<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Meninggal Gempa Kolombia Meningkat Menjadi 294 Orang</title><description>Sebanyak 320 orang masih dinyatakan hilang sementara 3.935 orang mengalami luka-luka.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/16/18/3236528/korban-meninggal-gempa-kolombia-meningkat-menjadi-294-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/16/18/3236528/korban-meninggal-gempa-kolombia-meningkat-menjadi-294-orang"/><item><title>Korban Meninggal Gempa Kolombia Meningkat Menjadi 294 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/16/18/3236528/korban-meninggal-gempa-kolombia-meningkat-menjadi-294-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/16/18/3236528/korban-meninggal-gempa-kolombia-meningkat-menjadi-294-orang</guid><pubDate>Minggu 16 Agustus 2026 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/16/18/3236528/kerusakan_akibat_gempa_kolombia-HZ8U_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerusakan akibat gempa di Kolombia. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/16/18/3236528/kerusakan_akibat_gempa_kolombia-HZ8U_large.jpg</image><title>Kerusakan akibat gempa di Kolombia. (Foto: Reuters)</title></images><description>BOGOTA - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Kolombia meningkat menjadi 294 orang, demikian disampaikan oleh Unit Nasional untuk Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) pada Sabtu (15/8/2026) melalui platform media sosial X. Angka tersebut&amp;mdash;yang tercatat per pukul 06.30 waktu setempat (11.30 GMT)&amp;mdash;menunjukkan penambahan enam orang dibandingkan jumlah korban pada Jumat (14/8/2026).&#13;
&#13;
UNGRD menyatakan bahwa 3.935 orang mengalami luka-luka dan 320 orang masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
Tim pencarian dan penyelamatan terus melanjutkan operasi mereka sementara pihak berwenang berupaya menemukan korban hilang, memberikan bantuan medis, dan menilai kerusakan akibat bencana tersebut.&#13;
&#13;
UNGRD mengoordinasikan respons darurat nasional serta mengumpulkan informasi dari pihak berwenang dan badan-badan darurat sembari para pejabat menilai dampak gempa.&#13;
&#13;
Jumlah orang yang dilaporkan hilang tetap menjadi fokus utama upaya penyelamatan, dengan tim darurat yang terus berupaya melacak keberadaan mereka.&#13;
&#13;
Pihak berwenang juga sedang menilai kerusakan infrastruktur dan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat seiring berlanjutnya operasi penanganan bencana.&#13;
&#13;
Layanan darurat telah mengerahkan personel dan sumber daya, sementara pemerintah daerah membantu warga dan mengoordinasikan upaya pemberian bantuan.&#13;
&#13;
Tim penanganan bencana berupaya mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan paling mendesak masyarakat, sementara pihak berwenang terus mengumpulkan informasi mengenai tingkat kerusakan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihak berwenang mengimbau warga untuk mematuhi instruksi dari layanan darurat dan tetap waspada selama operasi penyelamatan dan penilaian kerusakan berlangsung.&#13;
&#13;
Angka korban tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kemajuan operasi penyelamatan serta verifikasi informasi yang diterima pihak berwenang dari wilayah terdampak.&#13;
&#13;
UNGRD terus menerima dan menyusun informasi dari pihak berwenang serta badan-badan darurat di lapangan untuk memperbarui data mengenai jumlah korban tewas, luka-luka, dan orang hilang.&#13;
&#13;
Angka-angka terbaru ini merupakan data terkini yang dirilis oleh badan penanggulangan bencana, namun perubahan lebih lanjut masih mungkin terjadi seiring verifikasi kasus-kasus individu.&#13;
&#13;
UNGRD diperkirakan akan memberikan informasi terbaru begitu ada data tambahan yang tersedia.&#13;
</description><content:encoded>BOGOTA - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Kolombia meningkat menjadi 294 orang, demikian disampaikan oleh Unit Nasional untuk Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) pada Sabtu (15/8/2026) melalui platform media sosial X. Angka tersebut&amp;mdash;yang tercatat per pukul 06.30 waktu setempat (11.30 GMT)&amp;mdash;menunjukkan penambahan enam orang dibandingkan jumlah korban pada Jumat (14/8/2026).&#13;
&#13;
UNGRD menyatakan bahwa 3.935 orang mengalami luka-luka dan 320 orang masih dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
Tim pencarian dan penyelamatan terus melanjutkan operasi mereka sementara pihak berwenang berupaya menemukan korban hilang, memberikan bantuan medis, dan menilai kerusakan akibat bencana tersebut.&#13;
&#13;
UNGRD mengoordinasikan respons darurat nasional serta mengumpulkan informasi dari pihak berwenang dan badan-badan darurat sembari para pejabat menilai dampak gempa.&#13;
&#13;
Jumlah orang yang dilaporkan hilang tetap menjadi fokus utama upaya penyelamatan, dengan tim darurat yang terus berupaya melacak keberadaan mereka.&#13;
&#13;
Pihak berwenang juga sedang menilai kerusakan infrastruktur dan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat seiring berlanjutnya operasi penanganan bencana.&#13;
&#13;
Layanan darurat telah mengerahkan personel dan sumber daya, sementara pemerintah daerah membantu warga dan mengoordinasikan upaya pemberian bantuan.&#13;
&#13;
Tim penanganan bencana berupaya mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan paling mendesak masyarakat, sementara pihak berwenang terus mengumpulkan informasi mengenai tingkat kerusakan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihak berwenang mengimbau warga untuk mematuhi instruksi dari layanan darurat dan tetap waspada selama operasi penyelamatan dan penilaian kerusakan berlangsung.&#13;
&#13;
Angka korban tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kemajuan operasi penyelamatan serta verifikasi informasi yang diterima pihak berwenang dari wilayah terdampak.&#13;
&#13;
UNGRD terus menerima dan menyusun informasi dari pihak berwenang serta badan-badan darurat di lapangan untuk memperbarui data mengenai jumlah korban tewas, luka-luka, dan orang hilang.&#13;
&#13;
Angka-angka terbaru ini merupakan data terkini yang dirilis oleh badan penanggulangan bencana, namun perubahan lebih lanjut masih mungkin terjadi seiring verifikasi kasus-kasus individu.&#13;
&#13;
UNGRD diperkirakan akan memberikan informasi terbaru begitu ada data tambahan yang tersedia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
