<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Analisis BMKG Terkait Gempa M5,7 di Sabang Aceh</title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa M5,7 yang mengguncang Sabang, Aceh, pada Minggu, 9 Agustus 2026, pukul 10:02:05 WIB. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/09/338/3235078/analisis-bmkg-terkait-gempa-m5-7-di-sabang-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/09/338/3235078/analisis-bmkg-terkait-gempa-m5-7-di-sabang-aceh"/><item><title>Analisis BMKG Terkait Gempa M5,7 di Sabang Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/09/338/3235078/analisis-bmkg-terkait-gempa-m5-7-di-sabang-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/09/338/3235078/analisis-bmkg-terkait-gempa-m5-7-di-sabang-aceh</guid><pubDate>Minggu 09 Agustus 2026 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/09/338/3235078/gempa-M6cf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/09/338/3235078/gempa-M6cf_large.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa M5,7 yang mengguncang Sabang, Aceh, pada Minggu, 9 Agustus 2026, pukul 10:02:05 WIB. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4 pada kedalaman 40 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6.80&amp;deg; LU; 93.91&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 186 km barat laut Kota Sabang, Aceh.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser-naik (oblique-thrust fault),&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Sukakarya, Kota Sabang; Pulo Aceh, Aceh Besar; dan Sukajaya, Kota Sabang.&#13;
&#13;
Hingga pukul 10:30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa M5,7 yang mengguncang Sabang, Aceh, pada Minggu, 9 Agustus 2026, pukul 10:02:05 WIB. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4 pada kedalaman 40 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6.80&amp;deg; LU; 93.91&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 186 km barat laut Kota Sabang, Aceh.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser-naik (oblique-thrust fault),&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Sukakarya, Kota Sabang; Pulo Aceh, Aceh Besar; dan Sukajaya, Kota Sabang.&#13;
&#13;
Hingga pukul 10:30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
