<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Instruksikan Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan</title><description>Pemerintah kembali bergerak cepat menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak bencana. Pada Senin pagi, 24 Agustus 2026, pukul 04.30 WIB, sebanyak enam pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) diberangkatkan untuk membawa bantuan logistik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3237904/prabowo-instruksikan-kembali-kirim-bantuan-ke-ntt-dan-kalimantan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3237904/prabowo-instruksikan-kembali-kirim-bantuan-ke-ntt-dan-kalimantan"/><item><title>Prabowo Instruksikan Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3237904/prabowo-instruksikan-kembali-kirim-bantuan-ke-ntt-dan-kalimantan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3237904/prabowo-instruksikan-kembali-kirim-bantuan-ke-ntt-dan-kalimantan</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2026 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/24/337/3237904/presiden_prabowo_subianto-CHNo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/24/337/3237904/presiden_prabowo_subianto-CHNo_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemerintah kembali bergerak cepat menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak bencana. Pada Senin pagi, 24 Agustus 2026, pukul 04.30 WIB, sebanyak enam pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) diberangkatkan untuk membawa bantuan logistik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.&#13;
&#13;
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa tiga pesawat diterbangkan menuju NTT, dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere. Pesawat-pesawat tersebut membawa total 31 ton logistik siap makan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;3 pesawat menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), masing-masing dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere, membawa 31 ton logistik siap makan, berupa biskuit, wafer, protein bar, roti, berbagai kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak,&amp;rdquo; ujar Seskab Teddy.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada saat yang sama, tiga pesawat TNI AU lainnya diterbangkan menuju Kalimantan dengan tujuan Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin. Ketiga pesawat tersebut membawa 500 unit mesin pompa air untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan lahan gambut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara itu, 3 pesawat menuju Kalimantan, masing-masing ke Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin, membawa 500 unit mesin pompa air yang merupakan bagian dari 2.000 unit mesin pompa yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dan permintaan para gubernur di Kalimantan,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setiap mesin pompa air dilengkapi dengan selang atau pipa sepanjang satu kilometer. Peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung petugas menjangkau sumber air dan memperkuat upaya pemadaman kebakaran, terutama di kawasan lahan gambut yang membutuhkan penanganan intensif.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar seluruh proses penanganan bencana dilaksanakan secara cepat dan terpadu. Kepala Negara juga meminta seluruh unsur terkait memastikan bantuan yang dikirim pemerintah benar-benar tiba dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Arahan Presiden Prabowo sangat jelas, penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu, serta setiap unsur harus pastikan bantuan logistik benar-benar sampai dan diterima masyarakat yang membutuhkan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Pengiriman bantuan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat yang menghadapi situasi bencana. Dukungan logistik dan peralatan akan terus disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemerintah memastikan masyarakat terdampak tidak berjalan sendiri. Kita hadir dan membersamai mereka,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemerintah kembali bergerak cepat menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak bencana. Pada Senin pagi, 24 Agustus 2026, pukul 04.30 WIB, sebanyak enam pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) diberangkatkan untuk membawa bantuan logistik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.&#13;
&#13;
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa tiga pesawat diterbangkan menuju NTT, dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere. Pesawat-pesawat tersebut membawa total 31 ton logistik siap makan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;3 pesawat menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), masing-masing dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere, membawa 31 ton logistik siap makan, berupa biskuit, wafer, protein bar, roti, berbagai kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak,&amp;rdquo; ujar Seskab Teddy.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada saat yang sama, tiga pesawat TNI AU lainnya diterbangkan menuju Kalimantan dengan tujuan Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin. Ketiga pesawat tersebut membawa 500 unit mesin pompa air untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan lahan gambut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara itu, 3 pesawat menuju Kalimantan, masing-masing ke Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin, membawa 500 unit mesin pompa air yang merupakan bagian dari 2.000 unit mesin pompa yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dan permintaan para gubernur di Kalimantan,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setiap mesin pompa air dilengkapi dengan selang atau pipa sepanjang satu kilometer. Peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung petugas menjangkau sumber air dan memperkuat upaya pemadaman kebakaran, terutama di kawasan lahan gambut yang membutuhkan penanganan intensif.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar seluruh proses penanganan bencana dilaksanakan secara cepat dan terpadu. Kepala Negara juga meminta seluruh unsur terkait memastikan bantuan yang dikirim pemerintah benar-benar tiba dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Arahan Presiden Prabowo sangat jelas, penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu, serta setiap unsur harus pastikan bantuan logistik benar-benar sampai dan diterima masyarakat yang membutuhkan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Pengiriman bantuan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat yang menghadapi situasi bencana. Dukungan logistik dan peralatan akan terus disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemerintah memastikan masyarakat terdampak tidak berjalan sendiri. Kita hadir dan membersamai mereka,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
