<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Momen Polisi Temukan Golok di Tengah Kerumunan Massa Aksi DPR</title><description>Aparat kepolisian menemukan senjata tajam yang diduga berupa golok di tengah kerumunan massa aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Temuan tersebut terjadi saat demonstrasi yang diikuti berbagai elemen masyarakat berlangsung di kawasan parlemen.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238571/momen-polisi-temukan-golok-di-tengah-kerumunan-massa-aksi-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238571/momen-polisi-temukan-golok-di-tengah-kerumunan-massa-aksi-dpr"/><item><title>Momen Polisi Temukan Golok di Tengah Kerumunan Massa Aksi DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238571/momen-polisi-temukan-golok-di-tengah-kerumunan-massa-aksi-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238571/momen-polisi-temukan-golok-di-tengah-kerumunan-massa-aksi-dpr</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2026 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/27/337/3238571/polisi_sita_golok_di_tengah_massa_aksi_di_dpr-rEHV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi sita golok di tengah massa aksi di DPR (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/27/337/3238571/polisi_sita_golok_di_tengah_massa_aksi_di_dpr-rEHV_large.jpg</image><title>Polisi sita golok di tengah massa aksi di DPR (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Aparat kepolisian menemukan senjata tajam yang diduga berupa golok di tengah kerumunan massa aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Temuan tersebut terjadi saat demonstrasi yang diikuti berbagai elemen masyarakat berlangsung di kawasan parlemen.&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan di lokasi, seorang pria diamankan polisi setelah diduga membawa senjata tajam. Pria tersebut sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum kemudian dibawa petugas. Situasi juga sempat ricuh.&#13;
&#13;
Kericuhan terjadi ketika sejumlah anggota DPR hendak kembali ke gedung parlemen setelah menemui massa aksi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Polisi kemudian memperlihatkan barang bukti berupa benda yang diduga golok dan dibalut kardus.&#13;
&#13;
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengatakan tidak ada peserta aksi yang ditahan terkait jalannya demonstrasi.&#13;
&#13;
Namun, polisi mengamankan beberapa orang yang diduga membawa senjata tajam serta terlibat dalam aksi pencopetan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ndak, kecuali tadi ada beberapa yang membawa senjata tajam dan ada yang melakukan copet,&amp;quot; kata Reynold.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ditanya mengenai identitas orang-orang yang diamankan, Reynold mengatakan polisi masih melakukan pendalaman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedang diproses, dibawa langsung tadi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Aksi di depan Gedung DPR RI pada Kamis pagi diikuti Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang menyuarakan tuntutan pemberantasan korupsi. Massa juga mendesak DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta menerapkan hukuman mati bagi koruptor.&#13;
&#13;
Selain AMPB, sejumlah pengemudi ojek online terlihat bergabung dalam kerumunan massa. Meski sempat terjadi kepadatan di area depan gerbang parlemen, situasi aksi secara umum berlangsung kondusif dengan pengamanan dari aparat kepolisian.&#13;
&#13;
Usai bertemu pimpinan DPR RI, massa AMPB kemudian membubarkan diri secara tertib pada siang hari. Polisi memastikan demonstrasi berlangsung aman hingga massa meninggalkan lokasi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Aparat kepolisian menemukan senjata tajam yang diduga berupa golok di tengah kerumunan massa aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Temuan tersebut terjadi saat demonstrasi yang diikuti berbagai elemen masyarakat berlangsung di kawasan parlemen.&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan di lokasi, seorang pria diamankan polisi setelah diduga membawa senjata tajam. Pria tersebut sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum kemudian dibawa petugas. Situasi juga sempat ricuh.&#13;
&#13;
Kericuhan terjadi ketika sejumlah anggota DPR hendak kembali ke gedung parlemen setelah menemui massa aksi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Polisi kemudian memperlihatkan barang bukti berupa benda yang diduga golok dan dibalut kardus.&#13;
&#13;
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengatakan tidak ada peserta aksi yang ditahan terkait jalannya demonstrasi.&#13;
&#13;
Namun, polisi mengamankan beberapa orang yang diduga membawa senjata tajam serta terlibat dalam aksi pencopetan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ndak, kecuali tadi ada beberapa yang membawa senjata tajam dan ada yang melakukan copet,&amp;quot; kata Reynold.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ditanya mengenai identitas orang-orang yang diamankan, Reynold mengatakan polisi masih melakukan pendalaman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sedang diproses, dibawa langsung tadi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Aksi di depan Gedung DPR RI pada Kamis pagi diikuti Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang menyuarakan tuntutan pemberantasan korupsi. Massa juga mendesak DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta menerapkan hukuman mati bagi koruptor.&#13;
&#13;
Selain AMPB, sejumlah pengemudi ojek online terlihat bergabung dalam kerumunan massa. Meski sempat terjadi kepadatan di area depan gerbang parlemen, situasi aksi secara umum berlangsung kondusif dengan pengamanan dari aparat kepolisian.&#13;
&#13;
Usai bertemu pimpinan DPR RI, massa AMPB kemudian membubarkan diri secara tertib pada siang hari. Polisi memastikan demonstrasi berlangsung aman hingga massa meninggalkan lokasi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
