<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Kebakaran Tebet, Pemilik Kos Ternyata Tak Pernah Lapor Data Penghuni</title><description>Saat ini, kasus kebakaran yang menelan empat korban jiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/24/338/3237934/tragedi-kebakaran-tebet-pemilik-kos-ternyata-tak-pernah-lapor-data-penghuni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/24/338/3237934/tragedi-kebakaran-tebet-pemilik-kos-ternyata-tak-pernah-lapor-data-penghuni"/><item><title>Tragedi Kebakaran Tebet, Pemilik Kos Ternyata Tak Pernah Lapor Data Penghuni</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/24/338/3237934/tragedi-kebakaran-tebet-pemilik-kos-ternyata-tak-pernah-lapor-data-penghuni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/24/338/3237934/tragedi-kebakaran-tebet-pemilik-kos-ternyata-tak-pernah-lapor-data-penghuni</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2026 11:14 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/24/338/3237934/viral-cbjZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua RT 06, Menteng Dalam, Tebet, Walid</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/24/338/3237934/viral-cbjZ_large.jpg</image><title>Ketua RT 06, Menteng Dalam, Tebet, Walid</title></images><description>JAKARTA - Identitas penghuni kos yang menjadi salah satu korban kebakaran di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, sempat menyulitkan pengurus lingkungan. Pasalnya, pemilik rumah diketahui sangat tertutup terkait data penghuni kos miliknya.&#13;
&#13;
Ketua RT 06, RW 09, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Walid (35) mengatakan, &amp;nbsp;bahwa selama ini dirinya tidak memegang data pasti siapa saja yang tinggal di kos-kosan sembilan pintu tersebut. Padahal, usaha kos-kosan itu sudah berdiri sejak tahun 2011 silam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang nge-kost kita kurang tahu, soalnya yang nge-kost tuh enggak pernah lapor ke RT. Dan yang pemilik juga pun enggak pernah ngasih tahu yang nge-kost ada berapa orang,&amp;quot; ujar Walid di lokasi pada Senin (24/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, Walid mengaku sudah berulang kali meminta data penghuni demi ketertiban lingkungan. Namun, permintaan tersebut tidak pernah diindahkan oleh pemilik rumah hingga musibah kebakaran ini terjadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya selaku RT juga enggak tahu. Saya pernah minta datanya enggak pernah dikasih,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, meskipun pemilik rumah dikenal sebagai sosok yang baik, namun yang bersangkutan cenderung tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga sekitar, termasuk dalam kegiatan lingkungan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Tapi enggak pernah berbaur (dengan warga). Kalau membantu apa gitu, saya belum pernah melihat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara terkait perizinan usaha seperti kedai kopi dan fotokopi yang ada di bangunan tersebut, pihak RT juga mengaku belum menerima laporan resmi sejak dirinya menjabat dua tahun lalu.&#13;
&#13;
Saat ini, kasus kebakaran yang menelan empat korban jiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Identitas penghuni kos yang menjadi salah satu korban kebakaran di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, sempat menyulitkan pengurus lingkungan. Pasalnya, pemilik rumah diketahui sangat tertutup terkait data penghuni kos miliknya.&#13;
&#13;
Ketua RT 06, RW 09, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Walid (35) mengatakan, &amp;nbsp;bahwa selama ini dirinya tidak memegang data pasti siapa saja yang tinggal di kos-kosan sembilan pintu tersebut. Padahal, usaha kos-kosan itu sudah berdiri sejak tahun 2011 silam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang nge-kost kita kurang tahu, soalnya yang nge-kost tuh enggak pernah lapor ke RT. Dan yang pemilik juga pun enggak pernah ngasih tahu yang nge-kost ada berapa orang,&amp;quot; ujar Walid di lokasi pada Senin (24/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, Walid mengaku sudah berulang kali meminta data penghuni demi ketertiban lingkungan. Namun, permintaan tersebut tidak pernah diindahkan oleh pemilik rumah hingga musibah kebakaran ini terjadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya selaku RT juga enggak tahu. Saya pernah minta datanya enggak pernah dikasih,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, meskipun pemilik rumah dikenal sebagai sosok yang baik, namun yang bersangkutan cenderung tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga sekitar, termasuk dalam kegiatan lingkungan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;lsquo;&amp;rsquo;Tapi enggak pernah berbaur (dengan warga). Kalau membantu apa gitu, saya belum pernah melihat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara terkait perizinan usaha seperti kedai kopi dan fotokopi yang ada di bangunan tersebut, pihak RT juga mengaku belum menerima laporan resmi sejak dirinya menjabat dua tahun lalu.&#13;
&#13;
Saat ini, kasus kebakaran yang menelan empat korban jiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
