<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klaim Kendali AS, Trump Ingin Ganti Nama Selat Hormuz Jadi &amp;#039;Selat Trump&amp;#039;</title><description>Trump sebelumnya menyatakan mengubah nama Danau Ontario di Kanada menjadi &amp;#39;Danau Amerika&amp;#39;. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/03/18/3239832/klaim-kendali-as-trump-ingin-ganti-nama-selat-hormuz-jadi-039-selat-trump-039</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/03/18/3239832/klaim-kendali-as-trump-ingin-ganti-nama-selat-hormuz-jadi-039-selat-trump-039"/><item><title>Klaim Kendali AS, Trump Ingin Ganti Nama Selat Hormuz Jadi &amp;#039;Selat Trump&amp;#039;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/03/18/3239832/klaim-kendali-as-trump-ingin-ganti-nama-selat-hormuz-jadi-039-selat-trump-039</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/03/18/3239832/klaim-kendali-as-trump-ingin-ganti-nama-selat-hormuz-jadi-039-selat-trump-039</guid><pubDate>Kamis 03 September 2026 08:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/03/18/3239832/donald_trump-CzRW_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Amerika Serikat Donald Trump. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/03/18/3239832/donald_trump-CzRW_large.jpeg</image><title>Presiden Amerika Serikat Donald Trump. </title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengusulkan agar Selat Hormuz dinamai mengikuti namanya, dan kembali mengklaim bahwa jalur perairan penting tersebut berada di bawah kendali Washington. Klaim itu dilontarkan Trump di saat Arab Saudi melaporkan kapal tankernya diserang dan terbakar di Selat Hormuz, menewaskan dua orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekarang setelah kita menguasainya di bawah kendali AS, haruskah kita mengubah nama Selat Hormuz menjadi SELAT TRUMP???&amp;rdquo; tulis Trump dalam sebuah unggahan di media sosial pada Rabu (2/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seperti Amerika itu sendiri, tempat itu akan menjadi &amp;#39;lebih panas&amp;#39; daripada sebelumnya!&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Trump melancarkan serangan ke Iran pada Selasa (1/9/2026), menghantam sejumlah sasaran, menewaskan sedikitnya empat orang&amp;mdash;termasuk dua anak-anak&amp;mdash;dalam sebuah acara pernikahan di kota Sirik, wilayah selatan. Iran menanggapi serangan Selasa tersebut dengan meluncurkan rudal ke pangkalan-pangkalan AS di kawasan itu. Aksi saling serang ini mendorong kenaikan harga minyak sekitar 4 persen.&#13;
&#13;
Meskipun para pejabat AS berulang kali menyatakan bahwa Selat Hormuz kini terbuka dan jutaan barel minyak melintasinya setiap hari, harga minyak tidak turun dalam beberapa minggu terakhir.&#13;
&#13;
Iran tetap bersikersi bahwa jalur perairan tersebut tertutup dan berada di bawah kendalinya.&#13;
&#13;
Pada Rabu, Arab Saudi menuduh Iran melakukan serangan terhadap sebuah kapal tanker minyak yang menewaskan dua orang.&#13;
&#13;
United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), sebuah badan pemantau yang berafiliasi dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy), terus melaporkan adanya serangan terhadap kapal-kapal di wilayah Hormuz hampir setiap hari.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketika Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memulai konflik dengan menyerang Iran dan menewaskan pemimpin tertingginya awal tahun ini, presiden AS tersebut menjanjikan bahwa perang akan berlangsung selama enam minggu.&#13;
&#13;
Namun, akhir cepat yang dijanjikan atas apa yang awalnya disebut Trump sebagai &amp;quot;ekspedisi kecil&amp;quot; tidak pernah terwujud. Konflik tersebut memasuki bulan ketujuh pada pekan lalu.&#13;
&#13;
Meski demikian, Trump terus mengklaim kemenangan dan kendali atas Hormuz, serta berulang kali menyatakan bahwa Iran telah dikalahkan secara militer, terlepas dari kemampuan Iran untuk melancarkan serangan balasan terhadap kepentingan AS di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Setelah serangan AS pada Selasa, Trump dengan tegas memperingatkan Teheran agar tidak melakukan pembalasan, seraya mengatakan bahwa Iran akan &amp;quot;diserang kembali dengan kekuatan yang jauh lebih dahsyat dan pada tingkat yang lebih tinggi&amp;quot; jika mereka merespons.&#13;
&#13;
Namun, hanya dalam hitungan jam, militer Iran menembakkan rudal dan meluncurkan pesawat nirawak (drone) ke pangkalan-pangkalan AS di Bahrain, Yordania, dan Irak.&#13;
