<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Houthi Gempur Marib dengan Rudal dan Drone, Permukiman Warga Jadi Sasaran</title><description>Kelompok Houthi melancarkan serangkaian serangan ke Kota Marib, Yaman, yang berada di bawah kendali pemerintah. Serangan tersebut turut menyasar kawasan permukiman dan menyebabkan sejumlah orang terluka serta kerusakan pada rumah, kendaraan, dan properti warga.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/16/18/3236448/houthi-gempur-marib-dengan-rudal-dan-drone-permukiman-warga-jadi-sasaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/16/18/3236448/houthi-gempur-marib-dengan-rudal-dan-drone-permukiman-warga-jadi-sasaran"/><item><title>Houthi Gempur Marib dengan Rudal dan Drone, Permukiman Warga Jadi Sasaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/16/18/3236448/houthi-gempur-marib-dengan-rudal-dan-drone-permukiman-warga-jadi-sasaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/16/18/3236448/houthi-gempur-marib-dengan-rudal-dan-drone-permukiman-warga-jadi-sasaran</guid><pubDate>Minggu 16 Agustus 2026 08:14 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/16/18/3236448/houthi_gempur_marib_dengan_rudal_dan_drone-HqoI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Houthi Gempur Marib dengan Rudal dan Drone (foto: dok Aljazeera)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/16/18/3236448/houthi_gempur_marib_dengan_rudal_dan_drone-HqoI_large.jpg</image><title>Houthi Gempur Marib dengan Rudal dan Drone (foto: dok Aljazeera)</title></images><description>&#13;
&#13;
MARIB - Kelompok Houthi melancarkan serangkaian serangan ke Kota Marib, Yaman, yang berada di bawah kendali pemerintah. Serangan tersebut turut menyasar kawasan permukiman dan menyebabkan sejumlah orang terluka serta kerusakan pada rumah, kendaraan, dan properti warga.&#13;
&#13;
Dilansir dari Aljazeera, Minggu (16/8/2026). Otoritas Provinsi Marib menyebut, Houthi melancarkan serangan menggunakan empat rudal balistik dan empat drone pada Sabtu 15 Agustus 2026. Sebuah rudal balistik kelima yang ditembakkan pada hari yang sama kembali menyebabkan satu orang terluka.&#13;
&#13;
Pejabat Kegubernuran Marib kemudian melaporkan pada Minggu pagi bahwa Houthi kembali meluncurkan rudal balistik keenam ke arah Marib pada malam sebelumnya.&#13;
&#13;
Otoritas setempat menyebut rangkaian serangan itu sebagai bagian dari &amp;quot;serangan berkelanjutan yang mengancam nyawa warga sipil, kamp pengungsi, dan permukiman penduduk.&amp;quot;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Marib menjadi tempat tinggal bagi jumlah pengungsi internal terbesar di Yaman. Lebih dari dua juta orang dari sekitar lima juta warga Yaman yang terpaksa meninggalkan rumah selama perang kini berada di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
Rekaman video yang telah diverifikasi Al Jazeera memperlihatkan kondisi kehancuran setelah serangan yang terjadi pada Sabtu.&#13;
&#13;
Kementerian Informasi Yaman melalui unggahan di X menyebut serangan berkelanjutan terhadap kawasan padat penduduk di Marib sebagai &amp;quot;eskalasi&amp;quot; berbahaya yang mengancam keselamatan warga sekaligus memperburuk penderitaan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bentrokan Meluas ke Wilayah Selatan&#13;
&#13;
Serangan di Marib terjadi bersamaan dengan bentrokan di wilayah selatan Yaman. Pasukan pemerintah Yaman mengklaim serangan drone pada Sabtu menewaskan tiga pejuang Houthi yang didukung Iran, termasuk seorang komandan lapangan, serta melukai sejumlah lainnya di sepanjang front Maqbanah, sebelah barat Taiz.&#13;
&#13;
Serangan lainnya dilaporkan menghancurkan sebuah kendaraan militer Houthi di Jabal al-Zuhayb dan menewaskan sejumlah pejuang. Informasi tersebut disampaikan sumber militer kepada Kantor Berita Yaman (Saba).&#13;
&#13;
Rangkaian serangan tersebut menjadi bagian dari eskalasi konflik yang meningkat sejak awal Agustus. Saat itu, serangan rudal dan drone Houthi terhadap kamp militer pemerintah di Marib dan Hadramout menewaskan sedikitnya 30 tentara pemerintah.&#13;
&#13;
Peristiwa tersebut menjadi salah satu episode paling mematikan dalam konflik Yaman selama bertahun-tahun.&#13;
&#13;
