<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>De la Espriella Dilantik Jadi Presiden Kolombia, Janji Gebuk Kelompok Bersenjata!</title><description>Pengacara sayap kanan Abelardo de la Espriella (48) resmi dilantik sebagai Presiden Kolombia. Ia menggantikan Gustavo Petro yang dikenal sebagai pemimpin berhaluan kiri.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/08/18/3234872/de-la-espriella-dilantik-jadi-presiden-kolombia-janji-gebuk-kelompok-bersenjata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/08/18/3234872/de-la-espriella-dilantik-jadi-presiden-kolombia-janji-gebuk-kelompok-bersenjata"/><item><title>De la Espriella Dilantik Jadi Presiden Kolombia, Janji Gebuk Kelompok Bersenjata!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/08/18/3234872/de-la-espriella-dilantik-jadi-presiden-kolombia-janji-gebuk-kelompok-bersenjata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/08/18/3234872/de-la-espriella-dilantik-jadi-presiden-kolombia-janji-gebuk-kelompok-bersenjata</guid><pubDate>Sabtu 08 Agustus 2026 08:42 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/08/18/3234872/de_la_espriella_dilantik_jadi_presiden_kolombia-25CK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">De la Espriella Dilantik Jadi Presiden Kolombia (foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/08/18/3234872/de_la_espriella_dilantik_jadi_presiden_kolombia-25CK_large.jpg</image><title>De la Espriella Dilantik Jadi Presiden Kolombia (foto: AP)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pengacara sayap kanan Abelardo de la Espriella (48) resmi dilantik sebagai Presiden Kolombia. Ia menggantikan Gustavo Petro yang dikenal sebagai pemimpin berhaluan kiri.&#13;
&#13;
Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (8/8/2026). De la Espriella, dilantik pada Jumat 7 Agustus 2026 dalam upacara yang digelar di Cali, wilayah barat daya Kolombia. Pelantikan tersebut berbeda dari tradisi yang biasanya berlangsung di ibu kota, Bogota.&#13;
&#13;
Pemilihan Cali sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Kota tersebut berada di wilayah yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu titik panas konflik antara pemerintah Kolombia dan kelompok-kelompok bersenjata.&#13;
&#13;
Dalam kampanyenya, De la Espriella menjanjikan pendekatan yang lebih tegas terhadap kelompok bersenjata dan kejahatan narkoba. Ia juga berjanji memangkas pengeluaran pemerintah hingga 40 persen serta menghidupkan kembali industri minyak dan gas Kolombia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Naiknya De la Espriella ke tampuk kekuasaan menandai perubahan politik yang cukup tajam di Kolombia. Selama empat tahun terakhir, negara tersebut dipimpin Petro, mantan pejuang pemberontak yang kerap mengkritik sejumlah kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, termasuk terkait narkoba dan imigrasi.&#13;
&#13;
Sebaliknya, De la Espriella dikenal lebih dekat dengan Trump dan mendukung pendekatan yang lebih militeristik dalam memerangi perdagangan narkoba di kawasan Amerika Latin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pengamanan Ketat&#13;
&#13;
Pelantikan De la Espriella berlangsung dengan pengamanan ketat. Upacara digelar di sebuah auditorium universitas sebelum dilanjutkan dengan agenda di Kongres.&#13;
&#13;
Tentara dan kendaraan lapis baja disiagakan di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi. Polisi juga mendirikan pos pemeriksaan dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan untuk mengantisipasi ancaman keamanan.&#13;
&#13;
Usai pelantikan, De la Espriella mendatangi sebuah batalion militer terdekat untuk menyampaikan pidato di hadapan pasukan.&#13;
&#13;
Kunjungan tersebut disebut sebagai upaya meningkatkan moral angkatan bersenjata sekaligus mengirimkan pesan kepada kelompok-kelompok bersenjata mengenai pendekatan pemerintahannya.&#13;
&#13;
Wilayah barat daya Kolombia sendiri masih menjadi arena perebutan pengaruh sejumlah kelompok bersenjata. Di antaranya faksi pembangkang FARC yang menolak kesepakatan damai dengan pemerintah, kartel narkoba Clan del Golfo, serta kelompok pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dekat dengan AS dan Israel&#13;
