<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jasad Sutrimo Diekshumasi, Polisi Masih Tunggu Hasil Laboratorium</title><description>Polisi melakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo yang disebut sebagai Karumga eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. Dalam proses tersebut, tim forensik mengambil sejumlah sampel untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/12/337/3235660/jasad-sutrimo-diekshumasi-polisi-masih-tunggu-hasil-laboratorium</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/12/337/3235660/jasad-sutrimo-diekshumasi-polisi-masih-tunggu-hasil-laboratorium"/><item><title>Jasad Sutrimo Diekshumasi, Polisi Masih Tunggu Hasil Laboratorium</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/12/337/3235660/jasad-sutrimo-diekshumasi-polisi-masih-tunggu-hasil-laboratorium</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/12/337/3235660/jasad-sutrimo-diekshumasi-polisi-masih-tunggu-hasil-laboratorium</guid><pubDate>Rabu 12 Agustus 2026 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/12/337/3235660/brigjen_sumy_hastry_purwanti-Vpfw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua PDFMI, Brigjen Sumy Hastry Purwanti (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/12/337/3235660/brigjen_sumy_hastry_purwanti-Vpfw_large.jpg</image><title>Ketua PDFMI, Brigjen Sumy Hastry Purwanti (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polisi melakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo yang disebut sebagai Karumga eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. Dalam proses tersebut, tim forensik mengambil sejumlah sampel untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.&#13;
&#13;
Ketua Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI), Brigjen Sumy Hastry Purwanti, mengatakan pemeriksaan melibatkan sejumlah ahli untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai penyebab kematian Sutrimo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain dokter spesialis forensik dan medikolegal, kami melibatkan ahli laboratorium forensik, toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi. Kami bekerja secara menyeluruh dan komprehensif berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan laboratorium,&amp;rdquo; kata Sumy, Rabu (12/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, pemeriksaan dilakukan dalam kondisi jasad yang telah mengalami proses pembusukan. Sutrimo diketahui telah dimakamkan sejak 23 Juli 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang proses pembusukan pasti sudah terjadi karena sudah lebih dari 10 hari, dari tanggal 23 Juli ya,&amp;rdquo; ujar Sumy.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat proses pemeriksaan dihentikan. Tim forensik tetap mengambil sejumlah sampel dari jasad Sutrimo untuk selanjutnya dianalisis di laboratorium.&#13;
&#13;
Tim forensik masih menunggu hasil analisis laboratorium sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian Sutrimo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami belum dapat langsung menyimpulkan hasil pemeriksaan karena sampel yang diambil masih harus dianalisis di laboratorium. Pemeriksaan ini diharapkan dapat membantu menjelaskan apakah kematian tersebut bersifat alamiah atau tidak alamiah,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polisi melakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo yang disebut sebagai Karumga eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. Dalam proses tersebut, tim forensik mengambil sejumlah sampel untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.&#13;
&#13;
Ketua Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI), Brigjen Sumy Hastry Purwanti, mengatakan pemeriksaan melibatkan sejumlah ahli untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai penyebab kematian Sutrimo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain dokter spesialis forensik dan medikolegal, kami melibatkan ahli laboratorium forensik, toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi. Kami bekerja secara menyeluruh dan komprehensif berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan laboratorium,&amp;rdquo; kata Sumy, Rabu (12/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, pemeriksaan dilakukan dalam kondisi jasad yang telah mengalami proses pembusukan. Sutrimo diketahui telah dimakamkan sejak 23 Juli 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang proses pembusukan pasti sudah terjadi karena sudah lebih dari 10 hari, dari tanggal 23 Juli ya,&amp;rdquo; ujar Sumy.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat proses pemeriksaan dihentikan. Tim forensik tetap mengambil sejumlah sampel dari jasad Sutrimo untuk selanjutnya dianalisis di laboratorium.&#13;
&#13;
Tim forensik masih menunggu hasil analisis laboratorium sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian Sutrimo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami belum dapat langsung menyimpulkan hasil pemeriksaan karena sampel yang diambil masih harus dianalisis di laboratorium. Pemeriksaan ini diharapkan dapat membantu menjelaskan apakah kematian tersebut bersifat alamiah atau tidak alamiah,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
