<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Sosok Akomodatif Merangkul Semua Kelompok</title><description>Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengucapkan selamat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar sebagai pimpinan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia meyakini, kedua sosok itu bisa merangkul semua kelompok dan mengakomodasi semua aspirasi nahdliyin.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/31/337/3239292/gus-kikin-jadi-ketum-pbnu-sosok-akomodatif-merangkul-semua-kelompok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/08/31/337/3239292/gus-kikin-jadi-ketum-pbnu-sosok-akomodatif-merangkul-semua-kelompok"/><item><title>Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Sosok Akomodatif Merangkul Semua Kelompok</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/08/31/337/3239292/gus-kikin-jadi-ketum-pbnu-sosok-akomodatif-merangkul-semua-kelompok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/08/31/337/3239292/gus-kikin-jadi-ketum-pbnu-sosok-akomodatif-merangkul-semua-kelompok</guid><pubDate>Senin 31 Agustus 2026 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/31/337/3239292/gus_kikin-NALk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PBNU Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/31/337/3239292/gus_kikin-NALk_large.jpg</image><title>Ketua Umum PBNU Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengucapkan selamat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar sebagai pimpinan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia meyakini, kedua sosok itu bisa merangkul semua kelompok dan mengakomodasi semua aspirasi nahdliyin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya kami menyampaikan selamat kepada Kiai Miftach dan Gus Kikin. Kami yakin Kiai Miftach dan Gus Kikin bisa membawa NU untuk terus menjaga persatuan bangsa,&amp;quot; kata Sarmuji, Senin (31/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sarmuji mengatakan, pemimpin PBNU yang baru mempunyai tugas untuk kembali menyatukan berbagai faksi akibat Muktamar. Ia yakin Gus Kikin bisa menjadi sosok yang menjadi jembatan berbagai kelompok di PBNU.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami yakin Gus Kikin bisa menjadi sosok yang akomodatif, merangkul semua kelompok di PBNU yang mungkin sempat memanas karena Muktamar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Pihaknya juga mengenal sosok Gus Kikin sebagai orang yang sangat bijaksana, teladan yang bisa membawa NU guyub, adem bagi semuanya. &amp;nbsp;Di bawah kepemimpinan Gus Kikin, ia meyakini PBNU akan menjadi rumah besar umat yang teduh dan bisa menjadi harapan baru bagi warga Nahdliyin dalam menjaga NKRI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya berharap NU terus menjadi kabar gembira bagi bangsa Indonesia dan warga Nahdliyin bisa bangga menjadi anggotanya,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Juga PBNU akan terus menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus memperkuat kecintaan pada NKRI,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI itu menekankan bahwa suksesi kepemimpinan PBNU memiliki arti strategis bagi kehidupan berbangsa, mengingat NU merupakan ormas Islam terbesar yang menjadi penopang utama moderasi beragama di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;NU adalah pilar kebangsaan. Siapa pun yang memimpin PBNU otomatis mengemban tanggung jawab menjaga wajah Islam Indonesia yang toleran dan moderat, sekaligus menjadi mitra strategis negara dalam merawat NKRI,&amp;rdquo; ujar Sarmuji.&#13;
&#13;
Ia juga menyampaikan penguatan ekonomi umat berbasis pesantren perlu menjadi salah satu fokus utama kepengurusan PBNU ke depan, mengingat jaringan pesantren NU yang tersebar di seluruh Indonesia memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap kepengurusan baru PBNU dapat semakin mendorong kemandirian ekonomi pesantren dan umat, sehingga NU tidak hanya menjadi kekuatan moral-keagamaan, tapi juga motor penggerak kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) telah memilih Ketua Umum (Ketum) PBNU yang baru, yakni KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam periode 2026-2031.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengucapkan selamat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar sebagai pimpinan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia meyakini, kedua sosok itu bisa merangkul semua kelompok dan mengakomodasi semua aspirasi nahdliyin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya kami menyampaikan selamat kepada Kiai Miftach dan Gus Kikin. Kami yakin Kiai Miftach dan Gus Kikin bisa membawa NU untuk terus menjaga persatuan bangsa,&amp;quot; kata Sarmuji, Senin (31/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sarmuji mengatakan, pemimpin PBNU yang baru mempunyai tugas untuk kembali menyatukan berbagai faksi akibat Muktamar. Ia yakin Gus Kikin bisa menjadi sosok yang menjadi jembatan berbagai kelompok di PBNU.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami yakin Gus Kikin bisa menjadi sosok yang akomodatif, merangkul semua kelompok di PBNU yang mungkin sempat memanas karena Muktamar,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Pihaknya juga mengenal sosok Gus Kikin sebagai orang yang sangat bijaksana, teladan yang bisa membawa NU guyub, adem bagi semuanya. &amp;nbsp;Di bawah kepemimpinan Gus Kikin, ia meyakini PBNU akan menjadi rumah besar umat yang teduh dan bisa menjadi harapan baru bagi warga Nahdliyin dalam menjaga NKRI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya berharap NU terus menjadi kabar gembira bagi bangsa Indonesia dan warga Nahdliyin bisa bangga menjadi anggotanya,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Juga PBNU akan terus menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus memperkuat kecintaan pada NKRI,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI itu menekankan bahwa suksesi kepemimpinan PBNU memiliki arti strategis bagi kehidupan berbangsa, mengingat NU merupakan ormas Islam terbesar yang menjadi penopang utama moderasi beragama di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;NU adalah pilar kebangsaan. Siapa pun yang memimpin PBNU otomatis mengemban tanggung jawab menjaga wajah Islam Indonesia yang toleran dan moderat, sekaligus menjadi mitra strategis negara dalam merawat NKRI,&amp;rdquo; ujar Sarmuji.&#13;
&#13;
Ia juga menyampaikan penguatan ekonomi umat berbasis pesantren perlu menjadi salah satu fokus utama kepengurusan PBNU ke depan, mengingat jaringan pesantren NU yang tersebar di seluruh Indonesia memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap kepengurusan baru PBNU dapat semakin mendorong kemandirian ekonomi pesantren dan umat, sehingga NU tidak hanya menjadi kekuatan moral-keagamaan, tapi juga motor penggerak kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) telah memilih Ketua Umum (Ketum) PBNU yang baru, yakni KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam periode 2026-2031.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
