<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Besar M5,8 Kembali Guncang Flores NTT Pagi Ini</title><description>Episenter gempa berada di darat pada koordinat 8,35° LS dan 120,63° BT atau sekitar 34 kilometer arah timur laut Ruteng, Manggarai, NTT.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/20/340/3237207/gempa-besar-m5-8-kembali-guncang-flores-ntt-pagi-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/20/340/3237207/gempa-besar-m5-8-kembali-guncang-flores-ntt-pagi-ini"/><item><title>Gempa Besar M5,8 Kembali Guncang Flores NTT Pagi Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/20/340/3237207/gempa-besar-m5-8-kembali-guncang-flores-ntt-pagi-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/20/340/3237207/gempa-besar-m5-8-kembali-guncang-flores-ntt-pagi-ini</guid><pubDate>Kamis 20 Agustus 2026 09:08 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/20/340/3237207/viral-g5vB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Besar M5,8 Kembali Guncang Flores NTT Pagi Ini</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/20/340/3237207/viral-g5vB_large.jpg</image><title>Gempa Besar M5,8 Kembali Guncang Flores NTT Pagi Ini</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). Gempa besar tersebut merupakan rangkaian susulan dari gempa M7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.&#13;
&#13;
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa M5,8 tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Episenter gempa berada di darat pada koordinat 8,35&amp;deg; LS dan 120,63&amp;deg; BT atau sekitar 34 kilometer arah timur laut Ruteng, Manggarai, NTT.&#13;
&#13;
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. &amp;ldquo;Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; kata Wijayanto, Kamis (20/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.&#13;
&#13;
Gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan masyarakat, intensitas V-VI MMI dirasakan di Kabupaten Manggarai, IV MMI di Kabupaten Nagekeo, III-IV MMI di Kabupaten Manggarai Barat, serta III MMI di Kabupaten Sikka.&#13;
&#13;
Pada intensitas V-VI MMI, getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan warga terkejut dan berlari keluar rumah, sementara sejumlah kerusakan ringan seperti plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak dapat terjadi.&#13;
&#13;
Wijayanto menjelaskan gempa M5,8 tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores pada 15 Agustus 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga tanggal 20 Agustus 2026, pukul 06.00.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3.422 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan demikian, gempa M5,8 yang terjadi Kamis pagi menambah rangkaian aktivitas gempa susulan yang masih berlangsung di wilayah Flores.&#13;
&#13;
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.&#13;
&#13;
Wijayanto juga meminta masyarakat memastikan informasi mengenai gempa dan potensi tsunami hanya diperoleh dari kanal resmi BMKG.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
BMKG akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di Flores dan menyampaikan informasi resmi apabila terdapat perkembangan terbaru.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). Gempa besar tersebut merupakan rangkaian susulan dari gempa M7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.&#13;
&#13;
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa M5,8 tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Episenter gempa berada di darat pada koordinat 8,35&amp;deg; LS dan 120,63&amp;deg; BT atau sekitar 34 kilometer arah timur laut Ruteng, Manggarai, NTT.&#13;
&#13;
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. &amp;ldquo;Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; kata Wijayanto, Kamis (20/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.&#13;
&#13;
Gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan masyarakat, intensitas V-VI MMI dirasakan di Kabupaten Manggarai, IV MMI di Kabupaten Nagekeo, III-IV MMI di Kabupaten Manggarai Barat, serta III MMI di Kabupaten Sikka.&#13;
&#13;
Pada intensitas V-VI MMI, getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan warga terkejut dan berlari keluar rumah, sementara sejumlah kerusakan ringan seperti plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak dapat terjadi.&#13;
&#13;
Wijayanto menjelaskan gempa M5,8 tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores pada 15 Agustus 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga tanggal 20 Agustus 2026, pukul 06.00.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3.422 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan demikian, gempa M5,8 yang terjadi Kamis pagi menambah rangkaian aktivitas gempa susulan yang masih berlangsung di wilayah Flores.&#13;
&#13;
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.&#13;
&#13;
Wijayanto juga meminta masyarakat memastikan informasi mengenai gempa dan potensi tsunami hanya diperoleh dari kanal resmi BMKG.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
BMKG akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di Flores dan menyampaikan informasi resmi apabila terdapat perkembangan terbaru.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
