<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penanganan Temuan Ratusan Senpi Lamban, Pihak Sekolah Ngadu ke Pramono Anung</title><description>Sebagai informasi, sebanyak 995 senjata beserta amunisi ditemukan tersimpan rapi di sebuah ruangan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, pada Jumat (10/7/2026) lalu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/07/338/3234766/penanganan-temuan-ratusan-senpi-lamban-pihak-sekolah-ngadu-ke-pramono-anung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/07/338/3234766/penanganan-temuan-ratusan-senpi-lamban-pihak-sekolah-ngadu-ke-pramono-anung"/><item><title>Penanganan Temuan Ratusan Senpi Lamban, Pihak Sekolah Ngadu ke Pramono Anung</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/07/338/3234766/penanganan-temuan-ratusan-senpi-lamban-pihak-sekolah-ngadu-ke-pramono-anung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/07/338/3234766/penanganan-temuan-ratusan-senpi-lamban-pihak-sekolah-ngadu-ke-pramono-anung</guid><pubDate>Jum'at 07 Agustus 2026 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/07/338/3234766/viral-WE1G_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pihak Sekolah Ngadu ke Pramono Anung/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/07/338/3234766/viral-WE1G_large.jpg</image><title>Pihak Sekolah Ngadu ke Pramono Anung/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pihak yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan mengeluhkan kinerja polisi yang lamban dalam menindaklanjuti temuan ratusan senjata, narkoba dan CD porno di salah satu ruangan. Alhasil, pihak yayasan mengadu ke Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) hingga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.&#13;
&#13;
Kuasa hukum yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan, Hermawanto telah mengadukan segala temuan yang ada di lingkungan kliennya, baik ratusan senjata, narkoba, CD porno ke Polres Metro Jakarta Selatan&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah kami sampaikan ke aparat. Hanya saja memang aparat menurut kami itu lamban bertindak. Lamban sekali,&amp;quot; ujar&amp;nbsp;Hermawanto saat ditemui di halaman sekolah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, Hermawanto mengaku, petugas kepolisian belum pernah menyentuh senjata yang tersimpan dalam salah satu ruangan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahkan bayangkan ruangan yang masih tertutup pakai segel, pakai police line itu pun aparat tidak pernah menyentuh apa pun kecuali kami yang meminta. Jadi itulah kondisinya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Hermawanto berkata, pihaknya telah mengadu ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), KPAI hingga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sekarang sedang sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kami juga sudah berkomunikasi dengan KPAI, kami juga sedang berkomunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta,&amp;quot; tutur Hermawanto.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada atensi dari beliau untuk berkenan hadir kemari untuk memastikan bahwa proses belajar mengajar itu semua berjalan lancar, bahkan lebih baik dari kondisi yang kemarin,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, sebanyak 995 senjata beserta amunisi ditemukan tersimpan rapi di sebuah ruangan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, pada Jumat (10/7/2026) lalu.&#13;
&#13;
Sebulan kemudian, di lokasi yang sama turut ditemukan berbagai barang ilegal lainnya, mulai dari satu kotak kaset VCD porno, narkotika jenis sabu dan ganja, hingga beberapa senjata laras panjang.&#13;
&#13;
Ratusan senjata tersebut terdiri dari berbagai jenis, antara lain kaliber 5.56, kaliber 40 dan 9 mm, Walther, kaliber 22, hingga karabin M4. Ditemukan pula alat pembuat peluru, magazine jenis Glock, dan 30 amunisi.&#13;
&#13;
Pihak yayasan menduga kuat bahwa seluruh barang ilegal tersebut adalah milik mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD, yang telah dipecat pada April 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pihak yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan mengeluhkan kinerja polisi yang lamban dalam menindaklanjuti temuan ratusan senjata, narkoba dan CD porno di salah satu ruangan. Alhasil, pihak yayasan mengadu ke Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) hingga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.&#13;
&#13;
Kuasa hukum yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan, Hermawanto telah mengadukan segala temuan yang ada di lingkungan kliennya, baik ratusan senjata, narkoba, CD porno ke Polres Metro Jakarta Selatan&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah kami sampaikan ke aparat. Hanya saja memang aparat menurut kami itu lamban bertindak. Lamban sekali,&amp;quot; ujar&amp;nbsp;Hermawanto saat ditemui di halaman sekolah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, Hermawanto mengaku, petugas kepolisian belum pernah menyentuh senjata yang tersimpan dalam salah satu ruangan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahkan bayangkan ruangan yang masih tertutup pakai segel, pakai police line itu pun aparat tidak pernah menyentuh apa pun kecuali kami yang meminta. Jadi itulah kondisinya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Hermawanto berkata, pihaknya telah mengadu ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), KPAI hingga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sekarang sedang sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kami juga sudah berkomunikasi dengan KPAI, kami juga sedang berkomunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta,&amp;quot; tutur Hermawanto.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada atensi dari beliau untuk berkenan hadir kemari untuk memastikan bahwa proses belajar mengajar itu semua berjalan lancar, bahkan lebih baik dari kondisi yang kemarin,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, sebanyak 995 senjata beserta amunisi ditemukan tersimpan rapi di sebuah ruangan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, pada Jumat (10/7/2026) lalu.&#13;
&#13;
Sebulan kemudian, di lokasi yang sama turut ditemukan berbagai barang ilegal lainnya, mulai dari satu kotak kaset VCD porno, narkotika jenis sabu dan ganja, hingga beberapa senjata laras panjang.&#13;
&#13;
Ratusan senjata tersebut terdiri dari berbagai jenis, antara lain kaliber 5.56, kaliber 40 dan 9 mm, Walther, kaliber 22, hingga karabin M4. Ditemukan pula alat pembuat peluru, magazine jenis Glock, dan 30 amunisi.&#13;
&#13;
Pihak yayasan menduga kuat bahwa seluruh barang ilegal tersebut adalah milik mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD, yang telah dipecat pada April 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
