<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Iran Klaim Serangan di Pangkalan Kuwait Tewaskan Sejumlah Personel Militer AS</title><description>Serangan Iran menargetkan pangkalan AS di Yordania, Kuwat, Bahrain, dan Erbil di Irak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/02/18/3239730/iran-klaim-serangan-di-pangkalan-kuwait-tewaskan-sejumlah-personel-militer-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/02/18/3239730/iran-klaim-serangan-di-pangkalan-kuwait-tewaskan-sejumlah-personel-militer-as"/><item><title>Iran Klaim Serangan di Pangkalan Kuwait Tewaskan Sejumlah Personel Militer AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/02/18/3239730/iran-klaim-serangan-di-pangkalan-kuwait-tewaskan-sejumlah-personel-militer-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/02/18/3239730/iran-klaim-serangan-di-pangkalan-kuwait-tewaskan-sejumlah-personel-militer-as</guid><pubDate>Rabu 02 September 2026 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/02/18/3239730/ilustrasi-4jv5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/02/18/3239730/ilustrasi-4jv5_large.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Rabu (2/9/2026) mengklaim bahwa serangan rudal dan drone di Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait menewaskan personel Amerika Serikat (AS). Teheran melancarkan serangan terhadap fasilitas AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Irak sebagai balasan atas serangan yang dilancarkan Washington pada Selasa, 1 September.&#13;
&#13;
Dalam sebuah pernyataan, IRGC menyebutkan bahwa pasukan daratnya melancarkan serangan gabungan rudal dan drone yang menyasar markas serta tempat tinggal komandan AS di pangkalan tersebut, seraya mengklaim bahwa &amp;quot;sejumlah&amp;quot; personel AS tewas.&#13;
&#13;
Mereka juga mengklaim bahwa serangan itu menyebabkan kebakaran pada hanggar dan landasan peluncuran drone, serta menghancurkan beberapa drone yang disebut telah terlibat dalam serangan terhadap Iran.&#13;
&#13;
Dilansir TRT, IRGC menyatakan bahwa serangan tersebut dilancarkan secara bersamaan dengan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Yordania, Bahrain, dan Erbil di Irak.&#13;
&#13;
Di Erbil, pihak tersebut mengklaim bahwa sebuah pusat pemeliharaan dan fasilitas penyimpanan peralatan teknis milik militer AS telah hancur, serta sistem pemandu balon pengintai Amerika di dalam pangkalan tersebut juga terkena serangan.&#13;
&#13;
IRGC juga mengklaim bahwa fasilitas penyimpanan bahan bakar di pangkalan itu dibakar dan sejumlah tentara Amerika tewas.&#13;
&#13;
Serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) terhadap pangkalan AS di Erbil dilakukan sebagai balasan atas serangan AS yang terjadi pada malam sebelumnya, ungkap IRGC.&#13;
&#13;
Serangan terhadap pangkalan udara di Kuwait merupakan balasan atas serangan AS terhadap sebuah rumah hunian di Sirik, Iran selatan, sehari sebelumnya; serangan itu diklaim telah berdampak pada hampir 70 orang dan menewaskan lima orang, termasuk seorang anak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pesannya kepada masyarakat Kuwait, IRGC menyatakan bahwa serangan tersebut ditujukan pada kehadiran militer AS di Kuwait, bukan terhadap rakyat Kuwait, serta menyerukan penarikan pasukan AS dari negara tersebut.&#13;
&#13;
Komando Pusat AS (Centcom) mengumumkan pada Selasa (1/9/2026) malam bahwa pihaknya telah melancarkan serangan terhadap target-target IRGC di Iran.&#13;
&#13;
Menyusul pengumuman tersebut, media Iran melaporkan adanya ledakan di Pulau Qeshm, serta di Bandar Abbas, Sirik, Chabahar, dan Konarak.&#13;
</description><content:encoded>TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Rabu (2/9/2026) mengklaim bahwa serangan rudal dan drone di Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait menewaskan personel Amerika Serikat (AS). Teheran melancarkan serangan terhadap fasilitas AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Irak sebagai balasan atas serangan yang dilancarkan Washington pada Selasa, 1 September.&#13;
&#13;
Dalam sebuah pernyataan, IRGC menyebutkan bahwa pasukan daratnya melancarkan serangan gabungan rudal dan drone yang menyasar markas serta tempat tinggal komandan AS di pangkalan tersebut, seraya mengklaim bahwa &amp;quot;sejumlah&amp;quot; personel AS tewas.&#13;
&#13;
Mereka juga mengklaim bahwa serangan itu menyebabkan kebakaran pada hanggar dan landasan peluncuran drone, serta menghancurkan beberapa drone yang disebut telah terlibat dalam serangan terhadap Iran.&#13;
&#13;
Dilansir TRT, IRGC menyatakan bahwa serangan tersebut dilancarkan secara bersamaan dengan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Yordania, Bahrain, dan Erbil di Irak.&#13;
&#13;
Di Erbil, pihak tersebut mengklaim bahwa sebuah pusat pemeliharaan dan fasilitas penyimpanan peralatan teknis milik militer AS telah hancur, serta sistem pemandu balon pengintai Amerika di dalam pangkalan tersebut juga terkena serangan.&#13;
&#13;
IRGC juga mengklaim bahwa fasilitas penyimpanan bahan bakar di pangkalan itu dibakar dan sejumlah tentara Amerika tewas.&#13;
&#13;
Serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) terhadap pangkalan AS di Erbil dilakukan sebagai balasan atas serangan AS yang terjadi pada malam sebelumnya, ungkap IRGC.&#13;
&#13;
Serangan terhadap pangkalan udara di Kuwait merupakan balasan atas serangan AS terhadap sebuah rumah hunian di Sirik, Iran selatan, sehari sebelumnya; serangan itu diklaim telah berdampak pada hampir 70 orang dan menewaskan lima orang, termasuk seorang anak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pesannya kepada masyarakat Kuwait, IRGC menyatakan bahwa serangan tersebut ditujukan pada kehadiran militer AS di Kuwait, bukan terhadap rakyat Kuwait, serta menyerukan penarikan pasukan AS dari negara tersebut.&#13;
&#13;
Komando Pusat AS (Centcom) mengumumkan pada Selasa (1/9/2026) malam bahwa pihaknya telah melancarkan serangan terhadap target-target IRGC di Iran.&#13;
&#13;
Menyusul pengumuman tersebut, media Iran melaporkan adanya ledakan di Pulau Qeshm, serta di Bandar Abbas, Sirik, Chabahar, dan Konarak.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
