<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setidaknya 20 Orang Hilang Setelah Banjir Bandang Terjang Grand Canyon</title><description>Petugas telah mengevakuasi 62 orang dari Phantom Ranch yang dilanda banjir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/31/18/3239263/setidaknya-20-orang-hilang-setelah-banjir-bandang-terjang-grand-canyon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/31/18/3239263/setidaknya-20-orang-hilang-setelah-banjir-bandang-terjang-grand-canyon"/><item><title>Setidaknya 20 Orang Hilang Setelah Banjir Bandang Terjang Grand Canyon</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/31/18/3239263/setidaknya-20-orang-hilang-setelah-banjir-bandang-terjang-grand-canyon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/31/18/3239263/setidaknya-20-orang-hilang-setelah-banjir-bandang-terjang-grand-canyon</guid><pubDate>Senin 31 Agustus 2026 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/18/3239263/banjir_bandang_di_grand_canyon_memicu_pencarian_terhadap_lebih_dari_20_pendaki-Q2jS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir bandang di Grand Canyon memicu pencarian terhadap lebih dari 20 pendaki. (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/31/18/3239263/banjir_bandang_di_grand_canyon_memicu_pencarian_terhadap_lebih_dari_20_pendaki-Q2jS_large.jpg</image><title>Banjir bandang di Grand Canyon memicu pencarian terhadap lebih dari 20 pendaki. (Foto: AP)</title></images><description>WASHINGTON - Petugas taman nasional Amerika Serikat (AS) telah meluncurkan upaya pencarian mendesak terhadap lebih dari 20 orang yang belum diketahui keberadaannya setelah terjadinya banjir bandang di Taman Nasional Grand Canyon, Arizona.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dinas Taman Nasional (National Park Service) meminta masyarakat untuk memberikan informasi mengenai lebih dari 20 orang yang mungkin hilang atau belum diketahui keberadaannya,&amp;quot; demikian pernyataan badan tersebut pada Minggu (31/8/2026).&#13;
&#13;
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch&amp;mdash;yang terletak di bagian pedalaman taman yang terpencil di sepanjang Sungai Colorado&amp;mdash;pada Sabtu (30/8/2026) sore.&#13;
&#13;
Pihak pengelola taman mengimbau siapa pun yang memiliki informasi mengenai pendaki yang telah memesan tempat perkemahan atau sedang melintasi koridor Bright Angel Creek untuk segera menghubungi pihak berwenang.&#13;
&#13;
Petugas dari Taman Nasional Grand Canyon di wilayah barat daya AS sedang berkoordinasi dengan Departemen Keamanan Publik Arizona untuk melakukan evakuasi dan mencari kemungkinan adanya korban.&#13;
&#13;
Hingga Minggu, sebanyak 62 orang telah berhasil dievakuasi dari Phantom Ranch dan bagian bawah Jalur North Kaibab. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban luka.&#13;
&#13;
Kerusakan Infrastruktur&#13;
&#13;
Lonjakan air menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalur di taman nasional tersebut.&#13;
&#13;
Hampir seluruh jembatan penyeberangan di atas Bright Angel Creek&amp;mdash;anak sungai utama Sungai Colorado&amp;mdash;hancur, sehingga akses pejalan kaki untuk melintasi aliran air tersebut terputus total.&#13;
&#13;
Akibatnya, pihak pengelola taman menutup Phantom Ranch, Bumi Perkemahan Bright Angel, dan seluruh Jalur North Kaibab hingga pemberitahuan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Black Bridge dan Silver Bridge, yang membentang di atas Sungai Colorado, juga telah ditutup untuk waktu yang belum ditentukan.&#13;
&#13;
Sungai Colorado tetap ditutup bagi segala aktivitas pelayaran sungai karena adanya struktur logam dan puing-puing besar yang terbawa arus air.&#13;
&#13;
Pihak berwenang memperingatkan kemungkinan terjadinya badai petir dan hujan lebat hingga Senin (31/8/2026) yang berpotensi memicu aliran material (debris flow), tanah longsor, atau jatuhan batu lebih lanjut.&#13;
</description><content:encoded>WASHINGTON - Petugas taman nasional Amerika Serikat (AS) telah meluncurkan upaya pencarian mendesak terhadap lebih dari 20 orang yang belum diketahui keberadaannya setelah terjadinya banjir bandang di Taman Nasional Grand Canyon, Arizona.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dinas Taman Nasional (National Park Service) meminta masyarakat untuk memberikan informasi mengenai lebih dari 20 orang yang mungkin hilang atau belum diketahui keberadaannya,&amp;quot; demikian pernyataan badan tersebut pada Minggu (31/8/2026).&#13;
&#13;
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch&amp;mdash;yang terletak di bagian pedalaman taman yang terpencil di sepanjang Sungai Colorado&amp;mdash;pada Sabtu (30/8/2026) sore.&#13;
&#13;
Pihak pengelola taman mengimbau siapa pun yang memiliki informasi mengenai pendaki yang telah memesan tempat perkemahan atau sedang melintasi koridor Bright Angel Creek untuk segera menghubungi pihak berwenang.&#13;
&#13;
Petugas dari Taman Nasional Grand Canyon di wilayah barat daya AS sedang berkoordinasi dengan Departemen Keamanan Publik Arizona untuk melakukan evakuasi dan mencari kemungkinan adanya korban.&#13;
&#13;
Hingga Minggu, sebanyak 62 orang telah berhasil dievakuasi dari Phantom Ranch dan bagian bawah Jalur North Kaibab. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban luka.&#13;
&#13;
Kerusakan Infrastruktur&#13;
&#13;
Lonjakan air menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalur di taman nasional tersebut.&#13;
&#13;
Hampir seluruh jembatan penyeberangan di atas Bright Angel Creek&amp;mdash;anak sungai utama Sungai Colorado&amp;mdash;hancur, sehingga akses pejalan kaki untuk melintasi aliran air tersebut terputus total.&#13;
&#13;
Akibatnya, pihak pengelola taman menutup Phantom Ranch, Bumi Perkemahan Bright Angel, dan seluruh Jalur North Kaibab hingga pemberitahuan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Black Bridge dan Silver Bridge, yang membentang di atas Sungai Colorado, juga telah ditutup untuk waktu yang belum ditentukan.&#13;
&#13;
Sungai Colorado tetap ditutup bagi segala aktivitas pelayaran sungai karena adanya struktur logam dan puing-puing besar yang terbawa arus air.&#13;
&#13;
Pihak berwenang memperingatkan kemungkinan terjadinya badai petir dan hujan lebat hingga Senin (31/8/2026) yang berpotensi memicu aliran material (debris flow), tanah longsor, atau jatuhan batu lebih lanjut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
