polisi mengungkap awal mula perkenalan Saepul dengan korban Kunaefi (51). Keduanya diketahui berkenalan melalui media sosial sebelum akhirnya sepakat bertemu di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cipayung, Depok.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa Saepul (SA) dan korban berkenalan melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung pada 23 Juli 2026,&amp;quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Rabu (5/8/2026).&#13;
&#13;
Budi tidak menjelaskan secara rinci tujuan pertemuan tersebut. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan, pertemuan itu berujung cekcok.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertemuan tersebut berujung cekcok hingga pelaku menusuk bagian perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau,&amp;quot; ujar Budi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pihak kepolisian mengungkap temuan baru dalam penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi, terhadap pria berinisial K (51) di Pancoran Mas, Kota Depok. Penyidik menduga tersangka Saepul alias Saepullah (26) tergabung dalam sebuah komunitas gay.&#13;
&#13;
Temuan tersebut diperoleh setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam milik tersangka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pemeriksaan dengan saksi-saksi dan pengecekan HP milik tersangka, bahwa tersangka tergabung dalam grup (komunitas gay),&amp;quot; kata Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dimitri menyampaikan hal tersebut, saat merespons beredarnya video pengakuan tersangka yang menyebut peristiwa pembunuhan bermula setelah korban diduga melakukan tindakan yang tidak diinginkan terhadap pelaku.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan bahwa dugaan keanggotaan tersangka dalam komunitas tersebut berkaitan langsung dengan motif pembunuhan. Penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut.&#13;
&#13;
Sebelumnya, polisi mengungkap awal mula perkenalan Saepul dengan korban Kunaefi (51). Keduanya diketahui berkenalan melalui media sosial sebelum akhirnya sepakat bertemu di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cipayung, Depok.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa Saepul (SA) dan korban berkenalan melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung pada 23 Juli 2026,&amp;quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Rabu (5/8/2026).&#13;
&#13;
Budi tidak menjelaskan secara rinci tujuan pertemuan tersebut. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan, pertemuan itu berujung cekcok.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertemuan tersebut berujung cekcok hingga pelaku menusuk bagian perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau,&amp;quot; ujar Budi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
