<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Kenalkan Citra, Siswi Sekolah Rakyat Juara Karate: Boleh Pacaran Setelah Sabuk Hitam</title><description>Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan Citra Nur Ramadhani, siswi Sekolah Rakyat asal Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan, dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Jumat (14/8/2026).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/14/337/3236120/prabowo-kenalkan-citra-siswi-sekolah-rakyat-juara-karate-boleh-pacaran-setelah-sabuk-hitam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/14/337/3236120/prabowo-kenalkan-citra-siswi-sekolah-rakyat-juara-karate-boleh-pacaran-setelah-sabuk-hitam"/><item><title>Prabowo Kenalkan Citra, Siswi Sekolah Rakyat Juara Karate: Boleh Pacaran Setelah Sabuk Hitam</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/14/337/3236120/prabowo-kenalkan-citra-siswi-sekolah-rakyat-juara-karate-boleh-pacaran-setelah-sabuk-hitam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/14/337/3236120/prabowo-kenalkan-citra-siswi-sekolah-rakyat-juara-karate-boleh-pacaran-setelah-sabuk-hitam</guid><pubDate>Jum'at 14 Agustus 2026 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/14/337/3236120/presiden_prabowo_subianto-yJxQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto (foto: Okezone/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/14/337/3236120/presiden_prabowo_subianto-yJxQ_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto (foto: Okezone/Arif Julianto)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan Citra Nur Ramadhani, siswi Sekolah Rakyat asal Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan, dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Jumat (14/8/2026).&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menceritakan perjuangan Citra yang harus menghadapi keterbatasan ekonomi sejak usia dini. Citra bahkan nyaris putus sekolah ketika duduk di kelas empat sekolah dasar.&#13;
&#13;
Kondisi itu terjadi setelah ayahnya meninggal dunia. Citra kemudian turut menjadi tulang punggung keluarga dengan membantu ibunya yang merupakan penyandang disabilitas berjualan kacang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekolah rakyat memberi Citra kesempatan untuk belajar tanpa meninggalkan keluarganya menghadapi perjuangan sendiri,&amp;quot; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di tengah keterbatasan tersebut, Citra mampu menunjukkan prestasi. Ia berhasil meraih gelar juara karate tingkat kabupaten. Prestasi itu menjadi gambaran bagaimana akses pendidikan dapat membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.&#13;
&#13;
Namun, suasana haru dalam pidato Prabowo berubah menjadi lebih cair ketika Presiden memberikan pesan khusus kepada Citra.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo yang mengetahui usia Citra masih 10 tahun kemudian berseloroh mengenai kehidupan pribadi sang atlet cilik di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Citra... umurmu berapa Citra? 10 tahun? Ya nanti 10 tahun lagilah kau boleh pacaran,&amp;quot; ujar Prabowo yang disambut tawa anggota dewan dan tamu undangan.&#13;
&#13;
Tak berhenti di situ, Prabowo juga memberikan syarat bagi Citra sebelum mengenal dunia asmara. Ia meminta Citra terlebih dahulu menjadi perempuan yang kuat dan mandiri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Citra, kau boleh pacaran setelah sabuk hitam karatemu ya. Jadi enggak ada yang berani nanti main-main sama kau ya,&amp;quot; tutur Prabowo.&#13;
&#13;
Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam suasana penuh canda, setelah sebelumnya ia menyoroti perjuangan dan prestasi Citra sebagai salah satu contoh anak Indonesia yang mendapat kesempatan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan Citra Nur Ramadhani, siswi Sekolah Rakyat asal Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan, dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Jumat (14/8/2026).&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menceritakan perjuangan Citra yang harus menghadapi keterbatasan ekonomi sejak usia dini. Citra bahkan nyaris putus sekolah ketika duduk di kelas empat sekolah dasar.&#13;
&#13;
Kondisi itu terjadi setelah ayahnya meninggal dunia. Citra kemudian turut menjadi tulang punggung keluarga dengan membantu ibunya yang merupakan penyandang disabilitas berjualan kacang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekolah rakyat memberi Citra kesempatan untuk belajar tanpa meninggalkan keluarganya menghadapi perjuangan sendiri,&amp;quot; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di tengah keterbatasan tersebut, Citra mampu menunjukkan prestasi. Ia berhasil meraih gelar juara karate tingkat kabupaten. Prestasi itu menjadi gambaran bagaimana akses pendidikan dapat membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.&#13;
&#13;
Namun, suasana haru dalam pidato Prabowo berubah menjadi lebih cair ketika Presiden memberikan pesan khusus kepada Citra.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo yang mengetahui usia Citra masih 10 tahun kemudian berseloroh mengenai kehidupan pribadi sang atlet cilik di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Citra... umurmu berapa Citra? 10 tahun? Ya nanti 10 tahun lagilah kau boleh pacaran,&amp;quot; ujar Prabowo yang disambut tawa anggota dewan dan tamu undangan.&#13;
&#13;
Tak berhenti di situ, Prabowo juga memberikan syarat bagi Citra sebelum mengenal dunia asmara. Ia meminta Citra terlebih dahulu menjadi perempuan yang kuat dan mandiri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Citra, kau boleh pacaran setelah sabuk hitam karatemu ya. Jadi enggak ada yang berani nanti main-main sama kau ya,&amp;quot; tutur Prabowo.&#13;
&#13;
Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam suasana penuh canda, setelah sebelumnya ia menyoroti perjuangan dan prestasi Citra sebagai salah satu contoh anak Indonesia yang mendapat kesempatan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
