<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Kasus Kuota Haji Hari Ini</title><description>Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut akan menjalani sidang perdana, dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024, Selasa (11/8/2026).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/11/337/3235362/gus-yaqut-jalani-sidang-perdana-kasus-kuota-haji-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/11/337/3235362/gus-yaqut-jalani-sidang-perdana-kasus-kuota-haji-hari-ini"/><item><title>Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Kasus Kuota Haji Hari Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/11/337/3235362/gus-yaqut-jalani-sidang-perdana-kasus-kuota-haji-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/11/337/3235362/gus-yaqut-jalani-sidang-perdana-kasus-kuota-haji-hari-ini</guid><pubDate>Selasa 11 Agustus 2026 07:41 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/11/337/3235362/terdakwa_korupsi_gus_yaqut-tJrk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terdakwa Korupsi Gus Yaqut (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/11/337/3235362/terdakwa_korupsi_gus_yaqut-tJrk_large.jpg</image><title>Terdakwa Korupsi Gus Yaqut (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut akan menjalani sidang perdana, dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
Sidang perdana tersebut beragendakan pembacaan surat dakwaan, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&#13;
&#13;
Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sidang dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB di ruang Muhammad Hatta Ali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembacaan dakwaan,&amp;quot; demikian keterangan agenda sidang dalam SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang dilihat Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Persidangan akan dipimpin Ni Kadek Susantiani selaku Ketua Majelis Hakim. Sementara Adek Nurhadi dan Sigit Herman Binaji bertindak sebagai anggota majelis.&#13;
&#13;
Dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan tersebut, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka.&#13;
&#13;
Kepaniteraan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat juga telah meregister empat perkara, yakni:&#13;
&#13;
1. Perkara Nomor 42/Pid.Sus-TPK/PN.Jkt.Pst/2026 atas nama Yaqut Cholil Qoumas;&#13;
&#13;
2. Perkara Nomor 43/Pid.Sus-TPK/PN.Jkt.Pst/2026 atas nama Isfhah Abidal Aziz;&#13;
&#13;
3. Perkara Nomor 44/Pid.Sus-TPK/PN.Jkt.Pst/2026 atas nama Ismail Adham;&#13;
&#13;
4. Perkara Nomor 45/Pid.Sus-TPK/PN.Jkt.Pst/2026 atas nama Asrul Aziz Taba.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut akan menjalani sidang perdana, dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
Sidang perdana tersebut beragendakan pembacaan surat dakwaan, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&#13;
&#13;
Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sidang dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB di ruang Muhammad Hatta Ali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pembacaan dakwaan,&amp;quot; demikian keterangan agenda sidang dalam SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang dilihat Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Persidangan akan dipimpin Ni Kadek Susantiani selaku Ketua Majelis Hakim. Sementara Adek Nurhadi dan Sigit Herman Binaji bertindak sebagai anggota majelis.&#13;
&#13;
Dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan tersebut, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka.&#13;
&#13;
Kepaniteraan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat juga telah meregister empat perkara, yakni:&#13;
&#13;
1. Perkara Nomor 42/Pid.Sus-TPK/PN.Jkt.Pst/2026 atas nama Yaqut Cholil Qoumas;&#13;
&#13;
2. Perkara Nomor 43/Pid.Sus-TPK/PN.Jkt.Pst/2026 atas nama Isfhah Abidal Aziz;&#13;
&#13;
3. Perkara Nomor 44/Pid.Sus-TPK/PN.Jkt.Pst/2026 atas nama Ismail Adham;&#13;
&#13;
4. Perkara Nomor 45/Pid.Sus-TPK/PN.Jkt.Pst/2026 atas nama Asrul Aziz Taba.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
