<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Situasi di Depan DPR Memanas, Polisi Imbau Massa Jaga Kondusivitas</title><description>Polisi mengimbau massa aksi yang berada di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, agar menjaga kondusivitas. Imbauan disampaikan saat situasi unjuk rasa mulai memanas pada Kamis (27/8/2026) sore.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238617/situasi-di-depan-dpr-memanas-polisi-imbau-massa-jaga-kondusivitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238617/situasi-di-depan-dpr-memanas-polisi-imbau-massa-jaga-kondusivitas"/><item><title>Situasi di Depan DPR Memanas, Polisi Imbau Massa Jaga Kondusivitas</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238617/situasi-di-depan-dpr-memanas-polisi-imbau-massa-jaga-kondusivitas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238617/situasi-di-depan-dpr-memanas-polisi-imbau-massa-jaga-kondusivitas</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2026 18:16 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/27/337/3238617/polisi_di_dalam_gedung_dpr-56oL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi di dalam gedung DPR (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/27/337/3238617/polisi_di_dalam_gedung_dpr-56oL_large.jpg</image><title>Polisi di dalam gedung DPR (Foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi mengimbau massa aksi yang berada di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, agar menjaga kondusivitas. Imbauan disampaikan saat situasi unjuk rasa mulai memanas pada Kamis (27/8/2026) sore.&#13;
&#13;
Imbauan tersebut disampaikan polisi melalui pengeras suara dari mobil Raisa yang berada di sekitar lokasi aksi.&#13;
&#13;
Sementara itu, dari pantauan di lapangan, sejumlah massa mulai mencoba merobohkan Gerbang Utama Kompleks Parlemen sekitar pukul 17.10 WIB. Massa menggoyang-goyangkan gerbang utama berwarna hitam tersebut.&#13;
&#13;
Meski digoyangkan berulang kali, gerbang masih tetap berdiri. Sejumlah massa bahkan terlihat berupaya mematahkan besi pada bagian gerbang untuk membuat lubang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak hanya merusak gerbang, sejumlah massa juga terlihat melempar botol minum dan batu ke arah dalam halaman kompleks parlemen.&#13;
&#13;
Polisi yang berjaga di dalam kompleks DPR kemudian membentuk barikade untuk mengantisipasi massa yang berupaya menerobos masuk.&#13;
&#13;
Hingga pukul 17.45 WIB, sejumlah massa masih bertahan di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan. Situasi di lokasi masih berlangsung dinamis.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, situasi unjuk rasa mulai memanas setelah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membubarkan diri pada Kamis siang. Setelah itu, sejumlah massa dari berbagai elemen mulai merapat ke gerbang utama Kompleks Parlemen.&#13;
&#13;
Ratusan massa aksi yang hendak menuju titik demonstrasi di depan Gerbang Utama Gedung DPR RI juga sempat tertahan di kawasan kolong jembatan layang (flyover) Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis siang.&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi sekitar pukul 14.15 WIB, massa yang mayoritas terdiri dari mahasiswa dihadang aparat kepolisian yang berjaga di jalur menuju kompleks parlemen. Selain mahasiswa, terlihat pula peserta aksi dari sejumlah organisasi sipil serta pengemudi ojek online yang hendak bergabung ke titik aksi di depan DPR.&#13;
&#13;
&amp;quot;Buka, buka jalannya!&amp;quot; teriak sejumlah peserta aksi kepada petugas yang berjaga.&#13;
&#13;
Namun, seruan tersebut tidak digubris aparat. Hingga sekitar pukul 14.00 WIB, massa masih tertahan di lokasi dan belum dapat melanjutkan perjalanan menuju Gerbang Utama DPR RI.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi mengimbau massa aksi yang berada di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, agar menjaga kondusivitas. Imbauan disampaikan saat situasi unjuk rasa mulai memanas pada Kamis (27/8/2026) sore.&#13;
&#13;
Imbauan tersebut disampaikan polisi melalui pengeras suara dari mobil Raisa yang berada di sekitar lokasi aksi.&#13;
&#13;
Sementara itu, dari pantauan di lapangan, sejumlah massa mulai mencoba merobohkan Gerbang Utama Kompleks Parlemen sekitar pukul 17.10 WIB. Massa menggoyang-goyangkan gerbang utama berwarna hitam tersebut.&#13;
&#13;
Meski digoyangkan berulang kali, gerbang masih tetap berdiri. Sejumlah massa bahkan terlihat berupaya mematahkan besi pada bagian gerbang untuk membuat lubang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak hanya merusak gerbang, sejumlah massa juga terlihat melempar botol minum dan batu ke arah dalam halaman kompleks parlemen.&#13;
&#13;
Polisi yang berjaga di dalam kompleks DPR kemudian membentuk barikade untuk mengantisipasi massa yang berupaya menerobos masuk.&#13;
&#13;
Hingga pukul 17.45 WIB, sejumlah massa masih bertahan di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan. Situasi di lokasi masih berlangsung dinamis.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, situasi unjuk rasa mulai memanas setelah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membubarkan diri pada Kamis siang. Setelah itu, sejumlah massa dari berbagai elemen mulai merapat ke gerbang utama Kompleks Parlemen.&#13;
&#13;
Ratusan massa aksi yang hendak menuju titik demonstrasi di depan Gerbang Utama Gedung DPR RI juga sempat tertahan di kawasan kolong jembatan layang (flyover) Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis siang.&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi sekitar pukul 14.15 WIB, massa yang mayoritas terdiri dari mahasiswa dihadang aparat kepolisian yang berjaga di jalur menuju kompleks parlemen. Selain mahasiswa, terlihat pula peserta aksi dari sejumlah organisasi sipil serta pengemudi ojek online yang hendak bergabung ke titik aksi di depan DPR.&#13;
&#13;
&amp;quot;Buka, buka jalannya!&amp;quot; teriak sejumlah peserta aksi kepada petugas yang berjaga.&#13;
&#13;
Namun, seruan tersebut tidak digubris aparat. Hingga sekitar pukul 14.00 WIB, massa masih tertahan di lokasi dan belum dapat melanjutkan perjalanan menuju Gerbang Utama DPR RI.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