&#13;
Usulan mengenai &amp;quot;Selat Trump&amp;quot; pada Rabu merupakan langkah terbaru presiden AS tersebut untuk menegaskan kendali atas konflik yang menurut para kritikus merupakan kesalahan langkah strategis yang kini berubah menjadi situasi pelik yang sulit diatasi.&#13;
&#13;
Bulan lalu, Trump mengatakan bahwa ia memandang Selat Hormuz sebagai &amp;quot;wilayah Amerika&amp;quot;. Pekan lalu, ia secara sepihak mengubah nama Danau Ontario&amp;mdash;yang berbatasan dengan AS dan Kanada&amp;mdash;menjadi &amp;quot;Danau Amerika&amp;quot; akibat perselisihan perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan Kanada.&#13;
</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengusulkan agar Selat Hormuz dinamai mengikuti namanya, dan kembali mengklaim bahwa jalur perairan penting tersebut berada di bawah kendali Washington. Klaim itu dilontarkan Trump di saat Arab Saudi melaporkan kapal tankernya diserang dan terbakar di Selat Hormuz, menewaskan dua orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekarang setelah kita menguasainya di bawah kendali AS, haruskah kita mengubah nama Selat Hormuz menjadi SELAT TRUMP???&amp;rdquo; tulis Trump dalam sebuah unggahan di media sosial pada Rabu (2/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seperti Amerika itu sendiri, tempat itu akan menjadi &amp;#39;lebih panas&amp;#39; daripada sebelumnya!&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Trump melancarkan serangan ke Iran pada Selasa (1/9/2026), menghantam sejumlah sasaran, menewaskan sedikitnya empat orang&amp;mdash;termasuk dua anak-anak&amp;mdash;dalam sebuah acara pernikahan di kota Sirik, wilayah selatan. Iran menanggapi serangan Selasa tersebut dengan meluncurkan rudal ke pangkalan-pangkalan AS di kawasan itu. Aksi saling serang ini mendorong kenaikan harga minyak sekitar 4 persen.&#13;
&#13;
Meskipun para pejabat AS berulang kali menyatakan bahwa Selat Hormuz kini terbuka dan jutaan barel minyak melintasinya setiap hari, harga minyak tidak turun dalam beberapa minggu terakhir.&#13;
&#13;
Iran tetap bersikersi bahwa jalur perairan tersebut tertutup dan berada di bawah kendalinya.&#13;
&#13;
Pada Rabu, Arab Saudi menuduh Iran melakukan serangan terhadap sebuah kapal tanker minyak yang menewaskan dua orang.&#13;
&#13;
United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), sebuah badan pemantau yang berafiliasi dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy), terus melaporkan adanya serangan terhadap kapal-kapal di wilayah Hormuz hampir setiap hari.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketika Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memulai konflik dengan menyerang Iran dan menewaskan pemimpin tertingginya awal tahun ini, presiden AS tersebut menjanjikan bahwa perang akan berlangsung selama enam minggu.&#13;
&#13;
Namun, akhir cepat yang dijanjikan atas apa yang awalnya disebut Trump sebagai &amp;quot;ekspedisi kecil&amp;quot; tidak pernah terwujud. Konflik tersebut memasuki bulan ketujuh pada pekan lalu.&#13;
&#13;
Meski demikian, Trump terus mengklaim kemenangan dan kendali atas Hormuz, serta berulang kali menyatakan bahwa Iran telah dikalahkan secara militer, terlepas dari kemampuan Iran untuk melancarkan serangan balasan terhadap kepentingan AS di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Setelah serangan AS pada Selasa, Trump dengan tegas memperingatkan Teheran agar tidak melakukan pembalasan, seraya mengatakan bahwa Iran akan &amp;quot;diserang kembali dengan kekuatan yang jauh lebih dahsyat dan pada tingkat yang lebih tinggi&amp;quot; jika mereka merespons.&#13;
&#13;
Namun, hanya dalam hitungan jam, militer Iran menembakkan rudal dan meluncurkan pesawat nirawak (drone) ke pangkalan-pangkalan AS di Bahrain, Yordania, dan Irak.&#13;
&#13;
Usulan mengenai &amp;quot;Selat Trump&amp;quot; pada Rabu merupakan langkah terbaru presiden AS tersebut untuk menegaskan kendali atas konflik yang menurut para kritikus merupakan kesalahan langkah strategis yang kini berubah menjadi situasi pelik yang sulit diatasi.&#13;
&#13;
Bulan lalu, Trump mengatakan bahwa ia memandang Selat Hormuz sebagai &amp;quot;wilayah Amerika&amp;quot;. Pekan lalu, ia secara sepihak mengubah nama Danau Ontario&amp;mdash;yang berbatasan dengan AS dan Kanada&amp;mdash;menjadi &amp;quot;Danau Amerika&amp;quot; akibat perselisihan perdagangan yang sedang berlangsung antara AS dan Kanada.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