&#13;
Dalam kebijakan luar negeri, De la Espriella berjanji bergabung dengan &amp;quot;Perisai Amerika&amp;quot;, sebuah koalisi regional yang didukung Amerika Serikat untuk memerangi perdagangan narkoba.&#13;
&#13;
Koalisi tersebut disebut berkembang dari pertemuan tingkat tinggi yang diselenggarakan pemerintahan Trump pada Maret lalu.&#13;
&#13;
De la Espriella juga berjanji memulihkan hubungan diplomatik Kolombia dengan Israel. Di sisi lain, ia menyatakan akan memutus hubungan dengan Kuba dan Nikaragua yang disebutnya sebagai negara yang dipimpin oleh &amp;quot;tiran&amp;quot;.&#13;
&#13;
Sementara itu, proses transisi kekuasaan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Petro sempat menolak hasil pemilihan dengan menuding adanya manipulasi dalam penghitungan suara.&#13;
&#13;
Namun, tudingan tersebut ditolak pengamat internasional dan otoritas pemilihan Kolombia. Pada akhirnya, Petro menyatakan akan menghormati hasil pemilu.&#13;
&#13;
Meski demikian, aksi protes tetap berlangsung di sejumlah kota, termasuk Cali, Bogota, dan Barranquilla, bertepatan dengan hari pelantikan.&#13;
&#13;
Di kawasan Puerto Resistencia, Cali, yang pernah menjadi pusat demonstrasi antipemerintah pada 2021, seorang demonstran berusia 25 tahun, Sebastian Ocampo, mengatakan warga turun ke jalan untuk &amp;quot;membela martabat&amp;quot; mereka.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Trump Dukung De la Espriella&#13;
&#13;
Kemenangan De la Espriella turut memperpanjang tren kemenangan kelompok konservatif di sejumlah negara Amerika Latin sejak Trump kembali ke Gedung Putih pada Januari 2025.&#13;
&#13;
Trump sendiri diketahui secara terbuka mendukung kampanye De la Espriella.&#13;
&#13;
Departemen Luar Negeri AS pada Jumat menyatakan pemerintahan Trump berencana memberikan bantuan keamanan senilai 1 miliar dolar AS kepada pemerintahan baru Kolombia, dengan catatan masih menunggu persetujuan Kongres.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai landasan kemitraan yang diperbarui ini, Amerika Serikat, bekerja sama dengan Kongres, bermaksud untuk mengumumkan bantuan sebesar 1 miliar dolar AS sebagai bagian dari paket keamanan untuk mendukung pemerintahan Presiden de la Espriella dalam mencapai tujuan bersama kita,&amp;quot; demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS.&#13;
&#13;
Sejumlah tokoh dunia turut hadir dalam pelantikan tersebut. Mereka antara lain Raja Spanyol Felipe VI, Pelaksana Tugas Jaksa Agung AS Todd Blanche, Presiden FIFA Gianni Infantino, serta sejumlah pemimpin konservatif Amerika Latin, termasuk Presiden Argentina Javier Milei dan tokoh politik Chile Jose Antonio Kast.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pengacara sayap kanan Abelardo de la Espriella (48) resmi dilantik sebagai Presiden Kolombia. Ia menggantikan Gustavo Petro yang dikenal sebagai pemimpin berhaluan kiri.&#13;
&#13;
Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (8/8/2026). De la Espriella, dilantik pada Jumat 7 Agustus 2026 dalam upacara yang digelar di Cali, wilayah barat daya Kolombia. Pelantikan tersebut berbeda dari tradisi yang biasanya berlangsung di ibu kota, Bogota.&#13;
&#13;
Pemilihan Cali sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Kota tersebut berada di wilayah yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu titik panas konflik antara pemerintah Kolombia dan kelompok-kelompok bersenjata.&#13;
&#13;
Dalam kampanyenya, De la Espriella menjanjikan pendekatan yang lebih tegas terhadap kelompok bersenjata dan kejahatan narkoba. Ia juga berjanji memangkas pengeluaran pemerintah hingga 40 persen serta menghidupkan kembali industri minyak dan gas Kolombia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Naiknya De la Espriella ke tampuk kekuasaan menandai perubahan politik yang cukup tajam di Kolombia. Selama empat tahun terakhir, negara tersebut dipimpin Petro, mantan pejuang pemberontak yang kerap mengkritik sejumlah kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, termasuk terkait narkoba dan imigrasi.&#13;
