<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M6,1 Guncang Maluku, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami</title><description>Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,1 (sebelum dimutakhirkan M6,2) mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Barat Daya, pada Senin (24/8/2026) pukul 21.10 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3238079/gempa-m6-1-guncang-maluku-bmkg-pastikan-tak-berpotensi-tsunami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3238079/gempa-m6-1-guncang-maluku-bmkg-pastikan-tak-berpotensi-tsunami"/><item><title>Gempa M6,1 Guncang Maluku, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3238079/gempa-m6-1-guncang-maluku-bmkg-pastikan-tak-berpotensi-tsunami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/24/337/3238079/gempa-m6-1-guncang-maluku-bmkg-pastikan-tak-berpotensi-tsunami</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2026 22:28 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/24/337/3238079/gempa-YDga_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/24/337/3238079/gempa-YDga_large.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,1 (sebelum dimutakhirkan M6,2) mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Barat Daya, pada Senin (24/8/2026) pukul 21.10 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada di laut pada koordinat 6,68 derajat Lintang Selatan dan 127,51 derajat Bujur Timur, atau sekitar 166 kilometer barat laut Maluku Barat Daya. Gempa terjadi pada kedalaman 39 kilometer.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas penyesaran di dasar Laut Banda. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).&#13;
&#13;
Guncangan gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di Kepulauan Romang dan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya. Pada skala ini, getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah pada siang hari.&#13;
&#13;
Hingga pukul 21.26 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.&#13;
&#13;
Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa. BMKG menyatakan akan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan dan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat maupun pemangku kepentingan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,1 (sebelum dimutakhirkan M6,2) mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Barat Daya, pada Senin (24/8/2026) pukul 21.10 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.&#13;
&#13;
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada di laut pada koordinat 6,68 derajat Lintang Selatan dan 127,51 derajat Bujur Timur, atau sekitar 166 kilometer barat laut Maluku Barat Daya. Gempa terjadi pada kedalaman 39 kilometer.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas penyesaran di dasar Laut Banda. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).&#13;
&#13;
Guncangan gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di Kepulauan Romang dan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya. Pada skala ini, getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah pada siang hari.&#13;
&#13;
Hingga pukul 21.26 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.&#13;
&#13;
Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa. BMKG menyatakan akan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan dan menyampaikan pembaruan informasi kepada masyarakat maupun pemangku kepentingan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
