<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Peringatkan Penyedia Jasa Swasta yang Buang Sampah Sembarangan: Kami Umumkan ke Publik</title><description>Pramono menyoroti penyedia jasa pembuangan sampah dari Horeka. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/06/338/3234619/pramono-peringatkan-penyedia-jasa-swasta-yang-buang-sampah-sembarangan-kami-umumkan-ke-publik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/06/338/3234619/pramono-peringatkan-penyedia-jasa-swasta-yang-buang-sampah-sembarangan-kami-umumkan-ke-publik"/><item><title>Pramono Peringatkan Penyedia Jasa Swasta yang Buang Sampah Sembarangan: Kami Umumkan ke Publik</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/06/338/3234619/pramono-peringatkan-penyedia-jasa-swasta-yang-buang-sampah-sembarangan-kami-umumkan-ke-publik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/06/338/3234619/pramono-peringatkan-penyedia-jasa-swasta-yang-buang-sampah-sembarangan-kami-umumkan-ke-publik</guid><pubDate>Kamis 06 Agustus 2026 20:05 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/06/338/3234619/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-kaKd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/06/338/3234619/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-kaKd_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. </title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap bahwa salah satu penyebab sejumlah lokasi di Jakarta menghadapi persoalan sampah yang menumpuk adalah ulah pihak swasta yang melakukan pembuangan secara ilegal. Karena itu, Pramono memberi peringatan kepada pihak-pihak swasta yang bandel untuk segera menghentikan praktik pembuangan sampah ilegal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang di beberapa tempat kami menemukan tumpukan sampah yang sebenarnya dilakukan oleh swasta,&amp;quot; kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8/2026).&#13;
&#13;
Menurut Pramono, pihak swasta tersebut diketahui merupakan penyedia jasa pembuangan sampah yang menawarkan layanan kepada sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka). Namun, Pramono menyebut pihak swasta itu tidak bertanggung jawab lantaran membuang sampah di lokasi yang tidak semestinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka mengambil dari Horeka (hotel, restoran, cafe), kemudian menumpuk di tempat yang bukan tempatnya, termasuk di beberapa titik. Itu yang tidak boleh terjadi lagi,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
Untuk memberikan efek jera agar tindakan nakal itu tidak diulangi, Pemprov DKI Jakarta akan mengumumkan kepada publik pihak swasta yang kedapatan melakukan praktik pembuangan sampah ilegal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan demikian kami mengambil tindakan tegas karena sudah satu, dua, tiga kali kami ingatkan. Kalau masih melakukan, maka kami akan umumkan kepada publik,&amp;quot; tegas dia.&#13;
&#13;
Dengan cara tersebut, Pramono meyakini kredibilitas pihak swasta penyedia jasa pembuangan sampah akan terdampak. Hal itu akan membuat para pelaku Horeka enggan menggunakan jasa pihak swasta tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena begitu diumumkan kepada publik, hotel, restoran, dan cafe yang selama ini mereka kelola pasti tidak akan mau menggunakan jasa yang bersangkutan kembali,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap bahwa salah satu penyebab sejumlah lokasi di Jakarta menghadapi persoalan sampah yang menumpuk adalah ulah pihak swasta yang melakukan pembuangan secara ilegal. Karena itu, Pramono memberi peringatan kepada pihak-pihak swasta yang bandel untuk segera menghentikan praktik pembuangan sampah ilegal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang di beberapa tempat kami menemukan tumpukan sampah yang sebenarnya dilakukan oleh swasta,&amp;quot; kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8/2026).&#13;
&#13;
Menurut Pramono, pihak swasta tersebut diketahui merupakan penyedia jasa pembuangan sampah yang menawarkan layanan kepada sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka). Namun, Pramono menyebut pihak swasta itu tidak bertanggung jawab lantaran membuang sampah di lokasi yang tidak semestinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka mengambil dari Horeka (hotel, restoran, cafe), kemudian menumpuk di tempat yang bukan tempatnya, termasuk di beberapa titik. Itu yang tidak boleh terjadi lagi,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
Untuk memberikan efek jera agar tindakan nakal itu tidak diulangi, Pemprov DKI Jakarta akan mengumumkan kepada publik pihak swasta yang kedapatan melakukan praktik pembuangan sampah ilegal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan demikian kami mengambil tindakan tegas karena sudah satu, dua, tiga kali kami ingatkan. Kalau masih melakukan, maka kami akan umumkan kepada publik,&amp;quot; tegas dia.&#13;
&#13;
Dengan cara tersebut, Pramono meyakini kredibilitas pihak swasta penyedia jasa pembuangan sampah akan terdampak. Hal itu akan membuat para pelaku Horeka enggan menggunakan jasa pihak swasta tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena begitu diumumkan kepada publik, hotel, restoran, dan cafe yang selama ini mereka kelola pasti tidak akan mau menggunakan jasa yang bersangkutan kembali,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
