<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>17 Tersangka Karhutla Ditahan di Sumsel, Polisi Libatkan Kades hingga Bhabinkamtibmas untuk Pencegahan</title><description>Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah menahan 17 tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang penanganan musim kemarau 2026. Selain penegakan hukum, kepolisian juga mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3238048/17-tersangka-karhutla-ditahan-di-sumsel-polisi-libatkan-kades-hingga-bhabinkamtibmas-untuk-pencegahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3238048/17-tersangka-karhutla-ditahan-di-sumsel-polisi-libatkan-kades-hingga-bhabinkamtibmas-untuk-pencegahan"/><item><title>17 Tersangka Karhutla Ditahan di Sumsel, Polisi Libatkan Kades hingga Bhabinkamtibmas untuk Pencegahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3238048/17-tersangka-karhutla-ditahan-di-sumsel-polisi-libatkan-kades-hingga-bhabinkamtibmas-untuk-pencegahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3238048/17-tersangka-karhutla-ditahan-di-sumsel-polisi-libatkan-kades-hingga-bhabinkamtibmas-untuk-pencegahan</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2026 20:50 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/24/337/3238048/polda_sumsel-VXxk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho (Foto: Dok/Yuwantoro Winduajie)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/24/337/3238048/polda_sumsel-VXxk_large.jpg</image><title>Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho (Foto: Dok/Yuwantoro Winduajie)</title></images><description>PALEMBANG - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah menahan 17 tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang penanganan musim kemarau 2026. Selain penegakan hukum, kepolisian juga mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dalam Rapat Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan Tahun 2026 yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Ruang VIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Senin (24/8/2026).&#13;
&#13;
Dalam paparannya, Sandi menjelaskan antisipasi karhutla telah dilakukan sejak awal tahun mengingat kebakaran hutan dan lahan merupakan siklus yang berulang setiap tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena Karhutla ini merupakan siklus yang terjadi setiap tahunnya, kami sudah mempersiapkan hal ini mulai dari awal tahun, Bapak Presiden. Pada bulan Februari yang lalu, Bapak Kapolri bahkan hadir mengecek langsung kesiapsiagaan Karhutla sekaligus apel Kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan,&amp;quot; kata Sandi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut dia, upaya pencegahan dilakukan dengan menggandeng Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kepala desa untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Langkah tersebut diperkuat dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang menjadi pedoman aparat di lapangan.&#13;
&#13;
Selain itu, Polda Sumsel juga berkolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan kebakaran maupun upaya rehabilitasi pascakejadian. Di sisi lain, aparat tetap melakukan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan. Hingga saat ini, Polda Sumsel telah menangani 15 laporan polisi terkait kasus karhutla.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan kegiatan yang sudah kami pantau, saat ini kami telah menangani kasus sebanyak 15 Laporan Polisi (LP). Selama kejadian di kewilayahan, kami juga sudah menahan 17 tersangka. Mudah-mudahan penindakan ini menjadi shock therapy (efek jera) sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat agar tidak terjadi lagi pembakaran hutan di wilayah Sumsel,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Rapat tersebut turut dihadiri Mendagri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel yang dipimpin Gubernur Herman Deru.&#13;
&#13;
Usai rapat, Kabid Humas Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesuai arahan Bapak Kapolda dalam rapat bersama Bapak Presiden hari ini, penanganan Karhutla yang komprehensif membutuhkan kesadaran kolektif. Penegakan hukum adalah langkah terakhir; yang paling utama adalah pencegahan. Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak membakar lahan dengan alasan apa pun, dan segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek setempat jika melihat titik api,&amp;quot; kata Kabid Humas.&#13;
&#13;
Pemerintah dan aparat berharap pendekatan yang menggabungkan pencegahan, edukasi, kolaborasi lintas instansi, serta penegakan hukum dapat menekan kasus karhutla di Sumsel selama musim kemarau tahun ini.&#13;
</description><content:encoded>PALEMBANG - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah menahan 17 tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang penanganan musim kemarau 2026. Selain penegakan hukum, kepolisian juga mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dalam Rapat Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan Tahun 2026 yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Ruang VIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Senin (24/8/2026).&#13;
&#13;
Dalam paparannya, Sandi menjelaskan antisipasi karhutla telah dilakukan sejak awal tahun mengingat kebakaran hutan dan lahan merupakan siklus yang berulang setiap tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena Karhutla ini merupakan siklus yang terjadi setiap tahunnya, kami sudah mempersiapkan hal ini mulai dari awal tahun, Bapak Presiden. Pada bulan Februari yang lalu, Bapak Kapolri bahkan hadir mengecek langsung kesiapsiagaan Karhutla sekaligus apel Kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan,&amp;quot; kata Sandi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut dia, upaya pencegahan dilakukan dengan menggandeng Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kepala desa untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Langkah tersebut diperkuat dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang menjadi pedoman aparat di lapangan.&#13;
&#13;
Selain itu, Polda Sumsel juga berkolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan kebakaran maupun upaya rehabilitasi pascakejadian. Di sisi lain, aparat tetap melakukan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan. Hingga saat ini, Polda Sumsel telah menangani 15 laporan polisi terkait kasus karhutla.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan kegiatan yang sudah kami pantau, saat ini kami telah menangani kasus sebanyak 15 Laporan Polisi (LP). Selama kejadian di kewilayahan, kami juga sudah menahan 17 tersangka. Mudah-mudahan penindakan ini menjadi shock therapy (efek jera) sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat agar tidak terjadi lagi pembakaran hutan di wilayah Sumsel,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Rapat tersebut turut dihadiri Mendagri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel yang dipimpin Gubernur Herman Deru.&#13;
&#13;
Usai rapat, Kabid Humas Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesuai arahan Bapak Kapolda dalam rapat bersama Bapak Presiden hari ini, penanganan Karhutla yang komprehensif membutuhkan kesadaran kolektif. Penegakan hukum adalah langkah terakhir; yang paling utama adalah pencegahan. Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak membakar lahan dengan alasan apa pun, dan segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek setempat jika melihat titik api,&amp;quot; kata Kabid Humas.&#13;
&#13;
Pemerintah dan aparat berharap pendekatan yang menggabungkan pencegahan, edukasi, kolaborasi lintas instansi, serta penegakan hukum dapat menekan kasus karhutla di Sumsel selama musim kemarau tahun ini.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
