<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Akibat Gempa Dahsyat NTT Jadi 5 Orang, Istana Sampaikan Belasungkawa</title><description>Dia menegaskan, pemerintah pusat, daerah dan lembaga terkait melakukan langkah-langkah mitigasi, tanggap darurat secara cepat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/15/337/3236345/korban-tewas-akibat-gempa-dahsyat-ntt-jadi-5-orang-istana-sampaikan-belasungkawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/15/337/3236345/korban-tewas-akibat-gempa-dahsyat-ntt-jadi-5-orang-istana-sampaikan-belasungkawa"/><item><title>Korban Tewas Akibat Gempa Dahsyat NTT Jadi 5 Orang, Istana Sampaikan Belasungkawa</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/15/337/3236345/korban-tewas-akibat-gempa-dahsyat-ntt-jadi-5-orang-istana-sampaikan-belasungkawa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/15/337/3236345/korban-tewas-akibat-gempa-dahsyat-ntt-jadi-5-orang-istana-sampaikan-belasungkawa</guid><pubDate>Sabtu 15 Agustus 2026 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/15/337/3236345/pemerintah-RTqk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Mensesneg, Prasetyo Hadi/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/15/337/3236345/pemerintah-RTqk_large.jpg</image><title> Mensesneg, Prasetyo Hadi/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Korban tewas akibat gempa besar M7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) berjumlah lima orang. Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertama-tama tentunya kami menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap adanya beberapa yang dilaporkan kepada kami, ada beberapa korban meninggal dunia akibat gempa tersebut,&amp;rdquo; kata Mensesneg, Prasetyo Hadi kepada wartawan di Istana Negara, Sabtu (15/8/2026).&#13;
&#13;
Pras--panggilan akrabnya-- menjelaskan, setelah mendapat laporan adanya gempa di NTT, pihaknya sudah melapor ke Presiden Prabowo Subianto dan berkoordinasi dengan jajaran terkait.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tadi pagi juga sudah melapor kepada Bapak Presiden, dan kami berkoordinasi dengan Menteri, Menko PMK, kemudian kami juga tadi pagi sudah berkoordinasi dengan Kepala Basarnas, kemudian dengan Kepala BMKG,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Dia menegaskan, pemerintah pusat, daerah dan lembaga terkait melakukan langkah-langkah mitigasi, tanggap darurat secara cepat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi pagi sudah sempat berkomunikasi langsung dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur untuk sekali lagi kita semua, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Termasuk TNI dan Polri, melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat, tanggap darurat cepat, untuk terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pras menambahkan, saat ini seluruh pihak masih fokus pada mitigasi penyelamatan korban gempa besar tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang paling penting adalah segera mitigasi penyelamatan. Kalau ada korban segera tertangani dan langsung dipikirkan untuk penanganan-penanganan apabila misalnya warga masyarakat terdampak rumahnya mungkin tidak dapat lagi ditempati, kami juga tadi sudah diskusikan,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin tadi Bapak Gubernur juga melaporkan telah berkoordinasi dengan kepala daerah-kepala daerah dari kurang lebih empat-lima kabupaten yang terdampak,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Korban tewas akibat gempa besar M7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) berjumlah lima orang. Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertama-tama tentunya kami menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap adanya beberapa yang dilaporkan kepada kami, ada beberapa korban meninggal dunia akibat gempa tersebut,&amp;rdquo; kata Mensesneg, Prasetyo Hadi kepada wartawan di Istana Negara, Sabtu (15/8/2026).&#13;
&#13;
Pras--panggilan akrabnya-- menjelaskan, setelah mendapat laporan adanya gempa di NTT, pihaknya sudah melapor ke Presiden Prabowo Subianto dan berkoordinasi dengan jajaran terkait.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tadi pagi juga sudah melapor kepada Bapak Presiden, dan kami berkoordinasi dengan Menteri, Menko PMK, kemudian kami juga tadi pagi sudah berkoordinasi dengan Kepala Basarnas, kemudian dengan Kepala BMKG,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Dia menegaskan, pemerintah pusat, daerah dan lembaga terkait melakukan langkah-langkah mitigasi, tanggap darurat secara cepat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi pagi sudah sempat berkomunikasi langsung dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur untuk sekali lagi kita semua, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Termasuk TNI dan Polri, melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat, tanggap darurat cepat, untuk terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pras menambahkan, saat ini seluruh pihak masih fokus pada mitigasi penyelamatan korban gempa besar tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang paling penting adalah segera mitigasi penyelamatan. Kalau ada korban segera tertangani dan langsung dipikirkan untuk penanganan-penanganan apabila misalnya warga masyarakat terdampak rumahnya mungkin tidak dapat lagi ditempati, kami juga tadi sudah diskusikan,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin tadi Bapak Gubernur juga melaporkan telah berkoordinasi dengan kepala daerah-kepala daerah dari kurang lebih empat-lima kabupaten yang terdampak,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
