<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rumah Sopir Aktivis Botok Pati Ditembaki OTK, Kaca Pintu Pecah Ditembus 4 Peluru</title><description>Peristiwa tersebut diketahui setelah pemilik rumah, Sri Suryanti mendapati kaca pintu rumah dalam kondisi pecah dan retak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/28/340/3238730/rumah-sopir-aktivis-botok-pati-ditembaki-otk-kaca-pintu-pecah-ditembus-4-peluru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/28/340/3238730/rumah-sopir-aktivis-botok-pati-ditembaki-otk-kaca-pintu-pecah-ditembus-4-peluru"/><item><title>Rumah Sopir Aktivis Botok Pati Ditembaki OTK, Kaca Pintu Pecah Ditembus 4 Peluru</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/28/340/3238730/rumah-sopir-aktivis-botok-pati-ditembaki-otk-kaca-pintu-pecah-ditembus-4-peluru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/28/340/3238730/rumah-sopir-aktivis-botok-pati-ditembaki-otk-kaca-pintu-pecah-ditembus-4-peluru</guid><pubDate>Jum'at 28 Agustus 2026 11:42 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/28/340/3238730/viral-Xzv9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah Sopir Aktivis Botok Pati Ditembaki OTK/AI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/28/340/3238730/viral-Xzv9_large.jpg</image><title>Rumah Sopir Aktivis Botok Pati Ditembaki OTK/AI</title></images><description>PATI - Rumah anak anggota Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati,Jawa Tengah, ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK). Kaca pintu rumah pecah&amp;nbsp;setelah ditembus empat peluru gotri yang ditemukan di dalam rumah.&#13;
&#13;
Peristiwa tersebut diketahui setelah pemilik rumah, Sri Suryanti mendapati kaca pintu rumah dalam kondisi pecah dan retak.&#13;
&#13;
Rumah tersebut diketahui dihuni anak Sri Suryanti. Suaminya merupakan salah satu anggota AMPB yang kerap menjadi sopir koordinator AMPB Supriyono alias Botok Pati.&#13;
&#13;
Sri mengaku terkejut saat melihat kondisi rumah yang mengalami kerusakan. Saat membersihkan serpihan kaca, ia menemukan empat butir benda diduga peluru gotri di dalam rumah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pas saya pulang pada Senin pagi tiba-tiba kok pecah semua saya kaget. Saya tanya anak saya juga tidak tahu. Tapi pas saya hendak menyapu membersihkan serpihan kaca saya menemukan 4 peluru ini,&amp;quot; ujar Sri, Jumat (28/8/2026).&#13;
&#13;
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, polisi tetap merespons setiap informasi yang berkaitan dengan keamanan masyarakat meski belum ada laporan resmi dari korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketika ada informasi mengenai kejadian yang menyangkut keamanan masyarakat, kepolisian akan tetap merespons dan melakukan pengecekan di lapangan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak harus menunggu adanya laporan terlebih dahulu. Langkah awal ini penting untuk memastikan situasi, mengetahui fakta yang sebenarnya, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, setiap informasi yang diterima akan diverifikasi berdasarkan fakta di lapangan. Polisi juga mengedepankan kehati-hatian sebelum mengambil kesimpulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Setiap informasi akan kami cek dan dalami berdasarkan fakta di lapangan. Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya unsur tindak pidana, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Polisi memastikan proses pendalaman masih dilakukan untuk mengungkap fakta di balik dugaan teror tersebut.&#13;
</description><content:encoded>PATI - Rumah anak anggota Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati,Jawa Tengah, ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK). Kaca pintu rumah pecah&amp;nbsp;setelah ditembus empat peluru gotri yang ditemukan di dalam rumah.&#13;
&#13;
Peristiwa tersebut diketahui setelah pemilik rumah, Sri Suryanti mendapati kaca pintu rumah dalam kondisi pecah dan retak.&#13;
&#13;
Rumah tersebut diketahui dihuni anak Sri Suryanti. Suaminya merupakan salah satu anggota AMPB yang kerap menjadi sopir koordinator AMPB Supriyono alias Botok Pati.&#13;
&#13;
Sri mengaku terkejut saat melihat kondisi rumah yang mengalami kerusakan. Saat membersihkan serpihan kaca, ia menemukan empat butir benda diduga peluru gotri di dalam rumah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pas saya pulang pada Senin pagi tiba-tiba kok pecah semua saya kaget. Saya tanya anak saya juga tidak tahu. Tapi pas saya hendak menyapu membersihkan serpihan kaca saya menemukan 4 peluru ini,&amp;quot; ujar Sri, Jumat (28/8/2026).&#13;
&#13;
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, polisi tetap merespons setiap informasi yang berkaitan dengan keamanan masyarakat meski belum ada laporan resmi dari korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketika ada informasi mengenai kejadian yang menyangkut keamanan masyarakat, kepolisian akan tetap merespons dan melakukan pengecekan di lapangan,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak harus menunggu adanya laporan terlebih dahulu. Langkah awal ini penting untuk memastikan situasi, mengetahui fakta yang sebenarnya, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, setiap informasi yang diterima akan diverifikasi berdasarkan fakta di lapangan. Polisi juga mengedepankan kehati-hatian sebelum mengambil kesimpulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Setiap informasi akan kami cek dan dalami berdasarkan fakta di lapangan. Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya unsur tindak pidana, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Polisi memastikan proses pendalaman masih dilakukan untuk mengungkap fakta di balik dugaan teror tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
