<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pramono Beberkan Kendala Modifikasi Cuaca untuk Picu Hujan di Jakarta</title><description>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku pihaknya belum bisa melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di tengah musim kemarau ini, untuk menurunkan hujan buatan. Sebab sejauh ini, kondisi awan tidak memungkinkan untuk menjadi target penyemaian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/19/338/3237076/pramono-beberkan-kendala-modifikasi-cuaca-untuk-picu-hujan-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/19/338/3237076/pramono-beberkan-kendala-modifikasi-cuaca-untuk-picu-hujan-di-jakarta"/><item><title> Pramono Beberkan Kendala Modifikasi Cuaca untuk Picu Hujan di Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/19/338/3237076/pramono-beberkan-kendala-modifikasi-cuaca-untuk-picu-hujan-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/19/338/3237076/pramono-beberkan-kendala-modifikasi-cuaca-untuk-picu-hujan-di-jakarta</guid><pubDate>Rabu 19 Agustus 2026 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/19/338/3237076/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-y6Iv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/19/338/3237076/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-y6Iv_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku pihaknya belum bisa melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di tengah musim kemarau ini, untuk menurunkan hujan buatan. Sebab sejauh ini, kondisi awan tidak memungkinkan untuk menjadi target penyemaian.&#13;
&#13;
&amp;quot;OMC atau intervensi cuaca, karena sampai dengan hari ini, terus terang awannya itu nggak ada,&amp;quot; kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8/2026).&#13;
&#13;
Pramono mengaku dirinya telah berulang kali meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk segera melakukan modifikasi cuaca. Namun karena kondisi awan tidak memungkinkan, niat tersebut harus ditunda sementara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berkali-kali saya sudah memerintahkan kepada BPBD untuk segera melakukan modifikasi cuaca tapi karena nggak ada awan, nggak bisa turun,&amp;quot; ucap dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meskipun belum bisa melaksanakan OMC, Pemprov DKI Jakarta tetap melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran saat musim kemarau ini. Salah satunya dengan penyemprotan atau penebaran air oleh Damkar DKI Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan kemudian apakah kemudian apa yang kita lakukan dalam kondisi seperti ini? seperti yang beberapa hari yang lalu dilakukan oleh Damkar dan sebagainya, mereka menggunakan alat-alatnya untuk menebar air untuk mengurangi ini,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono menegaskan, pemerintah tetap berupaya melakukan intervensi cuaca. Namun, pelaksanaan OMC harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekali lagi tentunya ini adalah keadaan given. Dan pemerintah DKI Jakarta tetap berusaha untuk bisa modifikasi cuaca. Tetapi sekali lagi, bisa modifikasi cuaca itu dalam kondisi ilmiahnya selama ada awannya pasti akan segera kami lakukan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku pihaknya belum bisa melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di tengah musim kemarau ini, untuk menurunkan hujan buatan. Sebab sejauh ini, kondisi awan tidak memungkinkan untuk menjadi target penyemaian.&#13;
&#13;
&amp;quot;OMC atau intervensi cuaca, karena sampai dengan hari ini, terus terang awannya itu nggak ada,&amp;quot; kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8/2026).&#13;
&#13;
Pramono mengaku dirinya telah berulang kali meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk segera melakukan modifikasi cuaca. Namun karena kondisi awan tidak memungkinkan, niat tersebut harus ditunda sementara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berkali-kali saya sudah memerintahkan kepada BPBD untuk segera melakukan modifikasi cuaca tapi karena nggak ada awan, nggak bisa turun,&amp;quot; ucap dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meskipun belum bisa melaksanakan OMC, Pemprov DKI Jakarta tetap melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran saat musim kemarau ini. Salah satunya dengan penyemprotan atau penebaran air oleh Damkar DKI Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan kemudian apakah kemudian apa yang kita lakukan dalam kondisi seperti ini? seperti yang beberapa hari yang lalu dilakukan oleh Damkar dan sebagainya, mereka menggunakan alat-alatnya untuk menebar air untuk mengurangi ini,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pramono menegaskan, pemerintah tetap berupaya melakukan intervensi cuaca. Namun, pelaksanaan OMC harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekali lagi tentunya ini adalah keadaan given. Dan pemerintah DKI Jakarta tetap berusaha untuk bisa modifikasi cuaca. Tetapi sekali lagi, bisa modifikasi cuaca itu dalam kondisi ilmiahnya selama ada awannya pasti akan segera kami lakukan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