&#13;
Sebaliknya, De la Espriella dikenal lebih dekat dengan Trump dan mendukung pendekatan yang lebih militeristik dalam memerangi perdagangan narkoba di kawasan Amerika Latin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pengamanan Ketat&#13;
&#13;
Pelantikan De la Espriella berlangsung dengan pengamanan ketat. Upacara digelar di sebuah auditorium universitas sebelum dilanjutkan dengan agenda di Kongres.&#13;
&#13;
Tentara dan kendaraan lapis baja disiagakan di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi. Polisi juga mendirikan pos pemeriksaan dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan untuk mengantisipasi ancaman keamanan.&#13;
&#13;
Usai pelantikan, De la Espriella mendatangi sebuah batalion militer terdekat untuk menyampaikan pidato di hadapan pasukan.&#13;
&#13;
Kunjungan tersebut disebut sebagai upaya meningkatkan moral angkatan bersenjata sekaligus mengirimkan pesan kepada kelompok-kelompok bersenjata mengenai pendekatan pemerintahannya.&#13;
&#13;
Wilayah barat daya Kolombia sendiri masih menjadi arena perebutan pengaruh sejumlah kelompok bersenjata. Di antaranya faksi pembangkang FARC yang menolak kesepakatan damai dengan pemerintah, kartel narkoba Clan del Golfo, serta kelompok pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dekat dengan AS dan Israel&#13;
&#13;
Dalam kebijakan luar negeri, De la Espriella berjanji bergabung dengan &amp;quot;Perisai Amerika&amp;quot;, sebuah koalisi regional yang didukung Amerika Serikat untuk memerangi perdagangan narkoba.&#13;
&#13;
Koalisi tersebut disebut berkembang dari pertemuan tingkat tinggi yang diselenggarakan pemerintahan Trump pada Maret lalu.&#13;
&#13;
De la Espriella juga berjanji memulihkan hubungan diplomatik Kolombia dengan Israel. Di sisi lain, ia menyatakan akan memutus hubungan dengan Kuba dan Nikaragua yang disebutnya sebagai negara yang dipimpin oleh &amp;quot;tiran&amp;quot;.&#13;
&#13;
Sementara itu, proses transisi kekuasaan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Petro sempat menolak hasil pemilihan dengan menuding adanya manipulasi dalam penghitungan suara.&#13;
&#13;
Namun, tudingan tersebut ditolak pengamat internasional dan otoritas pemilihan Kolombia. Pada akhirnya, Petro menyatakan akan menghormati hasil pemilu.&#13;
&#13;
Meski demikian, aksi protes tetap berlangsung di sejumlah kota, termasuk Cali, Bogota, dan Barranquilla, bertepatan dengan hari pelantikan.&#13;
&#13;
Di kawasan Puerto Resistencia, Cali, yang pernah menjadi pusat demonstrasi antipemerintah pada 2021, seorang demonstran berusia 25 tahun, Sebastian Ocampo, mengatakan warga turun ke jalan untuk &amp;quot;membela martabat&amp;quot; mereka.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Trump Dukung De la Espriella&#13;
&#13;
Kemenangan De la Espriella turut memperpanjang tren kemenangan kelompok konservatif di sejumlah negara Amerika Latin sejak Trump kembali ke Gedung Putih pada Januari 2025.&#13;
&#13;
Trump sendiri diketahui secara terbuka mendukung kampanye De la Espriella.&#13;
&#13;
Departemen Luar Negeri AS pada Jumat menyatakan pemerintahan Trump berencana memberikan bantuan keamanan senilai 1 miliar dolar AS kepada pemerintahan baru Kolombia, dengan catatan masih menunggu persetujuan Kongres.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai landasan kemitraan yang diperbarui ini, Amerika Serikat, bekerja sama dengan Kongres, bermaksud untuk mengumumkan bantuan sebesar 1 miliar dolar AS sebagai bagian dari paket keamanan untuk mendukung pemerintahan Presiden de la Espriella dalam mencapai tujuan bersama kita,&amp;quot; demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS.&#13;
&#13;
Sejumlah tokoh dunia turut hadir dalam pelantikan tersebut. Mereka antara lain Raja Spanyol Felipe VI, Pelaksana Tugas Jaksa Agung AS Todd Blanche, Presiden FIFA Gianni Infantino, serta sejumlah pemimpin konservatif Amerika Latin, termasuk Presiden Argentina Javier Milei dan tokoh politik Chile Jose Antonio Kast.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
