<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kolombia Diguncang Gempa M7,4, Kemlu Pastikan WNI Aman</title><description>Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui KBRI Bogota terus memantau situasi pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia, pada Senin (10/8/2026) pukul 07.34 waktu setempat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/11/18/3235359/kolombia-diguncang-gempa-m7-4-kemlu-pastikan-wni-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/11/18/3235359/kolombia-diguncang-gempa-m7-4-kemlu-pastikan-wni-aman"/><item><title>Kolombia Diguncang Gempa M7,4, Kemlu Pastikan WNI Aman</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/11/18/3235359/kolombia-diguncang-gempa-m7-4-kemlu-pastikan-wni-aman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/11/18/3235359/kolombia-diguncang-gempa-m7-4-kemlu-pastikan-wni-aman</guid><pubDate>Selasa 11 Agustus 2026 07:16 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/11/18/3235359/heni_hamidah-54wk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/11/18/3235359/heni_hamidah-54wk_large.jpg</image><title>Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui KBRI Bogota terus memantau situasi pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia, pada Senin (10/8/2026) pukul 07.34 waktu setempat.&#13;
&#13;
Gempa tersebut berpusat di Departemen Choco, sekitar 280 kilometer dari Bogota. Guncangan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, termasuk Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague.&#13;
&#13;
Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, melaporkan sebanyak 111 orang meninggal dunia dan 87 orang mengalami luka-luka. Selain itu, lebih dari 1.000 bangunan dilaporkan rusak maupun hancur akibat gempa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan KBRI Bogota telah berkomunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;KBRI Bogota telah menjalin komunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman,&amp;quot; kata Heni, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Heni menegaskan, KBRI Bogota akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan WNI di wilayah terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kondisi darurat, termasuk apabila terjadi gempa susulan.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Pemerintah Kolombia telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat nasional. Pemerintah juga membentuk Pos Komando Terpadu untuk mengoordinasikan penanganan serta melakukan asesmen kebutuhan di wilayah yang terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;KBRI Bogota mengimbau WNI di Kolombia untuk tetap waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, memantau informasi dari sumber resmi, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Bogota,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Dalam kondisi darurat, WNI di Kolombia dapat menghubungi Hotline KBRI Bogota melalui nomor +57 301 9061706.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui KBRI Bogota terus memantau situasi pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia, pada Senin (10/8/2026) pukul 07.34 waktu setempat.&#13;
&#13;
Gempa tersebut berpusat di Departemen Choco, sekitar 280 kilometer dari Bogota. Guncangan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, termasuk Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague.&#13;
&#13;
Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, melaporkan sebanyak 111 orang meninggal dunia dan 87 orang mengalami luka-luka. Selain itu, lebih dari 1.000 bangunan dilaporkan rusak maupun hancur akibat gempa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan KBRI Bogota telah berkomunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;KBRI Bogota telah menjalin komunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman,&amp;quot; kata Heni, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Heni menegaskan, KBRI Bogota akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan WNI di wilayah terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kondisi darurat, termasuk apabila terjadi gempa susulan.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Pemerintah Kolombia telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat nasional. Pemerintah juga membentuk Pos Komando Terpadu untuk mengoordinasikan penanganan serta melakukan asesmen kebutuhan di wilayah yang terdampak.&#13;
&#13;
&amp;quot;KBRI Bogota mengimbau WNI di Kolombia untuk tetap waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, memantau informasi dari sumber resmi, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Bogota,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Dalam kondisi darurat, WNI di Kolombia dapat menghubungi Hotline KBRI Bogota melalui nomor +57 301 9061706.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
