<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Anggaran BGN 2027 Capai Rp240,2 Triliun, Rp198,96 Triliun untuk MBG Siswa</title><description>Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono memaparkan rincian rencana anggaran lembaganya pada 2027. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp240,2 triliun, dengan sebagian besar digunakan untuk mendukung program pemenuhan Gizi Nasional.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/03/337/3239954/anggaran-bgn-2027-capai-rp240-2-triliun-rp198-96-triliun-untuk-mbg-siswa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/09/03/337/3239954/anggaran-bgn-2027-capai-rp240-2-triliun-rp198-96-triliun-untuk-mbg-siswa"/><item><title> Anggaran BGN 2027 Capai Rp240,2 Triliun, Rp198,96 Triliun untuk MBG Siswa</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/09/03/337/3239954/anggaran-bgn-2027-capai-rp240-2-triliun-rp198-96-triliun-untuk-mbg-siswa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/09/03/337/3239954/anggaran-bgn-2027-capai-rp240-2-triliun-rp198-96-triliun-untuk-mbg-siswa</guid><pubDate>Kamis 03 September 2026 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/03/337/3239954/kepala_badan_gizi_nasional_sudaryono-Kt2L_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/03/337/3239954/kepala_badan_gizi_nasional_sudaryono-Kt2L_large.jpg</image><title>Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono memaparkan rincian rencana anggaran lembaganya pada 2027. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp240,2 triliun, dengan sebagian besar digunakan untuk mendukung program pemenuhan Gizi Nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini terbagi dalam dua program. Satu adalah Program Pemenuhan Gizi Nasional, ya, yang di layar ini yang warnanya biru muda, itu sebesar Rp232,87 triliun atau 96,95%,&amp;quot; kata Sudaryono dalam rapat bersama Komisi IX DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).&#13;
&#13;
Sementara itu, sisa anggaran sebesar Rp7,325 triliun atau 3,05% dari total anggaran BGN pada 2027 dialokasikan untuk program dukungan manajemen.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Sudaryono merinci alokasi anggaran berdasarkan fungsi penggunaannya. Pertama, fungsi pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang pertama adalah fungsi pendidikan sebesar Rp198,96 triliun (82,83%), yaitu anggaran MBG untuk penerima manfaat peserta didik di satuan pendidikan, termasuk tadi, guru dan tenaga pendidikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kedua, fungsi kesehatan sebesar Rp33,54 triliun atau 13,96%. Sudaryono menjelaskan, anggaran tersebut ditujukan untuk program MBG bagi penerima manfaat kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan tiga, fungsi pelayanan umum sebesar Rp7,69 triliun atau 3,2% untuk kegiatan-kegiatan teknis MBG dan dukungan manajemen,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono memaparkan rincian rencana anggaran lembaganya pada 2027. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp240,2 triliun, dengan sebagian besar digunakan untuk mendukung program pemenuhan Gizi Nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini terbagi dalam dua program. Satu adalah Program Pemenuhan Gizi Nasional, ya, yang di layar ini yang warnanya biru muda, itu sebesar Rp232,87 triliun atau 96,95%,&amp;quot; kata Sudaryono dalam rapat bersama Komisi IX DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).&#13;
&#13;
Sementara itu, sisa anggaran sebesar Rp7,325 triliun atau 3,05% dari total anggaran BGN pada 2027 dialokasikan untuk program dukungan manajemen.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Sudaryono merinci alokasi anggaran berdasarkan fungsi penggunaannya. Pertama, fungsi pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang pertama adalah fungsi pendidikan sebesar Rp198,96 triliun (82,83%), yaitu anggaran MBG untuk penerima manfaat peserta didik di satuan pendidikan, termasuk tadi, guru dan tenaga pendidikan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kedua, fungsi kesehatan sebesar Rp33,54 triliun atau 13,96%. Sudaryono menjelaskan, anggaran tersebut ditujukan untuk program MBG bagi penerima manfaat kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan tiga, fungsi pelayanan umum sebesar Rp7,69 triliun atau 3,2% untuk kegiatan-kegiatan teknis MBG dan dukungan manajemen,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
