<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung dengan Tangan Diborgol dan Pakai&amp;nbsp;Rompi Tahanan, Nih Penampakannya!</title><description>Selain Febrie, Kejagung juga menetapkan pengacara Don Ritto serta pihak swasta Nurman Herin (NH) sebagai tersangka dalam perkara TPPU tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/03/337/3239858/febrie-adriansyah-tiba-di-kejagung-dengan-tangan-diborgol-dan-pakai-nbsp-rompi-tahanan-nih-penampakannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/03/337/3239858/febrie-adriansyah-tiba-di-kejagung-dengan-tangan-diborgol-dan-pakai-nbsp-rompi-tahanan-nih-penampakannya"/><item><title>Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung dengan Tangan Diborgol dan Pakai&amp;nbsp;Rompi Tahanan, Nih Penampakannya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/03/337/3239858/febrie-adriansyah-tiba-di-kejagung-dengan-tangan-diborgol-dan-pakai-nbsp-rompi-tahanan-nih-penampakannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/03/337/3239858/febrie-adriansyah-tiba-di-kejagung-dengan-tangan-diborgol-dan-pakai-nbsp-rompi-tahanan-nih-penampakannya</guid><pubDate>Kamis 03 September 2026 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/03/337/3239858/kpk-PtgV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung dengan Tangan Diborgol/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/03/337/3239858/kpk-PtgV_large.jpg</image><title>Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung dengan Tangan Diborgol/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini, Kamis (3/9/2026).&#13;
&#13;
Pantauan Okezone, terlihat Febrie Adriansyah tiba di Gedung Utama Kejagung sekira pukul 11.02 WIB. Terlihat ia turun dengan mengenakan kemeja putih dengan rompi tahanan Kejagung.&#13;
&#13;
Terlihat juga Febrie Adriansyah turun dengan kondisi tangan diborgol. Tak ada pernyataan apapun yang ia sampaikan saat tiba. Dirinya langsung masuk ke ruangan pemeriksaan dengan dikawal sejumlah pengamanan dari Kejaksaan.&#13;
&#13;
Selain Febrie Adriansyah, tersangka lainnya, Nurman Herin (NH) juga terlihat hadir untuk menjalani pemeriksaan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, pengacara Febrie Adriansyah, Febri Diansyahmengatakan, kliennya akan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk tersangka lain dalam perkara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya benar, pagi ini diagendakan pemeriksaan Pak FA sebagai saksi dalam penyidikan TPPU. Pada surat panggilan belum dijelaskan saksi untuk tersangka yang mana,&amp;quot; ucap Febri saat dikonfirmasi.&#13;
&#13;
Dalam perkara tersebut, Kejagung telah menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka TPPU. Penetapan itu berkaitan dengan temuan emas seberat 74 kilogram dan uang tunai Rp543 miliar di sebuah rumah di Sentul, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Selain Febrie, Kejagung juga menetapkan pengacara Don Ritto serta pihak swasta Nurman Herin (NH) sebagai tersangka dalam perkara TPPU tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketua Tim 9 sekaligus Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Pengawasan, Rudi Margono, mengatakan dugaan TPPU tersebut dilakukan Febrie saat menjabat sebagai jaksa atau pejabat struktural di Kejaksaan.&#13;
&#13;
Selain perkara TPPU, Febrie juga terjerat dalam tiga perkara lain yang ditangani Kejagung.&#13;
&#13;
Perkara pertama berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di PT Krakatau Steel. Perkara kedua terkait dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PLTU PLN yang disebut mengakibatkan blackout.&#13;
&#13;
Sementara perkara ketiga berkaitan dengan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) dugaan korupsi dalam perkara PT ASABRI.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini, Kamis (3/9/2026).&#13;
&#13;
Pantauan Okezone, terlihat Febrie Adriansyah tiba di Gedung Utama Kejagung sekira pukul 11.02 WIB. Terlihat ia turun dengan mengenakan kemeja putih dengan rompi tahanan Kejagung.&#13;
&#13;
Terlihat juga Febrie Adriansyah turun dengan kondisi tangan diborgol. Tak ada pernyataan apapun yang ia sampaikan saat tiba. Dirinya langsung masuk ke ruangan pemeriksaan dengan dikawal sejumlah pengamanan dari Kejaksaan.&#13;
&#13;
Selain Febrie Adriansyah, tersangka lainnya, Nurman Herin (NH) juga terlihat hadir untuk menjalani pemeriksaan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, pengacara Febrie Adriansyah, Febri Diansyahmengatakan, kliennya akan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk tersangka lain dalam perkara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya benar, pagi ini diagendakan pemeriksaan Pak FA sebagai saksi dalam penyidikan TPPU. Pada surat panggilan belum dijelaskan saksi untuk tersangka yang mana,&amp;quot; ucap Febri saat dikonfirmasi.&#13;
&#13;
Dalam perkara tersebut, Kejagung telah menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka TPPU. Penetapan itu berkaitan dengan temuan emas seberat 74 kilogram dan uang tunai Rp543 miliar di sebuah rumah di Sentul, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Selain Febrie, Kejagung juga menetapkan pengacara Don Ritto serta pihak swasta Nurman Herin (NH) sebagai tersangka dalam perkara TPPU tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketua Tim 9 sekaligus Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Pengawasan, Rudi Margono, mengatakan dugaan TPPU tersebut dilakukan Febrie saat menjabat sebagai jaksa atau pejabat struktural di Kejaksaan.&#13;
&#13;
Selain perkara TPPU, Febrie juga terjerat dalam tiga perkara lain yang ditangani Kejagung.&#13;
&#13;
Perkara pertama berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di PT Krakatau Steel. Perkara kedua terkait dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PLTU PLN yang disebut mengakibatkan blackout.&#13;
&#13;
Sementara perkara ketiga berkaitan dengan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) dugaan korupsi dalam perkara PT ASABRI.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
