<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Polisi Ekshumasi dan Autopsi Jasad Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Rabu Lusa</title><description>Dir Krimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan, untuk saat ini, status perkara tersebut juga sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/10/337/3235215/breaking-news-polisi-ekshumasi-dan-autopsi-jasad-sutrimo-penjaga-rumah-febrie-rabu-lusa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/10/337/3235215/breaking-news-polisi-ekshumasi-dan-autopsi-jasad-sutrimo-penjaga-rumah-febrie-rabu-lusa"/><item><title>Breaking News! Polisi Ekshumasi dan Autopsi Jasad Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Rabu Lusa</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/10/337/3235215/breaking-news-polisi-ekshumasi-dan-autopsi-jasad-sutrimo-penjaga-rumah-febrie-rabu-lusa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/10/337/3235215/breaking-news-polisi-ekshumasi-dan-autopsi-jasad-sutrimo-penjaga-rumah-febrie-rabu-lusa</guid><pubDate>Senin 10 Agustus 2026 13:46 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/10/337/3235215/viral-fyp9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Ekshumasi dan Autopsi Jasad Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Rabu Lusa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/10/337/3235215/viral-fyp9_large.jpg</image><title>Polisi Ekshumasi dan Autopsi Jasad Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Rabu Lusa</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polisi akan melakukan ekshumasi atau autopsi ulang jasad Sutrimo yang diduga penjaga rumah&amp;nbsp;eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, pada Rabu 12 Agustus 2026, lusa. Sutrimo sendiri dimakamkan di Banyumas, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
Dir Krimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan, untuk saat ini, status perkara tersebut juga sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insya Allah hari Rabu, lusa, kami akan melakukan ekshumasi di Banyumas,&amp;quot; kata Iman di Gedung Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Iman mengungkapkan, proses ekshumasi atau autopsi ulang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian dari Sutrimo. Mengingat, masyarakat mempertanyakan kepastian dari perkara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mudah-mudahan nanti dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab dari kematian yang bersangkutan,&amp;quot; ujar Iman.&#13;
&#13;
Desakan ekshumasi itu juga datang dari organisasi masyarakat Kongres Pemuda Indonesia (KPI) yang melayangkan laporan polisi ke Bareskrim Polri yang teregister dengan nomor LP/B/351/VIII/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 7 Agustus 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, pihak keluarga Sutrimo juga sudah membuat laporan polisi di Polresta Banyumas, pada Sabtu 8 Agustus 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sutrimo, pria yang disebut sebagai Kepala rumah tangga (karumga) eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, ditemukan meninggal dunia, Kamis (23/7/2026). Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polisi akan melakukan ekshumasi atau autopsi ulang jasad Sutrimo yang diduga penjaga rumah&amp;nbsp;eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, pada Rabu 12 Agustus 2026, lusa. Sutrimo sendiri dimakamkan di Banyumas, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
Dir Krimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan, untuk saat ini, status perkara tersebut juga sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insya Allah hari Rabu, lusa, kami akan melakukan ekshumasi di Banyumas,&amp;quot; kata Iman di Gedung Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Iman mengungkapkan, proses ekshumasi atau autopsi ulang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian dari Sutrimo. Mengingat, masyarakat mempertanyakan kepastian dari perkara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mudah-mudahan nanti dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab dari kematian yang bersangkutan,&amp;quot; ujar Iman.&#13;
&#13;
Desakan ekshumasi itu juga datang dari organisasi masyarakat Kongres Pemuda Indonesia (KPI) yang melayangkan laporan polisi ke Bareskrim Polri yang teregister dengan nomor LP/B/351/VIII/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 7 Agustus 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, pihak keluarga Sutrimo juga sudah membuat laporan polisi di Polresta Banyumas, pada Sabtu 8 Agustus 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sutrimo, pria yang disebut sebagai Kepala rumah tangga (karumga) eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, ditemukan meninggal dunia, Kamis (23/7/2026). Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
