<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dramatis, Seorang Wanita Berhasil Diselamatkan Setelah 36 Jam Terjebak Reruntuhan Pascagempa&amp;nbsp;Kolombia</title><description>Seorang wanita berusia 32 tahun yang terjebak di bawah reruntuhan selama 36 jam setelah gempa berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia, berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/13/18/3235786/dramatis-seorang-wanita-berhasil-diselamatkan-setelah-36-jam-terjebak-reruntuhan-pascagempa-nbsp-kolombia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/13/18/3235786/dramatis-seorang-wanita-berhasil-diselamatkan-setelah-36-jam-terjebak-reruntuhan-pascagempa-nbsp-kolombia"/><item><title>Dramatis, Seorang Wanita Berhasil Diselamatkan Setelah 36 Jam Terjebak Reruntuhan Pascagempa&amp;nbsp;Kolombia</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/13/18/3235786/dramatis-seorang-wanita-berhasil-diselamatkan-setelah-36-jam-terjebak-reruntuhan-pascagempa-nbsp-kolombia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/13/18/3235786/dramatis-seorang-wanita-berhasil-diselamatkan-setelah-36-jam-terjebak-reruntuhan-pascagempa-nbsp-kolombia</guid><pubDate>Kamis 13 Agustus 2026 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/12/18/3235786/gempa-uJeM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proses evakuasi korban gempa dari reruntuhan bangunan di Kolombia (Foto: BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/12/18/3235786/gempa-uJeM_large.jpg</image><title>Proses evakuasi korban gempa dari reruntuhan bangunan di Kolombia (Foto: BBC)</title></images><description>KOLOMBIA - Seorang wanita berusia 32 tahun yang terjebak di bawah reruntuhan selama 36 jam setelah gempa berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia, berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup. Daniela Largo berhasil dikeluarkan dari bawah reruntuhan sebuah bangunan di Kota Pereira setelah operasi penyelamatan yang berlangsung selama 10 jam.&#13;
&#13;
Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil menjangkaunya melalui terowongan yang mereka gali di bawah empat lempengan beton tempat Largo terkubur. Setidaknya 188 orang tewas akibat gempa tersebut, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang, melansir BBC, Rabu (12/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di Pereira, sebuah kota di wilayah penghasil kopi Kolombia, 79 orang dipastikan meninggal dunia. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi kedua setelah Cali, di mana 95 orang meninggal dunia, menurut data Asosiasi Kota-Kota Ibu Kota Kolombia (Asocapitales).&#13;
&#13;
Ibu Largo mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa seorang warga setempat mendengar putrinya berteriak meminta bantuan dari bawah reruntuhan. Setelah petugas penyelamat tiba di lokasi, mereka berhasil menemukan Largo dengan bantuan sebuah kamera kecil. Namun, upaya penyelamatan menjadi rumit karena empat lempengan beton berat menghalangi jalan.&#13;
&#13;
Petugas pemadam kebakaran setempat, yang dibantu rekan-rekan yang dikerahkan dari ibu kota Bogot&amp;aacute; serta tim tanggap bencana dari kepolisian nasional, harus menggali dua terowongan untuk menjangkaunya. Melalui satu lubang yang digali dari atas, petugas berhasil memberikan oksigen kepada Largo. Namun, mereka baru dapat membebaskannya melalui terowongan kedua yang digali dari bawah.&#13;
&#13;
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella pun merayakan penyelamatan tersebut di media sosial dan menggambarkannya sebagai &amp;quot;berita yang mengisi kita dengan harapan&amp;quot;. Sementara Ibu Largo mengatakan bahwa &amp;quot;di rumah, putranya yang berusia 12 tahun sedang menunggunya&amp;quot;.&#13;
&#13;
Di Pereira, setidaknya 92 bangunan runtuh. Sebanyak 15 orang diketahui terjebak dan 37 lainnya dilaporkan hilang, menurut Asocapitales. Sedangkan di Cali, kota terpadat ketiga di Kolombia, lebih dari 200 orang masih terjebak hingga pukul 16:00 waktu setempat pada Selasa.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>KOLOMBIA - Seorang wanita berusia 32 tahun yang terjebak di bawah reruntuhan selama 36 jam setelah gempa berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia, berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup. Daniela Largo berhasil dikeluarkan dari bawah reruntuhan sebuah bangunan di Kota Pereira setelah operasi penyelamatan yang berlangsung selama 10 jam.&#13;
&#13;
Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil menjangkaunya melalui terowongan yang mereka gali di bawah empat lempengan beton tempat Largo terkubur. Setidaknya 188 orang tewas akibat gempa tersebut, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang, melansir BBC, Rabu (12/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di Pereira, sebuah kota di wilayah penghasil kopi Kolombia, 79 orang dipastikan meninggal dunia. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi kedua setelah Cali, di mana 95 orang meninggal dunia, menurut data Asosiasi Kota-Kota Ibu Kota Kolombia (Asocapitales).&#13;
&#13;
Ibu Largo mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa seorang warga setempat mendengar putrinya berteriak meminta bantuan dari bawah reruntuhan. Setelah petugas penyelamat tiba di lokasi, mereka berhasil menemukan Largo dengan bantuan sebuah kamera kecil. Namun, upaya penyelamatan menjadi rumit karena empat lempengan beton berat menghalangi jalan.&#13;
&#13;
Petugas pemadam kebakaran setempat, yang dibantu rekan-rekan yang dikerahkan dari ibu kota Bogot&amp;aacute; serta tim tanggap bencana dari kepolisian nasional, harus menggali dua terowongan untuk menjangkaunya. Melalui satu lubang yang digali dari atas, petugas berhasil memberikan oksigen kepada Largo. Namun, mereka baru dapat membebaskannya melalui terowongan kedua yang digali dari bawah.&#13;
&#13;
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella pun merayakan penyelamatan tersebut di media sosial dan menggambarkannya sebagai &amp;quot;berita yang mengisi kita dengan harapan&amp;quot;. Sementara Ibu Largo mengatakan bahwa &amp;quot;di rumah, putranya yang berusia 12 tahun sedang menunggunya&amp;quot;.&#13;
&#13;
Di Pereira, setidaknya 92 bangunan runtuh. Sebanyak 15 orang diketahui terjebak dan 37 lainnya dilaporkan hilang, menurut Asocapitales. Sedangkan di Cali, kota terpadat ketiga di Kolombia, lebih dari 200 orang masih terjebak hingga pukul 16:00 waktu setempat pada Selasa.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
