<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral ABG Perempuan Berlumuran Darah, Mengaku Diancam Dibunuh untuk Ditumbalkan</title><description>Kasus ini viral di media sosial setelah video korban beredar. Dalam rekaman tersebut, korban tampak terluka pada wajah dan histeris saat menceritakan kejadian yang dialaminya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/27/340/3238442/viral-abg-perempuan-berlumuran-darah-mengaku-diancam-dibunuh-untuk-ditumbalkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/27/340/3238442/viral-abg-perempuan-berlumuran-darah-mengaku-diancam-dibunuh-untuk-ditumbalkan"/><item><title>Viral ABG Perempuan Berlumuran Darah, Mengaku Diancam Dibunuh untuk Ditumbalkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/27/340/3238442/viral-abg-perempuan-berlumuran-darah-mengaku-diancam-dibunuh-untuk-ditumbalkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/27/340/3238442/viral-abg-perempuan-berlumuran-darah-mengaku-diancam-dibunuh-untuk-ditumbalkan</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2026 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/26/340/3238442/viral-R7NG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/26/340/3238442/viral-R7NG_large.jpg</image><title>Ilustrasi Freepik</title></images><description>PALOPO - Seorang remaja perempuan yang masih di bawah umur di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, menjadi korban dugaan penganiayaan hingga ditemukan dalam kondisi berlumuran darah pada bagian wajah. Polisi telah menangkap seorang remaja laki-laki yang diduga pelaku.&#13;
&#13;
Kasus ini viral di media sosial setelah video korban beredar. Dalam rekaman tersebut, korban tampak terluka pada wajah dan histeris saat menceritakan kejadian yang dialaminya.&#13;
&#13;
Korban mengaku dianiaya dan mendapat ancaman akan dibunuh untuk dijadikan tumbal. Setelah ditemukan warga, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Palopo kemudian mengamankan remaja tersebut untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami keterlibatan dan peran terduga pelaku dalam kejadian tersebut.&#13;
&#13;
Penyidik juga masih menunggu kondisi korban membaik sebelum meminta keterangan secara langsung. Keterangan korban diperlukan untuk mengungkap kronologi penganiayaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kronologinya sementara kami masih dalam penyelidikan. Terduga pelaku sudah kita amankan di polres. Saat ini laporannya sudah ada,&amp;quot; ujar Kanit PPA Polres Palopo, Ipda Ifhan Febri Yuslan, Rabu (26/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, Polisi belum memastikan motif penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka pada wajah. Namun, dugaan sementara mengarah pada aksi perundungan atau bullying.&#13;
&#13;
Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan penyebab kejadian, termasuk soal pengakuan korban terkait ancaman pembunuhan dan dugaan akan dijadikan tumbal.&#13;
&#13;
Kasus tersebut kini ditangani penyidik PPA Polres Palopo. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian dan akan menentukan langkah hukum berdasarkan hasil penyelidikan.&#13;
</description><content:encoded>PALOPO - Seorang remaja perempuan yang masih di bawah umur di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, menjadi korban dugaan penganiayaan hingga ditemukan dalam kondisi berlumuran darah pada bagian wajah. Polisi telah menangkap seorang remaja laki-laki yang diduga pelaku.&#13;
&#13;
Kasus ini viral di media sosial setelah video korban beredar. Dalam rekaman tersebut, korban tampak terluka pada wajah dan histeris saat menceritakan kejadian yang dialaminya.&#13;
&#13;
Korban mengaku dianiaya dan mendapat ancaman akan dibunuh untuk dijadikan tumbal. Setelah ditemukan warga, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Palopo kemudian mengamankan remaja tersebut untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami keterlibatan dan peran terduga pelaku dalam kejadian tersebut.&#13;
&#13;
Penyidik juga masih menunggu kondisi korban membaik sebelum meminta keterangan secara langsung. Keterangan korban diperlukan untuk mengungkap kronologi penganiayaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kronologinya sementara kami masih dalam penyelidikan. Terduga pelaku sudah kita amankan di polres. Saat ini laporannya sudah ada,&amp;quot; ujar Kanit PPA Polres Palopo, Ipda Ifhan Febri Yuslan, Rabu (26/8/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, Polisi belum memastikan motif penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka pada wajah. Namun, dugaan sementara mengarah pada aksi perundungan atau bullying.&#13;
&#13;
Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan penyebab kejadian, termasuk soal pengakuan korban terkait ancaman pembunuhan dan dugaan akan dijadikan tumbal.&#13;
&#13;
Kasus tersebut kini ditangani penyidik PPA Polres Palopo. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian dan akan menentukan langkah hukum berdasarkan hasil penyelidikan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
