<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Kenalkan Istilah &amp;#039;Jas Hijau&amp;#039; di Muktamar NU: Jangan Lupakan Jasa Ulama</title><description>Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penghormatan kepada para kiai dan ulama, atas peran mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan serta menjaga moral bangsa. Dalam kesempatan itu, Prabowo memperkenalkan istilah &quot;Jas Hijau&quot; sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para ulama.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238620/prabowo-kenalkan-istilah-039-jas-hijau-039-di-muktamar-nu-jangan-lupakan-jasa-ulama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238620/prabowo-kenalkan-istilah-039-jas-hijau-039-di-muktamar-nu-jangan-lupakan-jasa-ulama"/><item><title>Prabowo Kenalkan Istilah &amp;#039;Jas Hijau&amp;#039; di Muktamar NU: Jangan Lupakan Jasa Ulama</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238620/prabowo-kenalkan-istilah-039-jas-hijau-039-di-muktamar-nu-jangan-lupakan-jasa-ulama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/27/337/3238620/prabowo-kenalkan-istilah-039-jas-hijau-039-di-muktamar-nu-jangan-lupakan-jasa-ulama</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2026 18:33 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/27/337/3238620/presiden_prabowo_subianto-wmL6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto (foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/27/337/3238620/presiden_prabowo_subianto-wmL6_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto (foto: tangkapan layar)</title></images><description>&#13;
&#13;
JOMBANG - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penghormatan kepada para kiai dan ulama, atas peran mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan serta menjaga moral bangsa. Dalam kesempatan itu, Prabowo memperkenalkan istilah &amp;quot;Jas Hijau&amp;quot; sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para ulama.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau tidak salah Bung Karno ya mengatakan Jas Merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Saya ingin menyampaikan Jas Hijau: jangan sekali-sekali melupakan jasa ulama,&amp;quot; kata Prabowo yang langsung disambut tepuk tangan warga Nahdliyin.&#13;
&#13;
Prabowo mengingatkan, bahwa meski kemerdekaan Indonesia diproklamasikan di Jakarta, ujian sesungguhnya terhadap kemerdekaan terjadi dalam pertempuran di Surabaya pada Oktober-November 1945.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Prabowo, para ulama, kiai, dan santri memiliki peran besar dalam pertempuran tersebut hingga membantu mempertahankan kedaulatan Indonesia.&#13;
&#13;
Tak hanya kepada para ulama dan tokoh besar, Prabowo juga menyampaikan penghormatan kepada para **kiai kampung**. Dia menilai mereka sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang terus menjaga kerukunan dan akhlak masyarakat di tingkat akar rumput.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terima kasih kepada semua ulama yang terkenal maupun kiai-kiai kampung yang mungkin namanya tidak pernah masuk televisi, tapi setiap hari menjaga akhlak anak-anak kita, menjaga kerukunan umat dan kerukunan antarumat, menjaga kedamaian di desa dan mendoakan bangsa tanpa meminta apa pun kepada negara,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terima kasih, hormat saya kepada para ulama semuanya,&amp;quot; tutur Prabowo melanjutkan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JOMBANG - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penghormatan kepada para kiai dan ulama, atas peran mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan serta menjaga moral bangsa. Dalam kesempatan itu, Prabowo memperkenalkan istilah &amp;quot;Jas Hijau&amp;quot; sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para ulama.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau tidak salah Bung Karno ya mengatakan Jas Merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Saya ingin menyampaikan Jas Hijau: jangan sekali-sekali melupakan jasa ulama,&amp;quot; kata Prabowo yang langsung disambut tepuk tangan warga Nahdliyin.&#13;
&#13;
Prabowo mengingatkan, bahwa meski kemerdekaan Indonesia diproklamasikan di Jakarta, ujian sesungguhnya terhadap kemerdekaan terjadi dalam pertempuran di Surabaya pada Oktober-November 1945.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Prabowo, para ulama, kiai, dan santri memiliki peran besar dalam pertempuran tersebut hingga membantu mempertahankan kedaulatan Indonesia.&#13;
&#13;
Tak hanya kepada para ulama dan tokoh besar, Prabowo juga menyampaikan penghormatan kepada para **kiai kampung**. Dia menilai mereka sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang terus menjaga kerukunan dan akhlak masyarakat di tingkat akar rumput.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terima kasih kepada semua ulama yang terkenal maupun kiai-kiai kampung yang mungkin namanya tidak pernah masuk televisi, tapi setiap hari menjaga akhlak anak-anak kita, menjaga kerukunan umat dan kerukunan antarumat, menjaga kedamaian di desa dan mendoakan bangsa tanpa meminta apa pun kepada negara,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terima kasih, hormat saya kepada para ulama semuanya,&amp;quot; tutur Prabowo melanjutkan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
