<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Makam Sutrimo di Banyumas Dibongkar Polisi Hari Ini, Berikut Tahapan Ekshumasi&amp;nbsp;</title><description>Polisi melakukan ekshumasi atau autopsi ulang terhadap jasad Sutrimo, orang dekat eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah hari ini. Ada sejumlah tahapan yang dilakukan dalam proses ekshumasi tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/12/337/3235586/makam-sutrimo-di-banyumas-dibongkar-polisi-hari-ini-berikut-tahapan-ekshumasi-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/12/337/3235586/makam-sutrimo-di-banyumas-dibongkar-polisi-hari-ini-berikut-tahapan-ekshumasi-nbsp"/><item><title>Makam Sutrimo di Banyumas Dibongkar Polisi Hari Ini, Berikut Tahapan Ekshumasi&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/12/337/3235586/makam-sutrimo-di-banyumas-dibongkar-polisi-hari-ini-berikut-tahapan-ekshumasi-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/12/337/3235586/makam-sutrimo-di-banyumas-dibongkar-polisi-hari-ini-berikut-tahapan-ekshumasi-nbsp</guid><pubDate>Rabu 12 Agustus 2026 09:54 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/12/337/3235586/sutrimo-rlEQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi lakukan ekshumasi jasad Sutrimo (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/12/337/3235586/sutrimo-rlEQ_large.jpg</image><title>Polisi lakukan ekshumasi jasad Sutrimo (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polisi melakukan ekshumasi atau autopsi ulang terhadap jasad Sutrimo, orang dekat eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah hari ini. Ada sejumlah tahapan yang dilakukan dalam proses ekshumasi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahapan ekshumasi, pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam,&amp;quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (12/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Budi, proses ekshumasi jasad Sutrimo akan bersinergi antara Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah (Jateng), dan Polresta Banyumas. Kemudian, ada juga Perkumpulan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI).&#13;
&#13;
&amp;quot;Dipimpin Ketua PDFMI (Persatuan Dokter Forensik-Medikolegal Indonesia) Brigjen DR Hastry dan Prof. Dr. Yudi,&amp;quot; ujar Budi.&#13;
&#13;
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin sebelumnya menjelaskan proses ekshumasi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian Sutrimo. Mengingat, masyarakat mempertanyakan kepastian dari perkara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mudah-mudahan nanti dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab dari kematian yang bersangkutan,&amp;quot; ujar Iman.&#13;
&#13;
Desakan ekshumasi itu juga datang dari organisasi masyarakat Kongres Pemuda Indonesia (KPI) yang melayangkan laporan polisi ke Bareskrim Polri yang teregister dengan nomor LP/B/351/VIII/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 7 Agustus 2026.&#13;
&#13;
Di sisi lain, pihak keluarga Sutrimo juga sudah membuat laporan polisi di Polresta Banyumas pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Sutrimo ditemukan meninggal pada Kamis 23 Juli 2026. Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi melakukan ekshumasi atau autopsi ulang terhadap jasad Sutrimo, orang dekat eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah hari ini. Ada sejumlah tahapan yang dilakukan dalam proses ekshumasi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahapan ekshumasi, pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam,&amp;quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (12/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Budi, proses ekshumasi jasad Sutrimo akan bersinergi antara Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah (Jateng), dan Polresta Banyumas. Kemudian, ada juga Perkumpulan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI).&#13;
&#13;
&amp;quot;Dipimpin Ketua PDFMI (Persatuan Dokter Forensik-Medikolegal Indonesia) Brigjen DR Hastry dan Prof. Dr. Yudi,&amp;quot; ujar Budi.&#13;
&#13;
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin sebelumnya menjelaskan proses ekshumasi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian Sutrimo. Mengingat, masyarakat mempertanyakan kepastian dari perkara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mudah-mudahan nanti dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab dari kematian yang bersangkutan,&amp;quot; ujar Iman.&#13;
&#13;
Desakan ekshumasi itu juga datang dari organisasi masyarakat Kongres Pemuda Indonesia (KPI) yang melayangkan laporan polisi ke Bareskrim Polri yang teregister dengan nomor LP/B/351/VIII/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 7 Agustus 2026.&#13;
&#13;
Di sisi lain, pihak keluarga Sutrimo juga sudah membuat laporan polisi di Polresta Banyumas pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Sutrimo ditemukan meninggal pada Kamis 23 Juli 2026. Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
