<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang di Purwokerto dan Jakarta</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis 20 Agustus 2026. Salah satu yang terjaring ialah Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/21/337/3237422/ott-rektor-unsoed-kpk-tangkap-14-orang-di-purwokerto-dan-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/21/337/3237422/ott-rektor-unsoed-kpk-tangkap-14-orang-di-purwokerto-dan-jakarta"/><item><title>OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang di Purwokerto dan Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/21/337/3237422/ott-rektor-unsoed-kpk-tangkap-14-orang-di-purwokerto-dan-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/21/337/3237422/ott-rektor-unsoed-kpk-tangkap-14-orang-di-purwokerto-dan-jakarta</guid><pubDate>Jum'at 21 Agustus 2026 08:56 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/21/337/3237422/jubir_kpk-jHzA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir KPK Budi Prasetyo (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/21/337/3237422/jubir_kpk-jHzA_large.jpg</image><title>Jubir KPK Budi Prasetyo (Foto: Nur Khabibi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis 20 Agustus 2026. Salah satu yang terjaring ialah Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq.&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, dalam rangkaian operasi senyap itu sebanyak 14 orang diamankan. &amp;quot;12 orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta pada Kamis (20/8). Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed,&amp;quot; kata Budi, Jumat (21/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, dari 12 orang yang ditangkap di Banyumas, kemudian tujuh di antaranya diangkut ke Gedung Merah Putih KPK setelah menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas. Sementara, dua orang yang tertangkap di Jakarta langsung digiring ke kantor Lembaga Antirasuah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah sembilan orang,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Budi menyebutkan, OTT ini terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara terkait penerimaan mahasiswa baru. Dalam operasi senyap tersebut, turut diamankan barang bukti uang tunai senilai ratusan juta rupiah.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis 20 Agustus 2026. Salah satu yang terjaring ialah Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq.&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, dalam rangkaian operasi senyap itu sebanyak 14 orang diamankan. &amp;quot;12 orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta pada Kamis (20/8). Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed,&amp;quot; kata Budi, Jumat (21/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, dari 12 orang yang ditangkap di Banyumas, kemudian tujuh di antaranya diangkut ke Gedung Merah Putih KPK setelah menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas. Sementara, dua orang yang tertangkap di Jakarta langsung digiring ke kantor Lembaga Antirasuah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah sembilan orang,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Budi menyebutkan, OTT ini terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara terkait penerimaan mahasiswa baru. Dalam operasi senyap tersebut, turut diamankan barang bukti uang tunai senilai ratusan juta rupiah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
