<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Periksa Sekretaris Kepala BGN</title><description>Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 12 orang saksi, terkait kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/11/337/3235446/kasus-dugaan-korupsi-mbg-kejagung-periksa-sekretaris-kepala-bgn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/11/337/3235446/kasus-dugaan-korupsi-mbg-kejagung-periksa-sekretaris-kepala-bgn"/><item><title>Kasus Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Periksa Sekretaris Kepala BGN</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/11/337/3235446/kasus-dugaan-korupsi-mbg-kejagung-periksa-sekretaris-kepala-bgn</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/11/337/3235446/kasus-dugaan-korupsi-mbg-kejagung-periksa-sekretaris-kepala-bgn</guid><pubDate>Selasa 11 Agustus 2026 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/11/337/3235446/kejagung_ri-IE50_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kejagung RI (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/11/337/3235446/kejagung_ri-IE50_large.jpg</image><title>Kejagung RI (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 12 orang saksi, terkait kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.&#13;
&#13;
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna mengatakan, pemeriksaan terhadap belasan saksi tersebut dilakukan penyidik pada Senin (10/8/2026). Salah satu saksi yang diperiksa yakni Sekretaris Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) berinisial RRNWP.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,&amp;quot; kata Anang dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun 12 saksi yang memenuhi panggilan penyidik yakni:&#13;
&#13;
1. O selaku Tenaga Pendukung Pelaksana Tugas PPK Pengadaan Tablet pada BGN.&#13;
2. RHG selaku Pegawai BGN.&#13;
3. WH selaku pihak Yayasan TBCS.&#13;
4. GDF selaku Pegawai BGN.&#13;
5. Z selaku Pegawai BGN.&#13;
6. YCS.&#13;
7. RRNWP selaku Sekretaris Kepala BGN.&#13;
8. RE selaku Finance/Staf Keuangan PT GSN.&#13;
9. Pihak PT KSK.&#13;
10. Direktur PT BPK.&#13;
11. AR selaku Direktur PT EC.&#13;
12. DRP selaku Kepala SPPG Yayasan SPB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anang tidak merinci materi yang didalami penyidik terhadap ke-12 saksi tersebut. Dia hanya mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara tersangka sekaligus menelusuri aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Proses penyidikan akan terus dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dan prinsip kehati-hatian,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 12 orang saksi, terkait kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.&#13;
&#13;
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna mengatakan, pemeriksaan terhadap belasan saksi tersebut dilakukan penyidik pada Senin (10/8/2026). Salah satu saksi yang diperiksa yakni Sekretaris Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) berinisial RRNWP.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,&amp;quot; kata Anang dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun 12 saksi yang memenuhi panggilan penyidik yakni:&#13;
&#13;
1. O selaku Tenaga Pendukung Pelaksana Tugas PPK Pengadaan Tablet pada BGN.&#13;
2. RHG selaku Pegawai BGN.&#13;
3. WH selaku pihak Yayasan TBCS.&#13;
4. GDF selaku Pegawai BGN.&#13;
5. Z selaku Pegawai BGN.&#13;
6. YCS.&#13;
7. RRNWP selaku Sekretaris Kepala BGN.&#13;
8. RE selaku Finance/Staf Keuangan PT GSN.&#13;
9. Pihak PT KSK.&#13;
10. Direktur PT BPK.&#13;
11. AR selaku Direktur PT EC.&#13;
12. DRP selaku Kepala SPPG Yayasan SPB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anang tidak merinci materi yang didalami penyidik terhadap ke-12 saksi tersebut. Dia hanya mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara tersangka sekaligus menelusuri aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Proses penyidikan akan terus dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dan prinsip kehati-hatian,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