Beberapa hari kemudian, rudal Houthi dilaporkan menewaskan sedikitnya dua warga sipil dan melukai 14 orang di Marib. Serangan lainnya juga menewaskan tujuh orang di kota pelabuhan al-Makha atau Mocha.&#13;
&#13;
Houthi, kelompok yang didukung Iran, menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, termasuk ibu kota Sanaa.&#13;
&#13;
Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, sebelumnya memperingatkan Dewan Keamanan PBB bahwa Yaman menghadapi risiko tertinggi untuk kembali ke perang skala penuh sejak gencatan senjata yang dimediasi PBB pada April 2022.&#13;
&#13;
Menurut Grundberg, peningkatan pertempuran di berbagai front mengancam mengakhiri lebih dari empat tahun periode ketenangan relatif di Yaman.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
MARIB - Kelompok Houthi melancarkan serangkaian serangan ke Kota Marib, Yaman, yang berada di bawah kendali pemerintah. Serangan tersebut turut menyasar kawasan permukiman dan menyebabkan sejumlah orang terluka serta kerusakan pada rumah, kendaraan, dan properti warga.&#13;
&#13;
Dilansir dari Aljazeera, Minggu (16/8/2026). Otoritas Provinsi Marib menyebut, Houthi melancarkan serangan menggunakan empat rudal balistik dan empat drone pada Sabtu 15 Agustus 2026. Sebuah rudal balistik kelima yang ditembakkan pada hari yang sama kembali menyebabkan satu orang terluka.&#13;
&#13;
Pejabat Kegubernuran Marib kemudian melaporkan pada Minggu pagi bahwa Houthi kembali meluncurkan rudal balistik keenam ke arah Marib pada malam sebelumnya.&#13;
&#13;
Otoritas setempat menyebut rangkaian serangan itu sebagai bagian dari &amp;quot;serangan berkelanjutan yang mengancam nyawa warga sipil, kamp pengungsi, dan permukiman penduduk.&amp;quot;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Marib menjadi tempat tinggal bagi jumlah pengungsi internal terbesar di Yaman. Lebih dari dua juta orang dari sekitar lima juta warga Yaman yang terpaksa meninggalkan rumah selama perang kini berada di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
Rekaman video yang telah diverifikasi Al Jazeera memperlihatkan kondisi kehancuran setelah serangan yang terjadi pada Sabtu.&#13;
&#13;
Kementerian Informasi Yaman melalui unggahan di X menyebut serangan berkelanjutan terhadap kawasan padat penduduk di Marib sebagai &amp;quot;eskalasi&amp;quot; berbahaya yang mengancam keselamatan warga sekaligus memperburuk penderitaan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bentrokan Meluas ke Wilayah Selatan&#13;
&#13;
Serangan di Marib terjadi bersamaan dengan bentrokan di wilayah selatan Yaman. Pasukan pemerintah Yaman mengklaim serangan drone pada Sabtu menewaskan tiga pejuang Houthi yang didukung Iran, termasuk seorang komandan lapangan, serta melukai sejumlah lainnya di sepanjang front Maqbanah, sebelah barat Taiz.&#13;
&#13;
Serangan lainnya dilaporkan menghancurkan sebuah kendaraan militer Houthi di Jabal al-Zuhayb dan menewaskan sejumlah pejuang. Informasi tersebut disampaikan sumber militer kepada Kantor Berita Yaman (Saba).&#13;
&#13;
Rangkaian serangan tersebut menjadi bagian dari eskalasi konflik yang meningkat sejak awal Agustus. Saat itu, serangan rudal dan drone Houthi terhadap kamp militer pemerintah di Marib dan Hadramout menewaskan sedikitnya 30 tentara pemerintah.&#13;
&#13;
Peristiwa tersebut menjadi salah satu episode paling mematikan dalam konflik Yaman selama bertahun-tahun.&#13;
&#13;
Beberapa hari kemudian, rudal Houthi dilaporkan menewaskan sedikitnya dua warga sipil dan melukai 14 orang di Marib. Serangan lainnya juga menewaskan tujuh orang di kota pelabuhan al-Makha atau Mocha.&#13;
&#13;
Houthi, kelompok yang didukung Iran, menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, termasuk ibu kota Sanaa.&#13;
&#13;
Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, sebelumnya memperingatkan Dewan Keamanan PBB bahwa Yaman menghadapi risiko tertinggi untuk kembali ke perang skala penuh sejak gencatan senjata yang dimediasi PBB pada April 2022.&#13;
&#13;
Menurut Grundberg, peningkatan pertempuran di berbagai front mengancam mengakhiri lebih dari empat tahun periode ketenangan relatif di Yaman.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
