<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penanganan Karhutla Kalbar, Prabowo Instruksikan Pengerahan 3 Batalyon TNI dan 6 Helikopter Water Bombing</title><description>Penambahan personel TNI akan diterjunkan mulai Minggu, 23 Agustus pagi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/22/337/3237688/penanganan-karhutla-kalbar-prabowo-instruksikan-pengerahan-3-batalyon-tni-dan-6-helikopter-water-bombing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/22/337/3237688/penanganan-karhutla-kalbar-prabowo-instruksikan-pengerahan-3-batalyon-tni-dan-6-helikopter-water-bombing"/><item><title>Penanganan Karhutla Kalbar, Prabowo Instruksikan Pengerahan 3 Batalyon TNI dan 6 Helikopter Water Bombing</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/22/337/3237688/penanganan-karhutla-kalbar-prabowo-instruksikan-pengerahan-3-batalyon-tni-dan-6-helikopter-water-bombing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/22/337/3237688/penanganan-karhutla-kalbar-prabowo-instruksikan-pengerahan-3-batalyon-tni-dan-6-helikopter-water-bombing</guid><pubDate>Sabtu 22 Agustus 2026 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/22/337/3237688/prabowo_ratas_karhutla-oSmZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo memimpin ratas penanganan karhutla di Kalimantan Barat, 22 Agustus 2026. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/22/337/3237688/prabowo_ratas_karhutla-oSmZ_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo memimpin ratas penanganan karhutla di Kalimantan Barat, 22 Agustus 2026. </title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat singkat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (22/8/2026). Dalam rapat tersebut, Presiden menginstruksikan sejumlah langkah untuk memperkuat penanganan karhutla yang terjadi di Kalbar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Presiden Prabowo menerima laporan terkini mengenai situasi karhutla serta menegaskan pentingnya penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan langsung di lapangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Presiden juga menekankan agar Pemerintah Daerah tegas dalam menerapkan aturan di wilayahnya, sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang,&amp;quot; tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet, Sabtu (22/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu langkah yang diinstruksikan Prabowo yakni penambahan sekitar 1.500 personel TNI untuk membantu penanganan karhutla. Personel tersebut akan didatangkan dari luar Kalimantan dan mulai diterjunkan pada Minggu (23/8/2026) pagi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Penambahan 3 batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan yang akan didatangkan mulai Sabtu hingga Minggu pagi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo juga meminta personel aparat di darat untuk memperkuat upaya pemadaman titik-titik api yang masih muncul di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain pengerahan personel, pemerintah juga akan menambah dukungan udara melalui enam helikopter besar untuk operasi water bombing. Helikopter tersebut dijadwalkan tiba pada Sabtu sore untuk memperkuat pemadaman karhutla di Kalimantan Barat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Penambahan 6 helikopter besar water bombing yang dijadwalkan tiba pada sore hari untuk memperkuat upaya pemadaman,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo selanjutnya meminta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) diperbanyak untuk mendukung penanganan karhutla. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan potensi hujan yang diperkirakan terjadi di Kalimantan Barat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, pengendalian karhutla di lahan gambut juga menjadi perhatian. Pemerintah diminta memperbanyak peralatan untuk pemadaman dan pengendalian titik panas yang berada di bawah permukaan tanah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Memperbanyak dan menambah alat pipanisasi dan pompa air, khususnya pada lahan-lahan gambut sehingga meredam titik panas bawah tanah,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat singkat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (22/8/2026). Dalam rapat tersebut, Presiden menginstruksikan sejumlah langkah untuk memperkuat penanganan karhutla yang terjadi di Kalbar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Presiden Prabowo menerima laporan terkini mengenai situasi karhutla serta menegaskan pentingnya penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan langsung di lapangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Presiden juga menekankan agar Pemerintah Daerah tegas dalam menerapkan aturan di wilayahnya, sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang,&amp;quot; tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet, Sabtu (22/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu langkah yang diinstruksikan Prabowo yakni penambahan sekitar 1.500 personel TNI untuk membantu penanganan karhutla. Personel tersebut akan didatangkan dari luar Kalimantan dan mulai diterjunkan pada Minggu (23/8/2026) pagi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Penambahan 3 batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan yang akan didatangkan mulai Sabtu hingga Minggu pagi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo juga meminta personel aparat di darat untuk memperkuat upaya pemadaman titik-titik api yang masih muncul di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain pengerahan personel, pemerintah juga akan menambah dukungan udara melalui enam helikopter besar untuk operasi water bombing. Helikopter tersebut dijadwalkan tiba pada Sabtu sore untuk memperkuat pemadaman karhutla di Kalimantan Barat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Penambahan 6 helikopter besar water bombing yang dijadwalkan tiba pada sore hari untuk memperkuat upaya pemadaman,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo selanjutnya meminta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) diperbanyak untuk mendukung penanganan karhutla. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan potensi hujan yang diperkirakan terjadi di Kalimantan Barat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, pengendalian karhutla di lahan gambut juga menjadi perhatian. Pemerintah diminta memperbanyak peralatan untuk pemadaman dan pengendalian titik panas yang berada di bawah permukaan tanah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Memperbanyak dan menambah alat pipanisasi dan pompa air, khususnya pada lahan-lahan gambut sehingga meredam titik panas bawah tanah,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
