<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Ungkap Pelajar Tewas Tertemper KRL Duri-Tangerang Sedang Bonceng Ayah</title><description>Pelajar berinisial DK (18) tewas setelah tertemper KRL di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper, Jakarta Barat. Polisi mengungkap korban saat kejadian tengah membonceng ayahnya menggunakan sepeda motor.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/20/338/3237292/polisi-ungkap-pelajar-tewas-tertemper-krl-duri-tangerang-sedang-bonceng-ayah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/20/338/3237292/polisi-ungkap-pelajar-tewas-tertemper-krl-duri-tangerang-sedang-bonceng-ayah"/><item><title>Polisi Ungkap Pelajar Tewas Tertemper KRL Duri-Tangerang Sedang Bonceng Ayah</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/20/338/3237292/polisi-ungkap-pelajar-tewas-tertemper-krl-duri-tangerang-sedang-bonceng-ayah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/20/338/3237292/polisi-ungkap-pelajar-tewas-tertemper-krl-duri-tangerang-sedang-bonceng-ayah</guid><pubDate>Kamis 20 Agustus 2026 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/20/338/3237292/krl_commuterline-F1c7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KRL Commuterline (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/20/338/3237292/krl_commuterline-F1c7_large.jpg</image><title>KRL Commuterline (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pelajar berinisial DK (18) tewas setelah tertemper KRL di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper, Jakarta Barat. Polisi mengungkap korban saat kejadian tengah membonceng ayahnya menggunakan sepeda motor.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Infonya ayah dan anak. Korban yang bonceng,&amp;rdquo; kata Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).&#13;
&#13;
Rihold belum merinci kondisi ayah korban. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut ditangani Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau keadaan korban sekarang belum monitor. Karena ditangani unit Laka Polres,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (20/8) sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, korban melintas dari arah utara menuju selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setibanya di dekat perlintasan kereta api Semanan Tembok Bolong Wilayah Kalideres Jakarta Barat, tertemper dengan kereta api atau KRL jurusan Tangerang, nomor lokomotif dan identitas masinis belum diketahui yang melaju dari samping kirinya,&amp;quot; ucap Joko.&#13;
&#13;
Kecelakaan tersebut tak terhindarkan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban mengalami luka pada bagian kepala, meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara). Jenazah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang,&amp;quot; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pelajar berinisial DK (18) tewas setelah tertemper KRL di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper, Jakarta Barat. Polisi mengungkap korban saat kejadian tengah membonceng ayahnya menggunakan sepeda motor.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Infonya ayah dan anak. Korban yang bonceng,&amp;rdquo; kata Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).&#13;
&#13;
Rihold belum merinci kondisi ayah korban. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut ditangani Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau keadaan korban sekarang belum monitor. Karena ditangani unit Laka Polres,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (20/8) sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, korban melintas dari arah utara menuju selatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setibanya di dekat perlintasan kereta api Semanan Tembok Bolong Wilayah Kalideres Jakarta Barat, tertemper dengan kereta api atau KRL jurusan Tangerang, nomor lokomotif dan identitas masinis belum diketahui yang melaju dari samping kirinya,&amp;quot; ucap Joko.&#13;
&#13;
Kecelakaan tersebut tak terhindarkan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban mengalami luka pada bagian kepala, meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara). Jenazah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang,&amp;quot; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
