<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemadaman Karhutla di Kalteng Terkendala karena Sumber Air Mulai Mengering</title><description>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap kendala dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Sejumlah titik api berada jauh dari sumber air, sementara sumber air yang digunakan untuk pemadaman mulai mengering.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/23/337/3237848/pemadaman-karhutla-di-kalteng-terkendala-karena-sumber-air-mulai-mengering</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/23/337/3237848/pemadaman-karhutla-di-kalteng-terkendala-karena-sumber-air-mulai-mengering"/><item><title>Pemadaman Karhutla di Kalteng Terkendala karena Sumber Air Mulai Mengering</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/23/337/3237848/pemadaman-karhutla-di-kalteng-terkendala-karena-sumber-air-mulai-mengering</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/23/337/3237848/pemadaman-karhutla-di-kalteng-terkendala-karena-sumber-air-mulai-mengering</guid><pubDate>Minggu 23 Agustus 2026 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/23/337/3237848/kebakaran_hutan_dan_lahan-O9ky_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran Hutan dan Lahan (foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/23/337/3237848/kebakaran_hutan_dan_lahan-O9ky_large.jpg</image><title>Kebakaran Hutan dan Lahan (foto: BNPB)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap kendala dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Sejumlah titik api berada jauh dari sumber air, sementara sumber air yang digunakan untuk pemadaman mulai mengering.&#13;
&#13;
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi tim di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dapat kami sampaikan bahwa beberapa titik api jauh dari sumber air, dan sumber air yang digunakan untuk pemadaman mulai mengering,&amp;quot; kata Berton, Minggu (23/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim darat membangun sudetan kanal dari Sungai Kahayan. Penyekatan juga dilakukan untuk mencegah api meluas ke wilayah Kecamatan Jiberan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini tim darat membuat sudetan kanal dari Sungai Kahayan sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 4 meter dan dalam 2 meter yang berfungsi untuk mengalirkan sumber air bagi satgas darat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan pemantauan satelit, terdapat 2.479 titik panas (hotspot) di wilayah Kalteng dengan tingkat kepercayaan medium hingga tinggi. Sementara luas indikatif lahan terbakar mencapai 7.634 hektare.&#13;
&#13;
Dalam operasi darat penanganan karhutla, sebanyak 10.700 personel dikerahkan. Mereka terdiri atas unsur TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, BPBD, pihak swasta, serta unsur terkait lainnya.&#13;
&#13;
Pemantauan dan penanganan karhutla juga dilakukan melalui operasi udara. BNPB menyiapkan 10 pesawat untuk mendukung operasi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk operasi udara, terdapat 10 pesawat yang terdiri dari untuk patroli udara 3 unit, di mana 1 heli Bell, 1 Caravan berfungsi untuk patroli dan OMC, dan penambahan 1 patroli. Untuk water bombing ada 7 unit, 1 unit existing saat ini dan akan penambahan 1 unit lagi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap kendala dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Sejumlah titik api berada jauh dari sumber air, sementara sumber air yang digunakan untuk pemadaman mulai mengering.&#13;
&#13;
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi tim di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dapat kami sampaikan bahwa beberapa titik api jauh dari sumber air, dan sumber air yang digunakan untuk pemadaman mulai mengering,&amp;quot; kata Berton, Minggu (23/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim darat membangun sudetan kanal dari Sungai Kahayan. Penyekatan juga dilakukan untuk mencegah api meluas ke wilayah Kecamatan Jiberan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini tim darat membuat sudetan kanal dari Sungai Kahayan sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 4 meter dan dalam 2 meter yang berfungsi untuk mengalirkan sumber air bagi satgas darat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan pemantauan satelit, terdapat 2.479 titik panas (hotspot) di wilayah Kalteng dengan tingkat kepercayaan medium hingga tinggi. Sementara luas indikatif lahan terbakar mencapai 7.634 hektare.&#13;
&#13;
Dalam operasi darat penanganan karhutla, sebanyak 10.700 personel dikerahkan. Mereka terdiri atas unsur TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, BPBD, pihak swasta, serta unsur terkait lainnya.&#13;
&#13;
Pemantauan dan penanganan karhutla juga dilakukan melalui operasi udara. BNPB menyiapkan 10 pesawat untuk mendukung operasi tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk operasi udara, terdapat 10 pesawat yang terdiri dari untuk patroli udara 3 unit, di mana 1 heli Bell, 1 Caravan berfungsi untuk patroli dan OMC, dan penambahan 1 patroli. Untuk water bombing ada 7 unit, 1 unit existing saat ini dan akan penambahan 1 unit lagi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
