<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekjen GRIB Jaya Akui Turunkan Ratusan Anggotanya Bawa Bambu saat Demo Ricuh DPR</title><description>Menurutnya, kondisi tersebut membuat GRIB Jaya merasa terpanggil untuk ikut menjaga situasi agar kericuhan tidak semakin meluas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/02/338/3239568/sekjen-grib-jaya-akui-turunkan-ratusan-anggotanya-bawa-bambu-saat-demo-ricuh-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/02/338/3239568/sekjen-grib-jaya-akui-turunkan-ratusan-anggotanya-bawa-bambu-saat-demo-ricuh-dpr"/><item><title>Sekjen GRIB Jaya Akui Turunkan Ratusan Anggotanya Bawa Bambu saat Demo Ricuh DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/02/338/3239568/sekjen-grib-jaya-akui-turunkan-ratusan-anggotanya-bawa-bambu-saat-demo-ricuh-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/02/338/3239568/sekjen-grib-jaya-akui-turunkan-ratusan-anggotanya-bawa-bambu-saat-demo-ricuh-dpr</guid><pubDate>Rabu 02 September 2026 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/01/338/3239568/viral-IohZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo Ricuh DPR/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/01/338/3239568/viral-IohZ_large.jpg</image><title>Demo Ricuh DPR/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Zulfikar mengakui ada ratusan anggota GRIB Jaya yang ikut datang ke titik kericuhan saat demo 27 Agustus 2026. Dia juga mengakui anggotanya membawa bambu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami enggak banyak, kami sekitar beberapa ratusan orang aja. Kami itu persuasif. Memang kami bawa bambu, karena di kantor kami di belakang banyak bambu,&amp;quot; ujar Zulfikar dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa (1/9/2026) malam.&#13;
&#13;
Namun Zulfikar menegaskan, massa GRIB Jaya diturunkan setelah pihaknya melihat adanya kericuhan dalam aksi demonstrasi. Dia menyebut massa yang membuat kericuhan bukan berasal dari kelompok pendemo.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, kondisi tersebut membuat GRIB Jaya merasa terpanggil untuk ikut menjaga situasi agar kericuhan tidak semakin meluas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga sebagai warga negara terpanggil, kami juga punya hak untuk menjaga kota kami ini, negara kami ini, pemerintah kami ini, jangan sampai ada pihak-pihak yang semena-mena, seenaknya aja mau melakukan apa saja,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Meski membawa bambu, Zulfikar menegaskan kedatangan massa GRIB Jaya bukan untuk membuat kerusuhan maupun mengajak berperang. Dia menyebut massa justru berupaya secara persuasif meminta para perusuh meninggalkan lokasi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam menurunkan massa tersebut, kata dia, GRIB Jaya berkonvoi menggunakan lima truk dan dua mobil pribadi. Rombongan kemudian berkeliling menuju sejumlah titik aksi untuk meminta massa yang melakukan kericuhan agar pulang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami konvoi, rombongan, titik pertama kami berhenti, kami suruh pulang, ngapain di sini. Kami di jalan tol, tidak keluar,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Zulfikar mengakui ada ratusan anggota GRIB Jaya yang ikut datang ke titik kericuhan saat demo 27 Agustus 2026. Dia juga mengakui anggotanya membawa bambu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami enggak banyak, kami sekitar beberapa ratusan orang aja. Kami itu persuasif. Memang kami bawa bambu, karena di kantor kami di belakang banyak bambu,&amp;quot; ujar Zulfikar dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa (1/9/2026) malam.&#13;
&#13;
Namun Zulfikar menegaskan, massa GRIB Jaya diturunkan setelah pihaknya melihat adanya kericuhan dalam aksi demonstrasi. Dia menyebut massa yang membuat kericuhan bukan berasal dari kelompok pendemo.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, kondisi tersebut membuat GRIB Jaya merasa terpanggil untuk ikut menjaga situasi agar kericuhan tidak semakin meluas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga sebagai warga negara terpanggil, kami juga punya hak untuk menjaga kota kami ini, negara kami ini, pemerintah kami ini, jangan sampai ada pihak-pihak yang semena-mena, seenaknya aja mau melakukan apa saja,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Meski membawa bambu, Zulfikar menegaskan kedatangan massa GRIB Jaya bukan untuk membuat kerusuhan maupun mengajak berperang. Dia menyebut massa justru berupaya secara persuasif meminta para perusuh meninggalkan lokasi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam menurunkan massa tersebut, kata dia, GRIB Jaya berkonvoi menggunakan lima truk dan dua mobil pribadi. Rombongan kemudian berkeliling menuju sejumlah titik aksi untuk meminta massa yang melakukan kericuhan agar pulang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami konvoi, rombongan, titik pertama kami berhenti, kami suruh pulang, ngapain di sini. Kami di jalan tol, tidak keluar,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
